Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dr. Herman Hofi Munawar Kritik Pengawasan Imigrasi: Lemah, Minim Data, dan Terjebak Formalitas!

  • account_circle admin
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
Indo-sight.com I Pontianak — Pengamat hukum dan kebijakan publik, Dr. Herman Hofi Munawar, melontarkan kritik tajam terhadap efektivitas pengawasan orang asing di Kalimantan Barat. Ia menilai, narasi penguatan pengawasan oleh pihak imigrasi melalui Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) kerap hanya berhenti pada tataran konsep dan seremoni birokrasi, tanpa diikuti langkah konkret di lapangan.24/4/2026.
Dalam keterangannya kepada awak media di Pontianak, Herman menyebut publik kini semakin cerdas dalam membedakan antara komitmen nyata dan formalitas administratif. “Sering kita dengar narasi bahwa imigrasi akan melakukan penguatan pengawasan orang asing melalui Timpora. Namun, ini kerap hanya manis di atas kertas dan dalam ruang rapat koordinasi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pengawasan keimigrasian saat ini terlalu sering terjebak dalam ritual seremonial. Menurutnya, jargon koordinasi lintas instansi yang kerap digaungkan belum tentu menghasilkan tindakan konkret yang dapat dirasakan masyarakat.
Lebih lanjut, Herman mempertanyakan kesiapan sistem pengawasan imigrasi, khususnya terkait ketersediaan data real-time mengenai aktivitas warga negara asing (WNA) di Kalimantan Barat.
Ia menilai, pola pengawasan yang masih bersifat reaktif—menunggu laporan setelah muncul masalah—menjadi salah satu kelemahan mendasar.
“Publik berhak bertanya, apakah imigrasi sudah memiliki basis data yang akurat dan real-time terkait aktivitas WNA, atau masih sekadar menunggu laporan setelah terjadi pelanggaran?” katanya.
Ia juga menyoroti adanya celah dalam penyalahgunaan izin tinggal. Herman mengungkapkan, tidak sedikit WNA yang masuk dengan dalih wisata atau kegiatan olahraga, namun pada praktiknya melakukan aktivitas kerja secara terselubung. Kondisi ini, menurutnya, menunjukkan lemahnya pengawasan berbasis aktivitas di lapangan.
“Apakah pengawasan kita sudah cukup tajam untuk mendeteksi penyalahgunaan ini, atau masih sebatas memeriksa dokumen administratif tanpa melihat aktivitas nyata?” tegasnya.
Selain itu, Herman mengkritik minimnya transparansi data terkait penindakan terhadap WNA yang melanggar aturan. Ia mempertanyakan sejauh mana klaim penguatan pengawasan diikuti dengan angka penindakan yang dapat diakses publik.
“Berapa banyak WNA yang dikenakan tindakan administratif atau dideportasi sepanjang tahun ini? Publik jarang sekali melihat data yang transparan. Jangan sampai pengawasan hanya sebatas patroli saat ada event besar,” ujarnya.
Dalam konteks perkembangan teknologi, Herman menilai sistem pengawasan seharusnya telah bertransformasi menuju pendekatan berbasis digital dan deteksi dini. Ia mengingatkan agar rapat koordinasi tidak dijadikan sebagai indikator utama keberhasilan.
“Di era digital, pengawasan tidak bisa lagi bergantung pada rapat meja. Jangan sampai narasi penguatan pengawasan hanya menjadi kedok atas lemahnya kontrol di lapangan, terutama di wilayah yang jauh dari pantauan publik,” katanya.
Herman juga menyinggung potensi penyalahgunaan konsep eco sport tourism yang dinilai berisiko dimanfaatkan oleh oknum WNA untuk mengakali izin tinggal. Ia mengingatkan agar program tersebut tidak justru menjadi celah baru bagi pelanggaran hukum.
“Jangan sampai istilah eco sport tourism menjadi ‘surga’ baru bagi warga asing yang ingin menyalahgunakan izin tinggal karena merasa pengawasan kita tumpul dan terlalu sibuk dengan seremoni,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Herman menegaskan bahwa publik tidak membutuhkan janji normatif, melainkan bukti nyata dari penegakan hukum yang tegas dan transparan.
“Publik butuh transparansi data penindakan, kanal pengaduan masyarakat yang responsif, serta jaminan bahwa kehadiran WNA benar-benar memberikan manfaat ekonomi, bukan justru menjadi ancaman bagi ketertiban dan kedaulatan,” tutupnya.
Ns : Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik.
Red/gun*
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Silaturahmi Polwan Lintas Generasi, Pakor Polwan Polda Kalbar Tekankan Pentingnya Etika dan Profesionalisme

