Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tragedi Lingkungan dan K3 di PLTU Ketapang: Tumpahan Batu Bara, Pekerja Tewas, dan Manajemen Bungkam!

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
  • visibility 178
  • comment 0 komentar

Indo-sight.com | Ketapang, Kalimantan Barat — Sorotan publik kembali mengarah pada perusahaan BUMN pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sukabangun Dalam di Jalan Hayam Wuruk, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Warga setempat mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum menjatuhkan sanksi tegas serta melakukan audit menyeluruh terhadap aktivitas perusahaan, menyusul dugaan pencemaran lingkungan dan kelalaian terhadap keselamatan kerja (K3).

Poto Jurnalis 

Warga Desa Sukabangun Dalam menilai tumpahan batu bara dari aktivitas pelabuhan dermaga PLTU telah mencemari perairan laut dan sungai di kawasan tersebut. Dampak pencemaran itu dikhawatirkan merusak ekosistem, termasuk biota laut seperti ikan dan terumbu karang, yang menjadi sumber kehidupan nelayan setempat.

 

“Selama hampir sepuluh tahun, sejak 2015 hingga 2025, tumpahan batu bara terus terjadi tanpa penanganan berarti. Kalau dihitung, sudah berapa ton batu bara yang masuk ke dasar laut?” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya saat ditemui tim Awak media di lapangan.

 

Kondisi tersebut menyebabkan penurunan hasil tangkapan nelayan, sehingga berdampak langsung terhadap ekonomi masyarakat pesisir. Warga menilai pihak PLTU tidak menunjukkan komitmen lingkungan dan meminta pemerintah daerah hingga pusat turun tangan.

 

Masyarakat bersama sejumlah pemerhati lingkungan mendorong Dinas Perkim-LH Kabupaten Ketapang, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi mendalam. Mereka juga meminta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini.

 

“Perusahaan BUMN seharusnya menjadi contoh bagi dunia industri dalam pengelolaan lingkungan. Jika benar terjadi pencemaran dan pengabaian K3, harus ada sanksi hukum sesuai peraturan dan Undang-Undang Lingkungan Hidup yang berlaku,” tegas salah satu sumber media.

 

Selain persoalan lingkungan, PLTU Ketapang juga disorot akibat lemahnya penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Kasus meninggalnya seorang pekerja bernama Adam Subarkah, pada 12 April 2025 lalu, masih menyisakan tanda tanya besar. Korban dilaporkan jatuh dari ketinggian di area turbin unit dua, yang diduga tidak memiliki klem grating pengaman.

 

Adam Subarkah, warga Kelurahan Sampit, Kecamatan Delta Pawan, diketahui telah bekerja lebih dari satu tahun sebagai karyawan PT Mitra Karya Prima (MKP), mitra kerja PT PLN Nusantara Power (PLTU Ketapang). Insiden ini memicu kritik tajam karena pihak perusahaan dinilai tidak transparan dan menutup akses media ke lokasi kejadian.

 

Tim Awak media yang berupaya melakukan konfirmasi ke pihak manajemen PLTU Ketapang, belum memperoleh penjelasan resmi hingga berita ini diturunkan. Bahkan, pimpinan baru PLTU disebut sulit dihubungi dan cenderung menghindari wawancara dengan awak media.

 

Dalam liputan lanjutan, tim media juga menghadapi tindakan tidak kooperatif dari petugas keamanan PLTU Ketapang. Salah satu petugas keamanan bernama Ferry, disebut sering bertindak tidak sesuai prosedur dan menghalangi tugas jurnalistik. Kejadian ini memperkuat kesan bahwa pihak perusahaan menutup diri dari publikasi dan pengawasan media.

 

Warga Sukabangun Dalam berharap pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta kementerian terkait segera turun tangan. Mereka menuntut adanya langkah hukum yang tegas, audit menyeluruh terhadap operasional PLTU, dan pengawasan ketat terhadap standar K3 di lingkungan kerja.

 

“Ini bukan hanya tentang limbah batu bara atau satu insiden kerja. Ini tentang tanggung jawab negara terhadap rakyatnya dan lingkungan yang menjadi sumber kehidupan kami,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.

