Breaking News
light_mode
Trending Tags

Klarifikasi PSHT Pontianak: Terduga Kasus Pelecehan Bukan Ketua maupun Pengurus Organisasi!

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
  • visibility 107
  • comment 0 komentar

Indo-sight.com | PONTIANAK – Pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pontianak memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya informasi di media massa maupun media sosial mengenai dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang pria berinisial W terhadap dua remaja perempuan berinisial SH dan AN.

 

Klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua I PSHT Cabang Pontianak, Gusesno bersama Ketua Cabang Kota Pontianak, Bibit Triyono saat ditemui di sela kegiatan pengawalan kejuaraan AVC Men’s Volleyball League di GOR Terpadu Pontianak, Sabtu (16/5/2026).

 

Dalam keterangannya, pihak pengurus membantah keras informasi yang menyebutkan bahwa terduga pelaku berinisial W merupakan Ketua maupun pengurus resmi di lingkungan PSHT Cabang Pontianak.

 

“Kami menegaskan dengan tegas bahwa individu berinisial W yang disebut-sebut dalam kasus dugaan pelecehan tersebut bukanlah ketua maupun pengurus resmi di lingkungan PSHT Cabang Pontianak. Ada kekeliruan informasi yang beredar di masyarakat maupun media yang menyangkut nama organisasi kami,” ujar Gusesno.

 

Menurutnya, informasi yang berkembang telah menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat dan berpotensi mencoreng nama baik organisasi yang selama ini menjunjung nilai persaudaraan, kedisiplinan, etika, serta kemanusiaan.

 

Sementara itu, Bibit Triyono menjelaskan bahwa organisasi yang diikuti oleh terduga pelaku bukan merupakan bagian dari struktur resmi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) induk. Ia menyebut kelompok tersebut menggunakan nama berbeda namun memiliki kemiripan penyebutan, yakni Persaudaraan Setia Teratai Pusat Madiun (PSHTPM).

 

“Nama yang digunakan memang memiliki kemiripan, namun secara struktur organisasi, administrasi, dan keanggotaan, PSHTPM merupakan entitas yang berbeda dan tidak berada di bawah naungan PSHT Cabang Pontianak maupun pusat,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, pihaknya sangat menyayangkan munculnya kesalahpahaman yang berkembang di ruang publik sehingga menyeret nama organisasi yang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan perkara tersebut.

 

Di sisi lain, pengurus PSHT Cabang Pontianak menegaskan dukungan penuh terhadap proses hukum yang sedang berjalan di Polda Kalimantan Barat. Diketahui, kedua korban telah melaporkan dugaan tindak pidana tersebut melalui laporan polisi bernomor STPP/35/V/DITRES PPA DAN PPO tertanggal 13 Mei 2026.

 

Pengurus organisasi menegaskan tidak akan memberikan perlindungan terhadap siapa pun yang terbukti melakukan tindakan melanggar hukum, terlebih perkara yang menyangkut dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

“Kami mendukung penuh aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tidak ada toleransi terhadap tindakan yang merugikan orang lain, apalagi menyangkut keselamatan dan masa depan anak-anak,” tegas Bibit.

 

Selain itu, pihak pengurus juga meminta masyarakat dan insan pers agar lebih teliti dalam menerima maupun menyebarkan informasi, khususnya terkait identitas organisasi yang disebut dalam pemberitaan.

 

Mereka berharap publik tidak menyamakan PSHT dengan kelompok lain yang menggunakan nama serupa namun memiliki struktur organisasi berbeda. Menurut pengurus, klarifikasi tersebut penting untuk menjaga objektivitas informasi sekaligus menghindari terjadinya kesimpangsiuran di tengah masyarakat.

 

Sementara itu, proses penyidikan dugaan pelecehan seksual terhadap dua remaja perempuan tersebut masih terus berlangsung. Penyidik dari Ditreskrimum PPA dan PPO Polda Kalimantan Barat disebut masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan alat bukti serta meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait.

 

Sebelumnya, kuasa hukum korban, Supriadi meminta aparat kepolisian menangani perkara tersebut secara serius dan profesional. Ia menilai kasus tersebut berdampak terhadap kondisi mental dan psikologis korban sehingga memerlukan perhatian maksimal dari seluruh pihak, termasuk penegak hukum dan lingkungan organisasi tempat terduga pelaku bernaung.

 

Hingga kini, aparat kepolisian masih terus mendalami fakta-fakta hukum guna memastikan proses penanganan perkara berjalan objektif, transparan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.(*/Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Kali Addendum, Proyek Jalan Pelang–Kepuluk Rp13 Miliar Belum Rampung, Publik Pertanyakan Pengawasan Dinas!

