Breaking News
light_mode
Trending Tags

Korban Jiwa PETI di Singkawang: Publik Desak Kapolda Tindak Tegas Aparat Lalai!

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
  • visibility 840
  • comment 0 komentar

Indo-Sight.com|Singkawang, Kalimantan Barat — Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kota Singkawang diduga semakin marak, terutama di Kecamatan Singkawang Timur dan Singkawang Utara. Fenomena ini memicu keprihatinan masyarakat, terlebih setelah insiden tragis yang menewaskan seorang pekerja tambang pada Sabtu, 7 Mei 2025.

Peristiwa kecelakaan kerja tersebut diduga terjadi di lokasi PETI yang masuk dalam wilayah hukum Polres Singkawang. Berdasarkan informasi yang dihimpun media MHI di lapangan, keluarga korban telah menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan memilih penyelesaian secara kekeluargaan. Namun demikian, publik mempertanyakan komitmen aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti insiden yang menelan korban jiwa ini.

“Ini bukan soal ikhlas atau tidaknya keluarga korban, tapi soal nyawa manusia. Negara harus hadir,” ungkap seorang warga Kota Singkawang yang enggan disebutkan namanya saat diwawancarai oleh awak media MHI.

Warga tersebut juga menyoroti dugaan pembiaran oleh aparat. Menurutnya, pihak kepolisian, khususnya Polres Singkawang, semestinya segera melakukan tindakan hukum terhadap pemilik lahan maupun aktor di balik praktik PETI, yang kerap disebut sebagai cukong.

Media MHI mencoba menelusuri lebih lanjut dengan menghubungi Kapolsek Singkawang Utara melalui pesan singkat WhatsApp. Dalam jawabannya, Kapolsek menyatakan bahwa lokasi kecelakaan tidak berada di wilayah hukumnya dan menyarankan untuk mengonfirmasi ke Polsek Singkawang Timur. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Singkawang Timur belum memberikan tanggapan.

Situasi ini menimbulkan asumsi bahwa terjadi tarik-ulur dan saling lempar tanggung jawab antara dua kepolisian sektor tersebut mengenai locus delicti (tempat kejadian perkara) kecelakaan tambang ilegal tersebut.

Kondisi geografis Kota Singkawang yang relatif kecil dibandingkan kabupaten lain di Kalimantan Barat seharusnya tidak menjadi penghalang bagi aparat untuk melakukan pengawasan dan penindakan hukum. Karena itu, desakan publik agar Kapolres Singkawang bersikap tegas terhadap aktivitas PETI terus menguat.

Masyarakat juga mendesak Kapolda Kalimantan Barat untuk mengambil langkah tegas, termasuk mengevaluasi kinerja Kapolsek Singkawang Timur dan Kapolsek Singkawang Utara, yang dinilai belum menunjukkan respons cepat dan transparan dalam menghadapi situasi ini.

“Apakah aparat menunggu korban jiwa berikutnya baru bertindak? Ini seharusnya menjadi momentum untuk membongkar jaringan PETI dan memastikan tidak ada lagi pembiaran,” pungkas warga tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Singkawang mengenai penanganan kasus tersebut. Masyarakat menanti langkah konkret aparat penegak hukum agar kejadian serupa tidak terulang dan supremasi hukum tetap ditegakkan di wilayah hukum Kota Singkawang.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BREAKING NEWS : Dua puluh orang di grebek di dalam room Bangko 3, Aston Hotel Diduga Pesta Narkoba terdapat juga BB Jenis Inex

    BREAKING NEWS : Dua puluh orang di grebek di dalam room Bangko 3, Aston Hotel Diduga Pesta Narkoba terdapat juga BB Jenis Inex

    • calendar_month Ming, 3 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|Pontianak, Kalimantan Barat — Satuan Reserse Narkoba Polresta Pontianak mengamankan Dua puluh orang terduga pelaku penyalahgunaan narkotika jenis ineks dalam sebuah penggerebekan di salah satu Room di salah hotel di Jalan Gajah Mada, Pontianak. Penggerebekan dilakukan pada Sabtu malam, 2 Agustus 2025, sekitar pukul 22.30 WIB. Lokasi penangkapan berada di lantai 3, di dalam Room […]

  • Ucapan Provokatif Maman Suratman Dinilai Sesatkan Publik dan Rusak Kepercayaan Hukum!