 

Tim Awak Media akan terus memantau perkembangan kasus ini dan mengawal aspirasi masyarakat Ketapang hingga mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

 

 

Reporter: Teguh

Editor: Redaksi

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Personel TNI – Polri di Kalbar Khidmat Ikuti Upacara Bendera Tujuh Belasan

    Personel TNI – Polri di Kalbar Khidmat Ikuti Upacara Bendera Tujuh Belasan

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Kubu Raya – Personel TNI – Polri di Kalimantan Barat dengan khidmat mengikuti rangkaian upacara bendera tujuh belasan pada hari Selasa, 17 Juni 2025. Bertempat di Lapangan Upacara Mako Zidam XII/Tpr. Upacara gabungan ini diikuti oleh prajurit dan PNS dari Zidam XII/Tpr, Kumdam XII/Tpr, Kudam XII/Tpr, Ajendam XII/Tpr dan Satbrimob Polda Kalbar. Dengan Inspektur Upacara, […]

  • Patroli Enggang Polresta Pontianak Berhasil Amankan Pelaku Pencurian Kabel Telkom di Jalan Abdulrahman Saleh

    Patroli Enggang Polresta Pontianak Berhasil Amankan Pelaku Pencurian Kabel Telkom di Jalan Abdulrahman Saleh

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

      IndoSight.com|Pontianak, Polda Kalbar 25 Mei 2025 – Tim Patroli Enggang Polresta Pontianak kembali menunjukkan respons cepat dan sigap dalam menindaklanjuti aduan masyarakat. Dipimpin oleh Danru Briptu Tyo, tim berhasil mengamankan empat orang pelaku pencurian kabel Telkom di Jalan Abdulrahman Saleh, Kecamatan Pontianak Selatan, pada Sabtu malam (25/5/2025). Aksi pencurian tersebut diketahui setelah warga setempat […]

  • Wajah Baru Puskesmas Siantan Tengah Membantah Keraguan, Fakta Lapangan Menampar Asumsi!

    Wajah Baru Puskesmas Siantan Tengah Membantah Keraguan, Fakta Lapangan Menampar Asumsi!

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | PONTIANAK UTARA, KALIMANTAN BARAT | Minggu, 28 Desember 2025 —Pembangunan dan renovasi Puskesmas Siantan Tengah di Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, telah rampung dan kini dimanfaatkan penuh oleh masyarakat. Kondisi fisik bangunan yang berdiri kokoh, tertata, dan fungsional menjadi bantahan telak atas berbagai keraguan dan narasi negatif yang sempat digulirkan selama proyek berjalan. […]

  • Pangdam XII/Tpr Hadiri Akselerasi Ekspor 2025 oleh BKHIT di Pelabuhan Dwikora

    Pangdam XII/Tpr Hadiri Akselerasi Ekspor 2025 oleh BKHIT di Pelabuhan Dwikora

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Indo-sight.com |Pontianak, Selasa (30/9/2025) – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, S.Sos., M.Si., menghadiri acara Akselerasi Ekspor Tahun 2025. Kegiatan digelar Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Barat di Pelabuhan Dwikora, Kota Pontianak.   Kegiatan juga dihadiri Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Perwakilan Gubernur Kalimantan Barat, Ketua Komisi IV DPR RI, Walikota Pontianak, […]

  • Kades Sepok Laut Dituding Cemarkan Nama Pers, PWRI: Ini Upaya Menghalangi Jurnalisme!”

    Kades Sepok Laut Dituding Cemarkan Nama Pers, PWRI: Ini Upaya Menghalangi Jurnalisme!”

    • calendar_month Kam, 19 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Kubu Raya – Pers kembali mendapat tekanan dari oknum kepala desa. Muhammad Ali, Kepala Desa Sepok Laut, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, diduga melontarkan pernyataan yang menyudutkan media melalui pesan WhatsApp kepada pihak Humas PT Punggur Alam Lestari (PT PAL),Rabu(18/6/2025)terkait pemberitaan Media Kalbar dengan judul “Warga Desa Sepok Laut dan Koperasi Artha Harapan Lestari […]

  • Pengamat: Sudah Saatnya Pemda Kalbar Tindak Perusahaan yang Tak Berkontribusi untuk Daerah

    Pengamat: Sudah Saatnya Pemda Kalbar Tindak Perusahaan yang Tak Berkontribusi untuk Daerah

    • calendar_month Ming, 25 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 957
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Pontianak – Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) memberikan pernyataan tegas yang menyasar pelaku usaha perkebunan kelapa sawit di wilayahnya. Ia menilai banyak perusahaan tidak memberikan kontribusi yang sepadan terhadap kemajuan daerah. Kalbar, menurutnya, justru terkesan hanya dijadikan objek eksploitasi sumber daya, tanpa kepedulian yang nyata terhadap kepentingan lokal dan kesejahteraan masyarakat. “Kalbar ini bukan ladang […]

expand_less