Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pengamat Soroti Pergantian Kasat Reskrim Kubu Raya, Publik Menanti Reformasi Penegakan Hukum

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar

Indo-sight.com | KUBU RAYA – Pergantian Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) di Polres Kubu Raya menjadi perhatian publik. Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik, Dr. Herman Hofi Munawar, SH, menilai posisi Kasat Reskrim merupakan salah satu jabatan paling strategis dalam struktur kepolisian karena menjadi pusat dari seluruh proses penegakan hukum.

 

Menurut Herman, Satreskrim dapat dianalogikan sebagai “dapur utama” institusi kepolisian. Di unit inilah berbagai proses penegakan hukum dirancang dan dijalankan, mulai dari penyelidikan, penyidikan, pengumpulan alat bukti, hingga pelimpahan berkas perkara kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menentukan status hukum seseorang.

 

“Jika dapur tersebut bekerja secara bersih, profesional, dan berlandaskan objektivitas, maka produk hukum yang dihasilkan akan menghadirkan keadilan substantif bagi masyarakat. Sebaliknya, apabila proses di dalamnya bermasalah, maka dapat melahirkan ketidakadilan yang berdampak pada menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum,” ujar Herman, Selasa (3/6).

 

Ia menegaskan bahwa masyarakat Kubu Raya menaruh harapan besar kepada Kasat Reskrim yang baru agar mampu membawa perubahan signifikan dalam pola penegakan hukum, khususnya melalui penguatan metode Scientific Crime Investigation atau pembuktian ilmiah.

 

Menurutnya, perkembangan kejahatan saat ini tidak lagi dapat ditangani hanya dengan pendekatan konvensional yang mengandalkan pengakuan pelapor, terlapor maupun saksi. Penyidikan modern harus didukung oleh teknologi, analisis ilmiah, serta pembuktian berbasis data dan fakta objektif.

 

“Publik berharap penerapan scientific crime investigation terus diperkuat, termasuk penggunaan uji forensik yang akurat serta analisis rekam jejak psikologis dalam mengungkap suatu perkara. Langkah ini penting untuk meminimalisir potensi salah tangkap maupun dugaan rekayasa kasus,” katanya.

 

Selain aspek teknis penyidikan, Herman juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas dan pemahaman hukum para penyidik. Menurutnya, kompetensi hukum yang memadai akan membantu aparat dalam menentukan secara tepat unsur-unsur pidana yang terkandung dalam suatu peristiwa hukum.

 

Di sisi lain, transparansi penanganan perkara juga menjadi sorotan utama. Herman menyebut bahwa salah satu sumber kekecewaan masyarakat terhadap proses hukum selama ini adalah minimnya informasi mengenai perkembangan suatu kasus.

Ia menilai mekanisme penyampaian Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) perlu diperkuat dan diberikan secara berkala kepada pelapor tanpa harus diminta terlebih dahulu.

 

“Ketika masyarakat mengetahui secara jelas perkembangan perkara yang mereka laporkan, maka ruang bagi spekulasi negatif maupun dugaan adanya praktik-praktik yang tidak transparan akan semakin kecil,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Herman mengingatkan bahwa Kabupaten Kubu Raya memiliki sejumlah kerawanan hukum yang membutuhkan perhatian serius. Di antaranya adalah sengketa pertanahan, kejahatan lingkungan, hingga dugaan praktik mafia komoditas yang berpotensi merugikan masyarakat dan daerah.

 

Karena itu, ia berharap Kasat Reskrim yang baru tidak hanya fokus pada pelaku di tingkat lapangan, tetapi juga mampu mengungkap pihak-pihak yang diduga menjadi aktor intelektual di balik berbagai kejahatan terstruktur tersebut.

 

Menurut Herman, salah satu tantangan penting dalam proses penegakan hukum adalah kemampuan penyidik membedakan secara tepat antara unsur niat jahat (mens rea), kelalaian administratif, maupun sengketa yang sejatinya berada dalam ranah hukum perdata.

“Jangan sampai instrumen hukum pidana digunakan untuk menyelesaikan persoalan yang sebenarnya merupakan sengketa perdata. Penyidik harus mampu menempatkan setiap perkara sesuai koridor hukumnya,” tegasnya.

 

Menutup pernyataannya, Herman menyebut bahwa Satreskrim Polres Kubu Raya kini memiliki nahkoda baru yang akan diuji melalui kinerja nyata di lapangan. Menurutnya, masyarakat tidak lagi sekadar menunggu janji maupun paparan program kerja, melainkan menantikan langkah konkret dalam menyelesaikan berbagai perkara yang selama ini dinilai berjalan lambat atau belum memperoleh kepastian hukum.