    Dua Kali Addendum, Proyek Jalan Pelang–Kepuluk Rp13 Miliar Belum Rampung, Publik Pertanyakan Pengawasan Dinas!

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com | Ketapang, Kalimantan Barat – Proyek peningkatan Jalan Pelang–Kepuluk di Kabupaten Ketapang dengan pagu anggaran Rp13.258.800.000 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Ketapang terancam mangkrak. Hingga akhir Februari 2026, pekerjaan yang dianggarkan Tahun 2025 itu belum juga rampung dan tercatat telah mengalami dua kali perpanjangan […]

  • PWK Pertanyakan Profesionalitas Panitia May Day 2026, Desak Klarifikasi Terbuka!

    PWK Pertanyakan Profesionalitas Panitia May Day 2026, Desak Klarifikasi Terbuka!

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Ketapang, Kalbar – Persatuan Wartawan Kalimantan Barat (PWK) mempertanyakan profesionalitas panitia pelaksana May Day 2026 setelah ditemukannya ketidaksesuaian dalam administrasi undangan resmi yang diterima.   PWK menerima undangan bernomor 009/PAN/MayDay/IV/2026. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, nama Persatuan Wartawan Kalimantan Barat tidak tercantum dalam daftar organisasi pers yang diundang.   Ketua PWK, Verry Liem, menyampaikan […]

  • Dugaan Rangkap Profesi Host Oknum TV Lokal di Proyek P3A, Legatisi Kalbar Desak Kejaksaan Turun Tangan!

    Dugaan Rangkap Profesi Host Oknum TV Lokal di Proyek P3A, Legatisi Kalbar Desak Kejaksaan Turun Tangan!

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Indo – sight.com | Kubu Raya — Lembaga Anti Korupsi Indonesia (Legatisi) Kalimantan Barat mempertanyakan adanya dugaan keterlibatan host atau presenter TVRI sebagai Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) dalam kegiatan proyek Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3A) di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Dugaan tersebut muncul setelah dua jurnalis melakukan investigasi di sejumlah titik […]

  • BANTAHAN & KLARIFIKASI: Manajemen SPBU 66.788.06 Tegaskan Tidak Terlibat Penyaluran Solar Subsidi untuk PETI!

    BANTAHAN & KLARIFIKASI: Manajemen SPBU 66.788.06 Tegaskan Tidak Terlibat Penyaluran Solar Subsidi untuk PETI!

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|Ketapang – 01 Agustus 2025, Manajemen SPBU 66.788.06 Kecamatan Sungai Melayu Rayak Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat, menyampaikan bantahan resmi terhadap pemberitaan yang menyebutkan dugaan keterlibatan SPBU tersebut dalam penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi kepada aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI). Hal ini berdasarkan konfirmasi kepada pihak pemilik SPBU dan sejumlah keterangan narasumber, setelah ditelusuri […]

  • Tanpa Sosialisasi yang Sah, Pembangunan Menara Indosat Dihentikan: Warga Gang Bersama 2 Minta Pemerintah Kota Pontianak Tegas!

    Tanpa Sosialisasi yang Sah, Pembangunan Menara Indosat Dihentikan: Warga Gang Bersama 2 Minta Pemerintah Kota Pontianak Tegas!

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Pontianak — Polemik pembangunan menara transmisi Indosat di Gang Bersama 2, Kelurahan Sungai Jawi Dalam, Kecamatan Pontianak Barat,Kota Pontianak Kalbar,akhirnya mencapai titik terang setelah perjuangan panjang yang melibatkan warga, tokoh masyarakat, kepolisian, hingga lembaga hukum. Pasangan ibu dan anak, Amel dan ibunya, menjadi motor utama perjuangan warga yang sejak awal menolak pembangunan menara […]

  • Langkah Awal Penataan Identitas Wilayah, Bupati Bogor Resmi Namai Jalan di Sekitar Stadion Pakansari

    Langkah Awal Penataan Identitas Wilayah, Bupati Bogor Resmi Namai Jalan di Sekitar Stadion Pakansari

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 548
    • 0Komentar

    Cibinong, – indo-sught – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, secara resmi melakukan penamaan sejumlah ruas jalan di Kabupaten Bogor, khususnya di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (22/4/25) di area Stadion Pakansari, dan menjadi langkah awal dari program penamaan jalan di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Perlu diketahui bahwa, beberapa ruas jalan yang kini […]

expand_less