Silaturahmi PERALIS: Memperkuat Ukhuwah dan Spirit Keilmuan dalam Naungan Islam
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 23 Mei 2025
- visibility 2.185
- comment 0 komentar

Indo-Sight.com|Pontianak , 23 Mei 2025 – Dalam suasana penuh kekhidmatan dan semangat kebersamaan, Perguruan Tenaga Dalam Al Islam (PERALIS) kembali menggelar momentum penting bertajuk Silaturahmi Akbar PERALIS. Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk merajut ukhuwah, memperkuat nilai-nilai spiritual, serta meneguhkan komitmen bersama dalam melestarikan dan mengembangkan keilmuan tenaga dalam berbasis nilai-nilai Islam.
Acara yang dihadiri oleh para anggota, murid, senior, hingga sesepuh perguruan ini bukan semata-mata seremoni biasa, melainkan sebuah perjalanan batin untuk menyatukan hati, memperbarui niat, serta menyucikan kembali ikhtiar keilmuan dalam bingkai iman.
Dalam sambutannya, Ketua Perguruan Tenaga Dalam Al Islam, Herman Hofi, menyampaikan bahwa silaturahmi adalah ruh yang menghidupkan setiap sendi organisasi. “Kita tidak hanya berkumpul sebagai komunitas ilmu, tetapi sebagai keluarga ruhani yang memiliki misi yang sama: menebar manfaat dan keberkahan di tengah umat,” ujarnya.
Acara menjadi semakin istimewa dengan kehadiran Guru Besar Perguruan, Bapak Slamet Supriadi, sosok kharismatik yang selama ini menjadi pilar kebijaksanaan dan kedalaman ilmu dalam tubuh PERALIS. Dalam tausiyahnya yang menyentuh, beliau mengingatkan pentingnya memurnikan niat dalam menuntut ilmu tenaga dalam.
“Ilmu sejati bukan untuk kesombongan, tapi untuk mengabdi. Ilmu tenaga dalam yang kita pelajari bukan sekadar kekuatan fisik, tapi jalan menuju kekuatan hati yang penuh takwa,” ungkap beliau dengan suara tenang namun penuh wibawa.
Agenda kegiatan dilaksanakan secara runtut dan sarat makna. Dimulai dari sesi latihan gabungan antar angkatan, yang menjadi simbol harmonisasi dan kesinambungan generasi, hingga sesi berbagi kisah inspiratif dari para senior yang telah lama mengabdikan diri dalam perguruan.
Acara juga dimeriahkan dengan pemberian penghargaan kepada tokoh-tokoh yang dinilai berkontribusi luar biasa terhadap eksistensi dan kemajuan perguruan. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus pengingat bahwa setiap amal baik akan senantiasa dikenang dalam lingkaran kebaikan.
Di penghujung acara, suasana kekeluargaan benar-benar terasa. Ramah tamah yang berlangsung sederhana namun penuh makna menjadi penutup yang mengesankan. Di balik tawa dan pelukan hangat, tersimpan doa-doa yang terucap lirih: agar PERALIS senantiasa menjadi wasilah kebaikan, cahaya bagi jiwa, dan pelita di jalan Allah SWT.
“Silaturahmi ini bukan hanya mempertemukan tubuh, tetapi menyatukan hati dalam cinta dan ketaatan kepada Allah. Semoga perguruan ini menjadi ladang amal yang tak pernah kering,” tutup Herman Hofi penuh harap.
PERALIS: Mendidik dengan ilmu, membina dengan akhlak, dan membangun kekuatan yang bermartabat dalam ridha Allah SWT.
- Penulis: admin





Saat ini belum ada komentar