Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tragedi Lingkungan dan K3 di PLTU Ketapang: Tumpahan Batu Bara, Pekerja Tewas, dan Manajemen Bungkam!

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
  • visibility 209
  • comment 0 komentar

Indo-sight.com | Ketapang, Kalimantan Barat — Sorotan publik kembali mengarah pada perusahaan BUMN pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sukabangun Dalam di Jalan Hayam Wuruk, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Warga setempat mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum menjatuhkan sanksi tegas serta melakukan audit menyeluruh terhadap aktivitas perusahaan, menyusul dugaan pencemaran lingkungan dan kelalaian terhadap keselamatan kerja (K3).

Poto Jurnalis 

Warga Desa Sukabangun Dalam menilai tumpahan batu bara dari aktivitas pelabuhan dermaga PLTU telah mencemari perairan laut dan sungai di kawasan tersebut. Dampak pencemaran itu dikhawatirkan merusak ekosistem, termasuk biota laut seperti ikan dan terumbu karang, yang menjadi sumber kehidupan nelayan setempat.

 

“Selama hampir sepuluh tahun, sejak 2015 hingga 2025, tumpahan batu bara terus terjadi tanpa penanganan berarti. Kalau dihitung, sudah berapa ton batu bara yang masuk ke dasar laut?” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya saat ditemui tim Awak media di lapangan.

 

Kondisi tersebut menyebabkan penurunan hasil tangkapan nelayan, sehingga berdampak langsung terhadap ekonomi masyarakat pesisir. Warga menilai pihak PLTU tidak menunjukkan komitmen lingkungan dan meminta pemerintah daerah hingga pusat turun tangan.

 

Masyarakat bersama sejumlah pemerhati lingkungan mendorong Dinas Perkim-LH Kabupaten Ketapang, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi mendalam. Mereka juga meminta Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini.

 

“Perusahaan BUMN seharusnya menjadi contoh bagi dunia industri dalam pengelolaan lingkungan. Jika benar terjadi pencemaran dan pengabaian K3, harus ada sanksi hukum sesuai peraturan dan Undang-Undang Lingkungan Hidup yang berlaku,” tegas salah satu sumber media.

 

Selain persoalan lingkungan, PLTU Ketapang juga disorot akibat lemahnya penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Kasus meninggalnya seorang pekerja bernama Adam Subarkah, pada 12 April 2025 lalu, masih menyisakan tanda tanya besar. Korban dilaporkan jatuh dari ketinggian di area turbin unit dua, yang diduga tidak memiliki klem grating pengaman.

 

Adam Subarkah, warga Kelurahan Sampit, Kecamatan Delta Pawan, diketahui telah bekerja lebih dari satu tahun sebagai karyawan PT Mitra Karya Prima (MKP), mitra kerja PT PLN Nusantara Power (PLTU Ketapang). Insiden ini memicu kritik tajam karena pihak perusahaan dinilai tidak transparan dan menutup akses media ke lokasi kejadian.

 

Tim Awak media yang berupaya melakukan konfirmasi ke pihak manajemen PLTU Ketapang, belum memperoleh penjelasan resmi hingga berita ini diturunkan. Bahkan, pimpinan baru PLTU disebut sulit dihubungi dan cenderung menghindari wawancara dengan awak media.

 

Dalam liputan lanjutan, tim media juga menghadapi tindakan tidak kooperatif dari petugas keamanan PLTU Ketapang. Salah satu petugas keamanan bernama Ferry, disebut sering bertindak tidak sesuai prosedur dan menghalangi tugas jurnalistik. Kejadian ini memperkuat kesan bahwa pihak perusahaan menutup diri dari publikasi dan pengawasan media.

 

Warga Sukabangun Dalam berharap pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta kementerian terkait segera turun tangan. Mereka menuntut adanya langkah hukum yang tegas, audit menyeluruh terhadap operasional PLTU, dan pengawasan ketat terhadap standar K3 di lingkungan kerja.

 

“Ini bukan hanya tentang limbah batu bara atau satu insiden kerja. Ini tentang tanggung jawab negara terhadap rakyatnya dan lingkungan yang menjadi sumber kehidupan kami,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.

