Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pengamat Soroti Pergantian Kasat Reskrim Kubu Raya, Publik Menanti Reformasi Penegakan Hukum

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar

Indo-sight.com | KUBU RAYA – Pergantian Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) di Polres Kubu Raya menjadi perhatian publik. Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik, Dr. Herman Hofi Munawar, SH, menilai posisi Kasat Reskrim merupakan salah satu jabatan paling strategis dalam struktur kepolisian karena menjadi pusat dari seluruh proses penegakan hukum.

 

Menurut Herman, Satreskrim dapat dianalogikan sebagai “dapur utama” institusi kepolisian. Di unit inilah berbagai proses penegakan hukum dirancang dan dijalankan, mulai dari penyelidikan, penyidikan, pengumpulan alat bukti, hingga pelimpahan berkas perkara kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menentukan status hukum seseorang.

 

“Jika dapur tersebut bekerja secara bersih, profesional, dan berlandaskan objektivitas, maka produk hukum yang dihasilkan akan menghadirkan keadilan substantif bagi masyarakat. Sebaliknya, apabila proses di dalamnya bermasalah, maka dapat melahirkan ketidakadilan yang berdampak pada menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum,” ujar Herman, Selasa (3/6).

 

Ia menegaskan bahwa masyarakat Kubu Raya menaruh harapan besar kepada Kasat Reskrim yang baru agar mampu membawa perubahan signifikan dalam pola penegakan hukum, khususnya melalui penguatan metode Scientific Crime Investigation atau pembuktian ilmiah.

 

Menurutnya, perkembangan kejahatan saat ini tidak lagi dapat ditangani hanya dengan pendekatan konvensional yang mengandalkan pengakuan pelapor, terlapor maupun saksi. Penyidikan modern harus didukung oleh teknologi, analisis ilmiah, serta pembuktian berbasis data dan fakta objektif.

 

“Publik berharap penerapan scientific crime investigation terus diperkuat, termasuk penggunaan uji forensik yang akurat serta analisis rekam jejak psikologis dalam mengungkap suatu perkara. Langkah ini penting untuk meminimalisir potensi salah tangkap maupun dugaan rekayasa kasus,” katanya.

 

Selain aspek teknis penyidikan, Herman juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas dan pemahaman hukum para penyidik. Menurutnya, kompetensi hukum yang memadai akan membantu aparat dalam menentukan secara tepat unsur-unsur pidana yang terkandung dalam suatu peristiwa hukum.

 

Di sisi lain, transparansi penanganan perkara juga menjadi sorotan utama. Herman menyebut bahwa salah satu sumber kekecewaan masyarakat terhadap proses hukum selama ini adalah minimnya informasi mengenai perkembangan suatu kasus.

Ia menilai mekanisme penyampaian Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) perlu diperkuat dan diberikan secara berkala kepada pelapor tanpa harus diminta terlebih dahulu.

 

“Ketika masyarakat mengetahui secara jelas perkembangan perkara yang mereka laporkan, maka ruang bagi spekulasi negatif maupun dugaan adanya praktik-praktik yang tidak transparan akan semakin kecil,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Herman mengingatkan bahwa Kabupaten Kubu Raya memiliki sejumlah kerawanan hukum yang membutuhkan perhatian serius. Di antaranya adalah sengketa pertanahan, kejahatan lingkungan, hingga dugaan praktik mafia komoditas yang berpotensi merugikan masyarakat dan daerah.

 

Karena itu, ia berharap Kasat Reskrim yang baru tidak hanya fokus pada pelaku di tingkat lapangan, tetapi juga mampu mengungkap pihak-pihak yang diduga menjadi aktor intelektual di balik berbagai kejahatan terstruktur tersebut.

 

Menurut Herman, salah satu tantangan penting dalam proses penegakan hukum adalah kemampuan penyidik membedakan secara tepat antara unsur niat jahat (mens rea), kelalaian administratif, maupun sengketa yang sejatinya berada dalam ranah hukum perdata.

“Jangan sampai instrumen hukum pidana digunakan untuk menyelesaikan persoalan yang sebenarnya merupakan sengketa perdata. Penyidik harus mampu menempatkan setiap perkara sesuai koridor hukumnya,” tegasnya.

 

Menutup pernyataannya, Herman menyebut bahwa Satreskrim Polres Kubu Raya kini memiliki nahkoda baru yang akan diuji melalui kinerja nyata di lapangan. Menurutnya, masyarakat tidak lagi sekadar menunggu janji maupun paparan program kerja, melainkan menantikan langkah konkret dalam menyelesaikan berbagai perkara yang selama ini dinilai berjalan lambat atau belum memperoleh kepastian hukum.

