Breaking News
light_mode
Trending Tags

KUASA HUKUM KORBAN TURUN TANGAN,Dua Nyawa Melayang dalam Ledakan Maut Sukabangun, PT KAN Diminta Tidak Bungkam!

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar

Indo-sight.com | KETAPANG – Waktu terus berjalan, namun luka yang ditinggalkan tragedi ledakan maut di Desa Sukabangun belum juga mengering. Di tengah kesedihan keluarga korban yang masih membekas, satu pertanyaan besar terus bergema di tengah masyarakat: siapa yang akan bertanggung jawab atas hilangnya dua nyawa dalam peristiwa tersebut?

 

Lebih dari satu bulan telah berlalu sejak dentuman keras mengguncang RT 08 Desa Sukabangun, Kecamatan Delta Pawan, pada malam Sabtu, 2 Mei 2026. Ledakan yang merenggut nyawa dua warga dan menyebabkan sejumlah korban mengalami luka bakar serius itu kini menjadi perhatian publik karena belum adanya kejelasan yang dirasakan keluarga korban terkait pemenuhan hak-hak mereka.

 

Merasa perjuangan mencari keadilan tidak bisa lagi dilakukan sendiri, keluarga korban akhirnya menunjuk Ahmad Upin Ramadhan sebagai kuasa hukum untuk mengawal proses hukum serta memperjuangkan hak-hak para korban dan ahli waris.

 

Dalam tragedi tersebut, Ishaq dan Aldi meninggal dunia. Sementara Ali Akbar, Zulkarnain, dan Rabudin mengalami luka bakar serius dan harus menjalani proses pemulihan yang panjang. Korban lainnya, Zeki Chandra, juga terdampak dalam insiden yang menggemparkan masyarakat Ketapang tersebut.

 

Namun di balik daftar nama korban itu, terdapat kisah pilu yang jauh lebih dalam. Ada keluarga yang kehilangan tulang punggung kehidupan, anak-anak yang kehilangan figur ayah, serta orang tua yang harus menerima kenyataan pahit ditinggalkan anak mereka untuk selama-lamanya.

 

Yang kini menjadi perhatian masyarakat adalah belum adanya pernyataan terbuka yang secara jelas menjawab berbagai pertanyaan publik terkait langkah-langkah yang akan ditempuh untuk memastikan hak-hak korban dan keluarga yang ditinggalkan dapat terpenuhi.

 

“Korban sudah meninggal dunia. Korban luka masih berjuang menjalani pemulihan. Sampai kapan keluarga harus menunggu kepastian?” ujar seorang warga yang mengaku mengikuti perkembangan kasus tersebut.

 

Desakan agar tragedi ini tidak berakhir dalam keheningan semakin menguat. Dukungan terhadap keluarga korban datang dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Ketua IWOI Ketapang, LAKI Ketapang, insan pers, pemerintah desa, unsur BPD, hingga tokoh masyarakat yang meminta agar seluruh proses berjalan secara terbuka, transparan, dan berkeadilan.

 

Bagi masyarakat sekitar, ledakan tersebut bukan sekadar peristiwa yang tercatat dalam laporan kejadian. Tragedi itu meninggalkan trauma mendalam. Beberapa warga, termasuk anak-anak yang berada di sekitar lokasi saat kejadian, dikabarkan mengalami ketakutan berkepanjangan akibat kerasnya ledakan yang memecah malam dan menggemparkan lingkungan mereka.

 

Karena itu, banyak pihak menilai tragedi ini tidak boleh berlalu begitu saja tanpa kejelasan. Sebab yang hilang bukan hanya bangunan atau harta benda, melainkan nyawa manusia yang tidak dapat tergantikan.

 

Masyarakat pun mendesak Pemerintah Kabupaten Ketapang, DPRD Kabupaten Ketapang, aparat penegak hukum, dan seluruh instansi terkait untuk memastikan proses penanganan peristiwa ini berjalan secara transparan, profesional, dan tidak mengabaikan hak-hak para korban.

 

“Keadilan tidak boleh berhenti pada ucapan belasungkawa. Keadilan harus hadir dalam tindakan nyata. Ada nyawa yang telah melayang, ada korban yang masih menanggung penderitaan, dan ada keluarga yang berhak mendapatkan kepastian,” tegas salah seorang tokoh masyarakat.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT KAN belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan yang disampaikan keluarga korban maupun langkah yang akan diambil terkait pemenuhan hak-hak para korban dan keluarganya.

 

Kini masyarakat menunggu. Menunggu apakah tragedi yang merenggut dua nyawa tersebut akan diungkap secara terang-benderang dan memberikan kepastian bagi keluarga korban, atau justru perlahan tenggelam dalam senyap seiring berjalannya waktu.