    Silaturahmi Polwan Lintas Generasi, Pakor Polwan Polda Kalbar Tekankan Pentingnya Etika dan Profesionalisme

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | PONTIANAK, POLDA KALBAR – Dalam rangka mempererat hubungan dan memperkuat nilai-nilai etika profesi di lingkungan Polri, Polda Kalimantan Barat menggelar kegiatan Silaturahmi Polwan Lintas Generasi pada Jumat (31/10/2025) bertempat di Mapolda Kalbar.   Acara yang dihadiri oleh Karorena Polda Kalbar Kombes Pol. Dra. Yulia Agustin Selfa Triana, M.M., Kasetum Polda Kalbar AKBP Marintan […]

  • Gudang Rokok Ilegal Diduga Beroperasi di Sintang, Warga Pertanyakan Ketegasan Aparat!

    Gudang Rokok Ilegal Diduga Beroperasi di Sintang, Warga Pertanyakan Ketegasan Aparat!

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | SINTANG – Keberadaan sebuah gudang yang diduga menjadi tempat penyimpanan rokok ilegal di wilayah Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah, Sungai Ukoi, Kabupaten Sintang kembali menjadi sorotan masyarakat. Warga menilai penindakan terhadap peredaran rokok tanpa pita cukai selama ini masih terkesan parsial dan belum menyentuh sumber utama distribusi. Berdasarkan informasi yang dihimpun tim investigasi […]

  • Bupati Labuhanbatu  menghadiri pembukaan Rakornas Apkasi, Expo 2026 di Kepulauan Riau 

    Bupati Labuhanbatu  menghadiri pembukaan Rakornas Apkasi, Expo 2026 di Kepulauan Riau 

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Indo- sight.com I Riau – Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menghadiri pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang dirangkaikan dengan Apkasi Expo 2026, digelar di Ballroom Aston Hotel, jalan Sriwijaya Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin 19/1/2026. Kegiatan nasional tersebut dihadiri oleh Menteri Pertanian H. Andi Amran Sulaiman, […]

  • Proyek Miliaran Dinsos Konsel Diduga Fiktif: Alat Bantuan Hilang, Mangkrak, dan Tak Berfungsi

    Proyek Miliaran Dinsos Konsel Diduga Fiktif: Alat Bantuan Hilang, Mangkrak, dan Tak Berfungsi

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Konawe Selatan – Sejumlah proyek pengadaan barang dan jasa oleh Dinas Sosial Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) pada Tahun Anggaran 2023 kini menuai sorotan tajam. Dugaan penyimpangan anggaran mencuat setelah Lembaga Informasi Data Investigasi Korupsi dan Kriminal Khusus Republik Indonesia (LIDIK KRIMSUS RI) mengungkap adanya ketidaksesuaian antara realisasi bantuan dan pemanfaatannya di lapangan. Tiga proyek bantuan […]

  • Ketum RAJAWALi Apresiasi Ketegasan Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi Terkait OTT Wamenaker

    Ketum RAJAWALi Apresiasi Ketegasan Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi Terkait OTT Wamenaker

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Jakarta 21 Agustus 2025 — Ketua Umum Rangkulan Jajaran Wartawan dan Lembaga Indonesia (RAJAWALI),Hadysa Prana, memberikan tanggapan positif terhadap operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel. Tanggapan ini muncul setelah politikus PKS, Nasir Djamil, menilai bahwa OTT tersebut adalah bukti […]

  • Penangkapan OTT Oknum Wartawan, Jurnalis Tuntut Pengusutan Sawmill Ilegal di Pontianak!

    Penangkapan OTT Oknum Wartawan, Jurnalis Tuntut Pengusutan Sawmill Ilegal di Pontianak!

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Pontianak, Kalbar – Rabu 27 Agustus 2025. Puluhan wartawan di Kota Pontianak mendatangi Mapolresta Pontianak sebagai bentuk aksi solidaritas sekaligus menyuarakan tuntutan penegakan hukum yang adil dan transparan. Aksi ini dipicu oleh penangkapan seorang oknum wartawan melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) atas dugaan pemerasan terhadap sebuah perusahaan sawmill milik pengusaha bernama Tian Hock. […]

expand_less