Breaking News
light_mode
Trending Tags

Klarifikasi PSHT Pontianak: Terduga Kasus Pelecehan Bukan Ketua maupun Pengurus Organisasi!

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
  • visibility 148
  • comment 0 komentar

Indo-sight.com | PONTIANAK – Pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pontianak memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya informasi di media massa maupun media sosial mengenai dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang pria berinisial W terhadap dua remaja perempuan berinisial SH dan AN.

 

Klarifikasi tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua I PSHT Cabang Pontianak, Gusesno bersama Ketua Cabang Kota Pontianak, Bibit Triyono saat ditemui di sela kegiatan pengawalan kejuaraan AVC Men’s Volleyball League di GOR Terpadu Pontianak, Sabtu (16/5/2026).

 

Dalam keterangannya, pihak pengurus membantah keras informasi yang menyebutkan bahwa terduga pelaku berinisial W merupakan Ketua maupun pengurus resmi di lingkungan PSHT Cabang Pontianak.

 

“Kami menegaskan dengan tegas bahwa individu berinisial W yang disebut-sebut dalam kasus dugaan pelecehan tersebut bukanlah ketua maupun pengurus resmi di lingkungan PSHT Cabang Pontianak. Ada kekeliruan informasi yang beredar di masyarakat maupun media yang menyangkut nama organisasi kami,” ujar Gusesno.

 

Menurutnya, informasi yang berkembang telah menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat dan berpotensi mencoreng nama baik organisasi yang selama ini menjunjung nilai persaudaraan, kedisiplinan, etika, serta kemanusiaan.

 

Sementara itu, Bibit Triyono menjelaskan bahwa organisasi yang diikuti oleh terduga pelaku bukan merupakan bagian dari struktur resmi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) induk. Ia menyebut kelompok tersebut menggunakan nama berbeda namun memiliki kemiripan penyebutan, yakni Persaudaraan Setia Teratai Pusat Madiun (PSHTPM).

 

“Nama yang digunakan memang memiliki kemiripan, namun secara struktur organisasi, administrasi, dan keanggotaan, PSHTPM merupakan entitas yang berbeda dan tidak berada di bawah naungan PSHT Cabang Pontianak maupun pusat,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, pihaknya sangat menyayangkan munculnya kesalahpahaman yang berkembang di ruang publik sehingga menyeret nama organisasi yang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan perkara tersebut.

 

Di sisi lain, pengurus PSHT Cabang Pontianak menegaskan dukungan penuh terhadap proses hukum yang sedang berjalan di Polda Kalimantan Barat. Diketahui, kedua korban telah melaporkan dugaan tindak pidana tersebut melalui laporan polisi bernomor STPP/35/V/DITRES PPA DAN PPO tertanggal 13 Mei 2026.

 

Pengurus organisasi menegaskan tidak akan memberikan perlindungan terhadap siapa pun yang terbukti melakukan tindakan melanggar hukum, terlebih perkara yang menyangkut dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

“Kami mendukung penuh aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tidak ada toleransi terhadap tindakan yang merugikan orang lain, apalagi menyangkut keselamatan dan masa depan anak-anak,” tegas Bibit.

 

Selain itu, pihak pengurus juga meminta masyarakat dan insan pers agar lebih teliti dalam menerima maupun menyebarkan informasi, khususnya terkait identitas organisasi yang disebut dalam pemberitaan.

 

Mereka berharap publik tidak menyamakan PSHT dengan kelompok lain yang menggunakan nama serupa namun memiliki struktur organisasi berbeda. Menurut pengurus, klarifikasi tersebut penting untuk menjaga objektivitas informasi sekaligus menghindari terjadinya kesimpangsiuran di tengah masyarakat.

 

Sementara itu, proses penyidikan dugaan pelecehan seksual terhadap dua remaja perempuan tersebut masih terus berlangsung. Penyidik dari Ditreskrimum PPA dan PPO Polda Kalimantan Barat disebut masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan alat bukti serta meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait.

 

Sebelumnya, kuasa hukum korban, Supriadi meminta aparat kepolisian menangani perkara tersebut secara serius dan profesional. Ia menilai kasus tersebut berdampak terhadap kondisi mental dan psikologis korban sehingga memerlukan perhatian maksimal dari seluruh pihak, termasuk penegak hukum dan lingkungan organisasi tempat terduga pelaku bernaung.