 

(Tim Investigasi)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Msntan Anggota FIF Kanopan di gelandang Unit Reskrim  Polsek Kualuh Hulu gelapksn Uang Angsuran

    Msntan Anggota FIF Kanopan di gelandang Unit Reskrim  Polsek Kualuh Hulu gelapksn Uang Angsuran

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

      Indo-sight.com l Labura – Mantan karyawan FIF Group Aek Kanopan berinisial RMS (30) berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu atas dugaan tindak pidana penggelapan uang setoran angsuran konsumen.   RMS ditangkap Unit Reskrim Polsek Kualuh pada Kamis (23/10/2025) siang sekitar pukul 14.00 WIB, di Lingkungan IV, Kelurahan Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).   RMS […]

  • Polres Labuhanbatu Lanjutkan Penanganan Perkara Dugaan Penggunaan SKGR Palsu

    Polres Labuhanbatu Lanjutkan Penanganan Perkara Dugaan Penggunaan SKGR Palsu

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Indo-sight.com l Labuhanbatu – Polres Labuhanbatu terus menindaklanjuti perkembangan penanganan perkara dugaan penggunaan surat SKGR palsu (18/11/2025). Kapolres Labuhanbatu, AKBP Choky Sentosa Meliala, S.I.K., S.H., M.H., melalui PLT Kasi Humas, IPTU Arwin, S.H., menjelaskan bahwa perkara ini berkaitan dengan peminjaman uang yang dilakukan pada tahun 2015, di mana terlapor inisial GS dan HOS memberikan SKGR […]

  • Ngopi Bareng, Kapolsek Mempawah Hulu Ipda Paskarianto Jalin Kedekatan dengan DAD, Tomas, dan Kades Sompak

    Ngopi Bareng, Kapolsek Mempawah Hulu Ipda Paskarianto Jalin Kedekatan dengan DAD, Tomas, dan Kades Sompak

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|Polsek Mempawah Hulu ~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~Dalam suasana santai namun penuh makna, Kapolsek Mempawah Hulu, Ipda Paskarianto, menggelar kegiatan ngopi bareng bersama tokoh-tokoh masyarakat, Ketua DAD Kecamatan Sompak, dan Kepala Desa Sompak. Kegiatan ini berlangsung di Kantor subsektor Sompak dan menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Dalam kesempatan […]

  • Kasat Reskrim Polres Melawi Salurkan Bansos, Ini Kata Bu Mardiah

    Kasat Reskrim Polres Melawi Salurkan Bansos, Ini Kata Bu Mardiah

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Polres Melawi Polda Kalbar – Kasat Reskrim Polres Melawi AKP Ambril, S.H., M.A.P bersama anggota dan didampingi Kepala Desa Kelakik Maman Rahmad mendatangi rumah bu Mardiah, Jumat (27/6/25) siang. Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K, S.H., M.Tr.Opsla melalui Kasat Reskrim mengatakan mendatangi rumah ibu Mardiah guna memberikan bantuan sosial. “Sebelumnya kami berkoordinasi […]

  • Dugaan Kejanggalan pengarjaan Jalan di terentang hulu- Radak baru, rambat beton Informasi Tak Lengkap

    Dugaan Kejanggalan pengarjaan Jalan di terentang hulu- Radak baru, rambat beton Informasi Tak Lengkap

    • calendar_month Sab, 27 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Kubu Raya – Pekerjaan jalan yang bersumber dari APBD Kabupaten Kubu Raya Tahun Anggaran 2025 kembali menuai sorotan. Tim media menemukan adanya kejanggalan pada proyek pengerjaan jalan terentanng hulu -Radak baru, tepatnya di Tr. I /Rt 01,/RW 02, Dusun karya makmur , Desa Terentang hulu, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (27-09-2025). Pantauan […]

  • OTK Terobos Masuk Univa, Imbas Somasi Ketum Al Jam’iyatul Washliyah Gerbang Digembok Ranta

    OTK Terobos Masuk Univa, Imbas Somasi Ketum Al Jam’iyatul Washliyah Gerbang Digembok Ranta

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 593
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Sempat kisruh terjadi, beberapa orang tak dikenal (OTK) hendak ingin menerobos masuk kampus namun berhasil dihalau dengan cara megembok pintu pagar gunakan rantai hingga baliho bertuliskan “Penolakan Plt Rektor Raja FF” sebagai putra mahkota Ketum PB Al Jam’iyatul Washliyah di areal Kampus Universitas Al Washliyah (Univa-red), Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Amatan […]

expand_less