 

“Masyarakat menunggu gebrakan nyata, terutama terhadap kasus-kasus yang selama ini mandek atau menggantung tanpa kepastian. Itulah ukuran sesungguhnya dari keberhasilan kepemimpinan baru di Satreskrim Polres Kubu Raya,” pungkas Herman Hofi Munawar.

 

 

 

(Sumber : Dr.Herman HOFI MUNAWAR,SH)

Red/Gun*

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Klarifikasi PSHT Pontianak: Terduga Kasus Pelecehan Bukan Ketua maupun Pengurus Organisasi!

    Klarifikasi PSHT Pontianak: Terduga Kasus Pelecehan Bukan Ketua maupun Pengurus Organisasi!

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | PONTIANAK – Pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pontianak memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya informasi di media massa maupun media sosial mengenai dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang pria berinisial W terhadap dua remaja perempuan berinisial SH dan AN.   Klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua I PSHT Cabang Pontianak, […]

  • Benturan Emosi dan Prosedur: Dr. Herman Hofi Munawar Soroti Konflik Keluarga Pasien dan Rumah Sakit 

    Benturan Emosi dan Prosedur: Dr. Herman Hofi Munawar Soroti Konflik Keluarga Pasien dan Rumah Sakit 

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Indo-sight.com l Pntianak – Pengamat hukum dan kebijakan publik, Dr. Herman Hofi Munawar, menyoroti fenomena yang kerap terjadi di berbagai rumah sakit ketika muncul konflik antara keluarga pasien dan pihak rumah sakit. Menurutnya, akar persoalan sering kali bukan sekadar soal medis, melainkan perbedaan cara pandang antara kepanikan keluarga pasien dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) […]

  • Wakil Bupati Labuhanbatu sambut kedatangan IVA Test PAAR dan UP2K PKK

    Wakil Bupati Labuhanbatu sambut kedatangan IVA Test PAAR dan UP2K PKK

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, menyambut kedatangan Tim Supervisi Desa/Kelurahan dalam rangka pelaksanaan lomba tertib administrasi PKK, Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK, Aku Hatinya PKK, serta IVA Test, yang digelar Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu Jalan Wr. Supratman, Rantauprapat, Kamis 23/4/2026. Kegiatan […]

  • Pengamat Soroti Penunjukan Plh Ketua KPAD Kalbar oleh Dinas: Cederai Independensi dan Langgar Prosedur

    Pengamat Soroti Penunjukan Plh Ketua KPAD Kalbar oleh Dinas: Cederai Independensi dan Langgar Prosedur

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Pontianak – Tindakan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Kalimantan Barat yang langsung menunjuk pelaksana harian (Plh) Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) tanpa menunggu tanggapan resmi dari Gubernur atas surat pengunduran diri Ketua KPAD dinilai tidak sesuai mekanisme dan berpotensi menyalahi aturan. Selain itu, hal tersebut juga dinilai mencederai prinsip independensi lembaga […]

  • PETI Marak di Bengkayang: Dugaan Keterlibatan Kepala Desa dan Penyalahgunaan Solar Subsidi, Penegakan Hukum Dipertanyakan

    PETI Marak di Bengkayang: Dugaan Keterlibatan Kepala Desa dan Penyalahgunaan Solar Subsidi, Penegakan Hukum Dipertanyakan

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 461
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|Bengkayang, Kalimantan Barat – 28 Juli 2025|Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Dusun Rantau Sibaju, Desa Rantau, Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, semakin tidak terkendali. Berdasarkan investigasi di lapangan dan keterangan warga, sedikitnya 70 unit mesin dompeng dilaporkan beroperasi secara aktif hanya beberapa ratus meter dari pemukiman warga. Aktivitas ilegal ini tidak hanya mengancam kelestarian […]

  • Bupati sambut kapolres Labuhanbatu dan Kodim 0209/LB di Ruang Kerja Kantor Bupati komplek Sekdakab.

    Bupati sambut kapolres Labuhanbatu dan Kodim 0209/LB di Ruang Kerja Kantor Bupati komplek Sekdakab.

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Indosight.com I Labuhanbatu – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan jajaran Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dengan Polres Labuhanbatu serta Kodim 0209/LB, yang berlangsung di ruang kerja Bupati Labuhanbatu, Komplek Sekretariat Daerah Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (15/01). Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita., Sp.OG., M.K.M., bersama Wakil Bupati H. Jamri., ST., menerima kunjungan silaturahmi perdana Kapolres Labuhanbatu […]

expand_less