 

“Masyarakat menunggu gebrakan nyata, terutama terhadap kasus-kasus yang selama ini mandek atau menggantung tanpa kepastian. Itulah ukuran sesungguhnya dari keberhasilan kepemimpinan baru di Satreskrim Polres Kubu Raya,” pungkas Herman Hofi Munawar.

 

 

 

(Sumber : Dr.Herman HOFI MUNAWAR,SH)

Red/Gun*

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjaga Daya Beli di Tengah Ketidakpastian Global, Strategi TPID Pontianak Tuai Apresiasi

    Menjaga Daya Beli di Tengah Ketidakpastian Global, Strategi TPID Pontianak Tuai Apresiasi

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | PONTIANAK — Warga Kota Pontianak patut berbangga. Langkah konkret Pemerintah Kota Pontianak dalam mengoptimalkan peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menuai apresiasi luas, termasuk dari kalangan pengamat hukum dan kebijakan publik. Dr. Herman Hofi Munawar, Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik, menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian inflasi yang dilakukan Pemkot Pontianak bukan sekadar pencapaian angka […]

  • Pelepasan Mahkota Binokasih di Kabupaten Bogor: Bupati Rudy Susmanto Terima Amanah untuk Jaga Nama Baik Daerah

    Pelepasan Mahkota Binokasih di Kabupaten Bogor: Bupati Rudy Susmanto Terima Amanah untuk Jaga Nama Baik Daerah

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 506
    • 0Komentar

    CIBINONG// indo-sught // Pemerintah Kabupaten Bogor secara resmi melepas Mahkota Binokasih untuk kembali ke Kerajaan Sumedang Larang setelah menginap di Cibinong satu malam. Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin acara pelepasan yang dilakukan di Pendopo Bupati Bogor Selasa 22 April 2025 siang. Turut hadir Wakil Bupati Bogor Jaro Ade, Ketua DPRD Sastra Winara, para pimpinan OPD, […]

  • Nekat dan Melawan Hukum, SPBU 65.783.01 Rasau Jaya Layani Puluhan Jerigen BBM Bersubsidi!

    Nekat dan Melawan Hukum, SPBU 65.783.01 Rasau Jaya Layani Puluhan Jerigen BBM Bersubsidi!

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Kubu Raya, Kalbar – Aktivitas mencurigakan kembali terpantau di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Kubu Raya. SPBU bernomor 65.783.01 yang berlokasi di Kecamatan Rasau Jaya, diduga kuat melanggar ketentuan hukum dengan melayani pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi menggunakan puluhan jerigen yang diduga untuk aktivitas penimbunan. Pantauan langsung […]

  • Operasi Ketupat Kapuas 2026 Resmi Berakhir, Polda Kalbar Pastikan Mudik dan Arus Balik Aman dan Kondusif

    Operasi Ketupat Kapuas 2026 Resmi Berakhir, Polda Kalbar Pastikan Mudik dan Arus Balik Aman dan Kondusif

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | PONTIANAK – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat resmi mengakhiri pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026 yang berlangsung selama 13 hari, terhitung sejak 13 hingga 25 Maret 2026. Secara umum, situasi keamanan dan ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta arus lalu lintas di wilayah hukum Polda Kalbar selama periode Lebaran tahun ini dinyatakan aman dan kondusif.   ​Kabid […]

  • Transisi KUHP Nasional 2026 Mengemuka, Wamenkum Paparkan Paradigma Baru Hukum Pidana di Pontianak

    Transisi KUHP Nasional 2026 Mengemuka, Wamenkum Paparkan Paradigma Baru Hukum Pidana di Pontianak

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | PONTIANAK – Dinamika hukum nasional memasuki fase krusial seiring masa transisi pemberlakuan KUHP Nasional (UU No. 1 Tahun 2023). Pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM mulai mengintensifkan sosialisasi guna memastikan kesiapan aparat dan masyarakat dalam menghadapi perubahan besar sistem hukum pidana Indonesia.   Diskusi strategis terkait implementasi KUHP baru, sinkronisasi KUHAP, serta optimalisasi […]

  • Tongkat Komando Berganti, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., Resmi Pimpin Pasukan Kodam XII/Tpr

    Tongkat Komando Berganti, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., Resmi Pimpin Pasukan Kodam XII/Tpr

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Kubu Raya – Pemegang Tongkat Komando untuk memimpin Kodam XII/Tanjungpura telah berganti. Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., kini resmi memegang kendali penuh atas seluruh pasukan satuan jajaran dan Komando Satuan Tugas Gabungan Pengamanan Perbatasan Wilayah (Kogasgab Pamtaswil) Darat XII/Tpr.   Serah terima pasukan ini dilaksanakan dalam upacara resmi di Lapangan Tidayu, […]

expand_less