    Ucapan Provokatif Maman Suratman Dinilai Sesatkan Publik dan Rusak Kepercayaan Hukum!

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Pontianak – Pernyataan Maman Suratman terkait kasus Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Mempawah menuai sorotan tajam. Alih-alih memberi solusi, ucapannya dinilai provokatif, menyesatkan publik, dan berpotensi memperkeruh keadaan.   Pernyataan tersebut dianggap tidak berdasar secara hukum maupun fakta. Publik menilai, yang dilakukan Maman bukan menjelaskan duduk perkara, melainkan justru membelokkan isu […]

  • Sidang Paripurna Laporan Reses I DPRD Tahun 2025 Dihadiri Wakil Bupati 

    Sidang Paripurna Laporan Reses I DPRD Tahun 2025 Dihadiri Wakil Bupati 

    • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri ST, menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Pelaksanaan Reses I DPRD Labuhanbatu Masa Persidangan I Tahun Persidangan II 2025. Agenda tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sidang DPRD Labuhanbatu, Jalan SM. Raja, Kecamatan Rantau Selatan, Jumat (23/1/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu, H. Andi […]

  • Kapal dan Tongkang Diduga Ganggu Nelayan Teluk Melano, Ketua P2MI-Kalbar Minta Langkah Konkret Pemerintah!

    Kapal dan Tongkang Diduga Ganggu Nelayan Teluk Melano, Ketua P2MI-Kalbar Minta Langkah Konkret Pemerintah!

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Kayong Utara – Ketua Perkumpulan Pemimpin Media Independen (P2MI-Kalbar), Thomas Mamahani, menyoroti pemberitaan sejumlah media massa terkait kapal dan tongkang yang diduga berlabuh sembarangan di perairan Teluk Melano, Kamis (26/02/2025). Menurut Thomas, berbagai informasi yang telah dipublikasikan media diharapkan menjadi atensi serius bagi pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat. Pasalnya, persoalan tersebut dinilai berdampak […]

  • Pokdar Kamtibmas Polres Kubu Raya Mendukung Pemberantasan Aksi Aksi Premanisme Kepolisian Republik Indonesia 

    Pokdar Kamtibmas Polres Kubu Raya Mendukung Pemberantasan Aksi Aksi Premanisme Kepolisian Republik Indonesia 

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com | Kubu Raya – Banyak nya aksi kekerasan serta main hakim sendiri ,melakukan tindakan pemalakan ,perampasan serta kejahatan kemanusiaan oleh kelompok atau organisasi yang beratribut resmi ,hal ini sudah piral di sosial masyarakat dan sangat mengancam keutuhan ,keamanan serta menganggu aktivitas sosial di masyarakat.(19/5). Kita berharap ini harus mendapatkan dukungan semua element serta stakeholder […]

  • Kasus Penggelapan di Kediri: Truk dan Muatan Ditahan 10 Hari Tanpa Surat Resmi, Polisi Buka Suara

    Kasus Penggelapan di Kediri: Truk dan Muatan Ditahan 10 Hari Tanpa Surat Resmi, Polisi Buka Suara

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

      Indo-Sight.com | KEDIRI – Kasus penahanan truk terkait dugaan penggelapan di PT. Surya Pangan Sejahtera, Kediri, memunculkan tanda tanya, pasalnya, Pemilik truk mengaku tidak pernah menerima berita acara penahanan, sementara kendaraannya justru disimpan di lokasi pabrik milik pelapor PT Surya Pangan Semesta, bukan di kantor polisi. Kasus ini memuncak saat jajaran Polres Kabupaten Kediri […]

expand_less