Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kecepatan Bukan Ukuran Keberhasilan, Pengamat Tekankan Mutu dan Mitigasi Risiko dalam Finalisasi RSUD Soedarso!

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
  • visibility 79
  • comment 0 komentar

Indo-sight.com | Pontianak – Di tengah sorotan publik terhadap progres pembangunan kawasan RSUD dr. Soedarso, muncul pertanyaan mendasar yang perlu dijawab secara jujur dan objektif: manakah yang lebih penting, kecepatan serah terima gedung atau standar kualitas medis?

 

Menurut pengamat hukum dan kebijakan publik, Dr. Herman Hofi Munawar, jawaban atas pertanyaan itu seharusnya berpijak pada satu prinsip utama yang tidak bisa ditawar keselamatan pasien tidak mengenal kompromi.

 

Herman menilai, selama ini narasi pembangunan infrastruktur publik kerap terjebak pada ukuran waktu semata. Proyek dinilai berhasil atau gagal hanya dari cepat atau lambatnya penyelesaian fisik. Padahal, dalam pembangunan fasilitas strategis seperti rumah sakit, pendekatan tersebut keliru dan berbahaya.

 

“Rumah sakit bukan gedung biasa. Ia adalah ruang hidup dan mati. Variabel kualitas, kepatuhan teknis, dan keselamatan medis memiliki bobot hukum dan moral yang jauh lebih besar dibanding sekadar target waktu,” kata Herman, Senin, 12 Januari 2026

 

Ia menegaskan, apa yang oleh sebagian pihak dipersepsikan sebagai “keterlambatan” dalam penyelesaian gedung RSUD dr. Soedarso justru dapat dipahami sebagai proses krusial yang dalam kebijakan publik dikenal sebagai Quality Assurance and Risk Mitigation jaminan mutu dan mitigasi risiko.

 

Berbeda dengan pembangunan perkantoran, ruko, atau fasilitas komersial, rumah sakit merupakan ekosistem medis yang kompleks. Di dalamnya terdapat sistem sirkulasi udara steril, jaringan gas medis, sistem kelistrikan khusus yang tidak boleh gagal sedetik pun, hingga integrasi alat kesehatan berteknologi tinggi. Kegagalan kecil saja dapat berujung pada hilangnya nyawa pasien.

 

Dalam perspektif hukum konstruksi, Herman menilai langkah manajemen RSUD Soedarso yang memilih melakukan finalisasi secara mendalam termasuk perancangan dan penyesuaian alat pendukung merupakan keputusan yang tepat dan bertanggung jawab.

 

“Memaksakan operasional fasilitas publik yang belum memenuhi standar teknis 100 persen justru membuka risiko hukum serius. Bila terjadi kegagalan bangunan atau malfungsi sistem medis, konsekuensinya bukan hanya administratif, tapi bisa pidana, dengan potensi kerugian nyawa,” ujarnya.

 

Poin penting lain yang disoroti Herman adalah adanya penyesuaian desain untuk mengikuti perkembangan teknologi medis terbaru. Dalam analisis kebijakan, langkah ini disebut future-proofing—pendekatan visioner agar bangunan tidak usang secara fungsi saat baru diresmikan.

 

“Kita tentu tidak ingin gedung rumah sakit yang megah, tapi secara medis sudah tertinggal zaman. Penyesuaian ini justru menunjukkan orientasi jangka panjang,” kata dia.

 

Selain itu, keterlibatan tim teknis dan auditor eksternal yang melakukan pengawasan ketat juga menjadi sinyal positif. Menurut Herman, hal tersebut mencerminkan tata kelola proyek yang transparan dan akuntabel. Setiap tahapan akhir dikawal agar selaras dengan kontrak serta regulasi kesehatan yang berlaku, sehingga dana publik benar-benar terkonversi menjadi pelayanan kesehatan yang bermutu.

 

“Masyarakat Kalimantan Barat berhak atas fasilitas kesehatan terbaik. Gedung baru RSUD Soedarso bukan sekadar penambahan tempat tidur, melainkan simbol peningkatan derajat kesehatan daerah,” ujarnya.

 

Herman menekankan pentingnya memberi ruang bagi tim teknis untuk menyelesaikan detail akhir dengan presisi tinggi. Keamanan dan keselamatan pasien, kata dia, harus menjadi prioritas absolut.

 

“Dengan memastikan gedung siap seratus persen sebelum dioperasikan, manajemen RSUD Soedarso sejatinya sedang menjaga kepercayaan publik dan menegaskan komitmen terhadap standar pelayanan medis yang tanpa cela,” pungkasnya.