 

Tim Awak Media akan terus memantau perkembangan kasus ini dan mengawal aspirasi masyarakat Ketapang hingga mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

 

 

Reporter: Teguh

Editor: Redaksi

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran Pil Ekstasi di Tempat Hiburan Malam

    Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran Pil Ekstasi di Tempat Hiburan Malam

    • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis pil ekstasi di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial IH alias Ilham (33), warga Rantau Selatan, diamankan petugas di salah satu tempat hiburan malam. Minggu (29/03/2026) Penangkapan dilakukan pada Minggu 29 Maret 2026 sekitar pukul 01.00 WIB di Tempat Hiburan […]

  • Kapolresta Pontianak Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2025

    Kapolresta Pontianak Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2025

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Pontianak, Polda Kalbar – Kapolresta Pontianak Kombes Pol Suyono, S.I.K., S.H., M.H. memimpin langsung upacara peringatan Hari Juang Polri Tahun 2025, Kamis pagi (21/8/2025).   Upacara yang semula direncanakan digelar di lapangan Mapolresta Pontianak, terpaksa dipindahkan ke aula Polresta Pontianak karena kondisi cuaca hujan. Kendati demikian, kegiatan tetap berlangsung khidmat dan penuh makna. […]

  • Skandal Perbatasan di Meranti, Along Disebut Pemasok Utama Barang Ilegal dari Malaysia!

    Skandal Perbatasan di Meranti, Along Disebut Pemasok Utama Barang Ilegal dari Malaysia!

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 586
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Kepulauan Meranti – RIAU (Kamis, 28 Agustus 2025) — Dugaan praktik penyelundupan barang ilegal dari Malaysia ke wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali mencuat ke permukaan. Seorang pengusaha lokal yang dikenal dengan sapaan Along Lintas Batas disebut-sebut menjadi pemasok utama sejumlah komoditas ilegal, mulai dari sembako hingga minuman beralkohol, yang didatangkan langsung dari negeri […]

  • Menindak Lanjuti temuan di Desa Kampung Baru Masa jabatan PJ AS Kepala Inspektorat akan tindak lanjuti

    Menindak Lanjuti temuan di Desa Kampung Baru Masa jabatan PJ AS Kepala Inspektorat akan tindak lanjuti

    • calendar_month Jum, 12 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Hasil dari Komfirmasi Awak Media Indo- sight.com terkait temuan di Desa Kampung Baru Kecamatan Bilah Barat Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatra Utara,kepada kepala Inspektorat Kabupaten Labuhanbatu Ahlan Taruna Ritonga Akan di tindak Lanjuti Oleh Irban. Juma’at 12/9/ 2025. Temuan Awak Media yang Ada di Desa Kampung Baru  : 1) Dana Silva Tahun 2024 Sebesar […]

  • Aktivitas Mencurigakan di Gudang Nusapati: Diduga Simpan CPO dan Solar Tanpa Izin Resmi

    Aktivitas Mencurigakan di Gudang Nusapati: Diduga Simpan CPO dan Solar Tanpa Izin Resmi

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|Mempawah, Kalimantan Barat — 31 Juli| 2025Dugaan aktivitas ilegal terkait penyimpanan dan distribusi Crude Palm Oil (CPO) serta bahan bakar jenis solar mencuat di kawasan Jalan Raya Ahmad Yani, Dusun Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah. Sebuah gudang mencurigakan yang berada persis di tepi jalan nasional tersebut menjadi sorotan publik setelah ditemukan tertutup rapat dan […]

  • Rapat Koordinasi Awal GTRA Kabupaten Labuhanbatu 2026 Digelar 

    Rapat Koordinasi Awal GTRA Kabupaten Labuhanbatu 2026 Digelar 

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Kabupaten Labuhanbatu sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam penataan aset dan penyelesaian konflik agraria di wilayah kabupaten Labuhanbatu. Rapat koordinasi yang berlangsung di ruang rapat Bupati Labuhanbatu jalan SM Raja Rantauprapat, Jum’at 23/1/2026 ini dihadiri oleh unsur pimpinan Forkopimda, […]

expand_less