Breaking News
light_mode
Trending Tags

Setelah Pemukulan Wartawan, Warga Desak Penegakan Hukum Tambang Emas Ilegal di Ketapang!

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
  • visibility 1.048
  • comment 0 komentar

IndoSight.com|Ketapang, Jumat 6 Juni 2025 — Aktivitas tambang emas ilegal atau Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Lubuk Toman, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, kian hari kian menggila. Para pelaku tambang ilegal tampak tak gentar terhadap hukum. Bahkan, insiden pemukulan terhadap wartawan yang tengah menjalankan tugas jurnalistik di lokasi tambang PETI itu sempat viral di media sosial.

Ironisnya, usai pemukulan terjadi, para pelaku tambang ilegal justru membuat laporan balik dengan dalih pemerasan terhadap wartawan, seolah ingin meredam kasus kekerasan tersebut. Padahal, satu orang pelaku pemukulan bernama Roni Paslah telah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini ditahan oleh Polres Ketapang.

Masyarakat Ketapang menyoroti keras kasus ini. Mereka menuntut Kapolres Ketapang untuk tidak hanya menangkap pelaku pemukulan, tetapi juga segera mengusut dan menangkap para pemodal serta pelaku tambang ilegal di lokasi Lubuk Toman. Mereka menilai, jangan sampai pelaku lain diseret ke ranah hukum hanya karena laporan rekayasa, sementara pelaku utama perusakan lingkungan dan pelanggar hukum dibiarkan bebas berkeliaran.

Kenyataannya, aktivitas PETI di Ketapang semakin menjamur. Padahal, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara secara tegas melarang kegiatan pertambangan tanpa izin. Namun, praktik tersebut justru menjadi pekerjaan tetap bagi sejumlah pihak, dan dalam banyak kasus, hanya para pekerja lapangan yang ditangkap, sedangkan pemodal selalu lolos dari jerat hukum.

Kompleksitas masalah PETI ini perlu disikapi secara serius. Penegakan hukum oleh Kepolisian Resor Ketapang sangat dibutuhkan untuk mencegah kerusakan lingkungan lebih luas dan memberikan efek jera.

Kasus pemukulan yang dilakukan oleh Roni Paslah terhadap empat orang wartawan di lokasi tambang ilegal, tepatnya di Lubuk Toman, Kilometer 26, seharusnya menjadi pintu masuk untuk mengungkap jaringan besar di balik aktivitas PETI. Namun hingga hari ini, aktivitas penambangan di lokasi tersebut masih berlangsung tanpa hambatan.

Masyarakat pun bertanya-tanya: ada apa dengan Polres Ketapang? Mengapa belum ada tindakan tegas terhadap aktivitas PETI di lokasi kejadian?

Kajian terhadap penegakan hukum terhadap PETI di wilayah hukum Kepolisian Ketapang menunjukkan bahwa:

Perlu adanya pengaturan hukum yang tegas terhadap pelaku PETI, termasuk sanksi pidana bagi pemodal.

Penegakan hukum harus berjalan dari tahap penyelidikan hingga ke pengadilan dengan vonis yang benar-benar memberikan efek jera.

Masyarakat juga perlu dilibatkan dalam pengawasan dan pelaporan aktivitas PETI.

Sudah saatnya pihak kepolisian bergerak cepat dan tegas. Masyarakat mendesak Kapolres Ketapang untuk menangkap pemodal dan pelaku tambang ilegal, serta memulihkan kembali supremasi hukum di wilayah tersebut.

 

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sat Lantas Polres Labuhanbatu Gelar Hening Cipta Serentak Peringati Hari Pahlawan 2025

    Sat Lantas Polres Labuhanbatu Gelar Hening Cipta Serentak Peringati Hari Pahlawan 2025

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Indo-sight.com l Lambuhanbatu  – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025, Satuan Lalu Lintas Polres Labuhanbatu melaksanakan kegiatan Hening Cipta serentak dengan menghentikan seluruh kendaraan yang melintas di wilayah Kabupaten Labuhanbatu dan Labuhanbatu Utara, Minggu (10/11/2025). Tepat pukul 08.15 WIB, seluruh kendaraan dihentikan untuk mengikuti Hening Cipta selama 60 detik sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan […]

  • Publik Minta APH Tindak Tegas Pelaku PETI Merusak Lahan Kebun Warga Desa Petai Patah Juga Aliran Sungai Pawan dan Aliran Sungai Kerabai!