 

Hingga kini, aparat kepolisian masih terus mendalami fakta-fakta hukum guna memastikan proses penanganan perkara berjalan objektif, transparan, dan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.(*/Red)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati dan wakil Bupati.Labuhanbatu Sholat Idulfitri di Mesjid Raya Ujung Bandar

    Bupati dan wakil Bupati.Labuhanbatu Sholat Idulfitri di Mesjid Raya Ujung Bandar

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, M.K.M, bersama Wakil Bupati H.Jamri ST, melaksanakan Shalat Idul fitri 1447 Hijriah di Masjid Raya Al-Ikhlas, Ujung Bandar, pada Sabtu 21/3/2026 yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.   Ribuan jamaah dari berbagai penjuru daerah turut memadati masjid sejak pagi hari untuk melaksanakan Shalat Ied […]

  • CV. Lestari Jaya Abadi Klarifikasi Isu Perdagangan Buah Impor Ilegal: Indra Soeprianto Tegaskan Tidak Benar dan Tidak Berdasar

    CV. Lestari Jaya Abadi Klarifikasi Isu Perdagangan Buah Impor Ilegal: Indra Soeprianto Tegaskan Tidak Benar dan Tidak Berdasar

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|Pontianak, Jum’at, 25 Juli 2025 — Menanggapi sejumlah pemberitaan di beberapa media online yang menyebut keterlibatan CV. Lestari Jaya Abadi dalam perdagangan buah impor ilegal asal Malaysia, pihak perusahaan menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak berdasar. Indra Soeprianto, salah satu pengurus gudang buah milik CV. Lestari Jaya Abadi yang berlokasi di Jalan Tanjungpura, […]

  • Rayakan Hari Bhayangkara ke-79, Polres Sambas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Syukuran Bersama Kelompok Tani di Desa Kartiasa

    Rayakan Hari Bhayangkara ke-79, Polres Sambas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Syukuran Bersama Kelompok Tani di Desa Kartiasa

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Polres Sambas, Polda Kalbar – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Polres Sambas menggelar acara syukuran bersama masyarakat dan kelompok tani di Dusun Simpang, Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, pada Selasa (1/7/2025) pagi. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB. ini mengusung semangat kebersamaan dan dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Acara […]

  • Miris, Dana BOS SMP N2 Bilah Hulu Rp 343.800.000, Perpustakaan Pojok Baca Siswa Dihalaman Sekolah.

    Miris, Dana BOS SMP N2 Bilah Hulu Rp 343.800.000, Perpustakaan Pojok Baca Siswa Dihalaman Sekolah.

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 484
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Miris mendengar keterangan kepala sekolah SMP Negeri 2 Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu insial MH, para anak didiknya untuk pengembangan perpustakaan layanan pojok baca sebagai minat baca para siswa ditempatkan dihalaman sekolah bukan didalam ruangan kelas pojok baca. Alasannya MH, anak didiknya di SMP Negeri 2 tersebut bandel dan selalu lempar lemparan […]

  • Operasi Patuh Kapuas 2025 Resmi Digelar: 7 Jenis Pelanggaran Jadi Prioritas Utama

    Operasi Patuh Kapuas 2025 Resmi Digelar: 7 Jenis Pelanggaran Jadi Prioritas Utama

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Pontianak, 14 Juli 2025 — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) resmi menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Kapuas 2025 pada Senin (14/7), yang berlangsung di Lapangan Jananuraga, Mapolda Kalbar. Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol. Pipit Rismanto, dan dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polda Kalbar serta instansi terkait. […]

  • Pengusutan Makin Mengarah, KPK Periksa Komisaris PT Zug: Gelombang Penyidikan Dekati Lingkar Kekuasaan Ria Norsan

    Pengusutan Makin Mengarah, KPK Periksa Komisaris PT Zug: Gelombang Penyidikan Dekati Lingkar Kekuasaan Ria Norsan

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Kalimantan Barat – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memperkuat langkah hukum dalam penyidikan dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Kabupaten Mempawah tahun 2015. Arah pengusutan kini terlihat semakin fokus pada dugaan keterlibatan aktor-aktor kunci yang berada di lingkar kekuasaan saat proyek itu berlangsung—termasuk mantan Bupati Mempawah yang kini menjabat Gubernur Kalimantan Barat, Ria […]

expand_less