 

 

 

Sumber : Dr.Herman Hofi Munawar, SH

Red/Gun*

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Komitmen”Jaga Situasi Kondusif, Polsek Bilah Hulu Gelar Patroli Skala Besar Bersama TNI

    “Komitmen”Jaga Situasi Kondusif, Polsek Bilah Hulu Gelar Patroli Skala Besar Bersama TNI

    • calendar_month Rab, 3 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Polsek Bilah Hulu bersama TNI, Polri, dan instansi terkait melaksanakan patroli skala besar pada Selasa (2/9/2025) di wilayah hukum Polsek Bilah Hulu. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di tengah masyarakat. Dalam patroli tersebut, petugas tidak hanya melakukan pengawasan wilayah, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas […]

  • BPBD Labuhanbatu persiapkan diri uji kemampuan mulai dari tehnik dan stamina di lokasi kantor jalan Gouse gautama

    BPBD Labuhanbatu persiapkan diri uji kemampuan mulai dari tehnik dan stamina di lokasi kantor jalan Gouse gautama

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 571
    • 0Komentar

    Indo-sight.com/ Labuhanbatu – Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Labuhanbatu yang di Pimpin Kaban BPBD Drs. Darwin Yusma M.AP laksanakan jam komando dan uji Respon anggota Satgas TRC-PB dalam sistem aktivasi cepat tanggap dalam mengatasi Penanggulangan Bencana di labuhanbatu. Rabu 27/08/2025. Dalam kegiatan uji Respon Personil BPBD melakukan baris berbaris uji setamina melakukan kegiatan […]

  • Disharmoni Pucuk Pimpinan Kalbar Dinilai Ganggu Birokrasi dan Agenda Pembangunan!

    Disharmoni Pucuk Pimpinan Kalbar Dinilai Ganggu Birokrasi dan Agenda Pembangunan!

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | PONTIANAK — Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik Kalimantan Barat menilai disharmoni yang terjadi secara terbuka antara Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat telah menjadi perhatian publik secara luas.   Perselisihan dua pucuk pimpinan ini dinilai sebagai kondisi yang memprihatinkan dan menimbulkan kegelisahan kolektif di berbagai lapisan masyarakat. Menurut pengamat, ketegangan tersebut tidak hanya […]

  • GNPK Kalbar Soroti Kejanggalan Barang Bukti: 47 Keping Emas Hanya 32 Kg, Desak Propam Polda Usut Tuntas

    GNPK Kalbar Soroti Kejanggalan Barang Bukti: 47 Keping Emas Hanya 32 Kg, Desak Propam Polda Usut Tuntas

    • calendar_month Sen, 26 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 769
    • 0Komentar

    IndoSight.com|Pontianak, Kalimantan Barat – 26 Mei 2025.|Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Kalimantan Barat mendesak Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Kalbar mengusut dugaan kejanggalan dalam barang bukti emas ilegal hasil penggerebekan oleh Polresta Pontianak. Kejanggalan tersebut terkait berat total 47 keping emas yang hanya tercatat 32,904 kilogram, padahal lazimnya, satu keping emas dalam transaksi ilegal […]

  • Polsek Bilah Hulu Grebek Sarang Narkoba di Dusun Mual Mas Desa Kampung Dalam

    Polsek Bilah Hulu Grebek Sarang Narkoba di Dusun Mual Mas Desa Kampung Dalam

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 578
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Dalam rangka menindaklanjuti informasi dari masyarakat terkait maraknya peredaran narkoba, Polsek Bilah Hulu Polres Labuhanbatu melaksanakan kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) pada hari Jumat, 02 Oktober 2025, di Dusun Mual Mas, Desa Kampung Dalam, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan ini dipimpin oleh IPDA Syafrudi Harahap, Kanit Reskrim Polsek Bilah Hulu, […]

  • ” kerja nyata “Polisi Grebek Rumah Nelayan di Panai Hilir, Temukan Paket Sabu dan Uang Hasil Penjualan

    ” kerja nyata “Polisi Grebek Rumah Nelayan di Panai Hilir, Temukan Paket Sabu dan Uang Hasil Penjualan

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 509
    • 0Komentar

    Indo-sight.com / Labuhanbatu – Unit Reskrim Polsek Panai Hilir Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Tepatnya pada hari Minggu tanggal 31 agustus 2025, seorang nelayan berinisial AJ(32) diamankan bersama sejumlah barang bukti di kediamannya, Gang Aman Lorong VI, Kelurahan Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Dari hasil penangkapan, polisi menemukan 1 […]

expand_less