    Publik Minta APH Tindak Tegas Pelaku PETI Merusak Lahan Kebun Warga Desa Petai Patah Juga Aliran Sungai Pawan dan Aliran Sungai Kerabai!

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Ketapang, Kalimantan Barat – Semangkin tertantangnya Penegakan supremasi Hukum dengan dikeluarkan stagmen Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Dr. Pipit Rismanto terkait Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) akan ditindak tegas tanpa pandang bulu. Namun stagmen Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto, tidak berlaku di wilayah Kecamatan Sandai dan kecamatan nanga tayap Kabupaten Ketapang, Kalimantan […]

  • Safari Ramadhan di Kecamatan Panai Hulu, Wabup Labuhanbatu Serahkan Bantuan 50 Paket Sembako 

    Safari Ramadhan di Kecamatan Panai Hulu, Wabup Labuhanbatu Serahkan Bantuan 50 Paket Sembako 

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Safari Ramadhan 1447 Hijriah, Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, ST menyapa masyarakat Kecamatan Panai Hulu dalam kegiatan yang digelar di Musholla An Nur, Desa Teluk Sentosa, Minggu (08/03/2026). Sebelumnya, rangkaian Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu telah dilaksanakan di Kecamatan Rantau Selatan dan Kecamatan Panai Tengah. Kegiatan ini […]

  • Menjelang Musorprov KONI Kalbar, Kapolresta dan Ormas Lintas Etnis Kompak Jaga Netralitas: DAD Tegas Tolak Isu Dukungan Kelompok!

    Menjelang Musorprov KONI Kalbar, Kapolresta dan Ormas Lintas Etnis Kompak Jaga Netralitas: DAD Tegas Tolak Isu Dukungan Kelompok!

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Pontianak, 5 Desember 2025 — Suhu dinamika menjelang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kalimantan Barat pada 6 Desember 2025 meningkat setelah munculnya isu dukungan etnis tertentu kepada salah satu kandidat ketua. Namun bukannya memecah belah, situasi ini justru memunculkan satu sikap tegas dari berbagai pihak: Kalbar ingin damai, pemilihan harus bersih, dan tidak […]

  • DPD PKHI Kalbar Mantapkan Langkah Pasca MUSDA, dr. Asep Ahmad Saefullah Terpilih Sebagai Ketua

    DPD PKHI Kalbar Mantapkan Langkah Pasca MUSDA, dr. Asep Ahmad Saefullah Terpilih Sebagai Ketua

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Pontianak, 10 Agustus 2025 — Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia (DPD PKHI) Kalimantan Barat menggelar Musyawarah Daerah (MUSDA) pada Minggu, 10 Agustus 2025, bertempat di Hotel Kapuas Dharma, Pontianak. Kegiatan ini dihadiri perwakilan dari 14 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kalimantan Barat. Acara dibuka secara resmi dengan dihadiri jajaran pengurus pusat dan […]

  • Langgar Aturan dan Ancam Keselamatan, Videotron di Median Jalan Harus Ditertibkan

    Langgar Aturan dan Ancam Keselamatan, Videotron di Median Jalan Harus Ditertibkan

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|Pontianak, Selasa (29/7/2025) — Pemerintah Kota Pontianak diminta segera bertindak tegas menertibkan billboard dan videotron yang melanggar ketentuan, termasuk yang telah habis masa izin atau tidak memiliki izin sama sekali. Ketidaktegasan penegakan aturan ini dinilai mencederai kewibawaan hukum dan membahayakan keselamatan publik, khususnya para pengguna jalan. Billboard yang sudah lama berdiri dikhawatirkan mengalami kerusakan struktural […]

expand_less