Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kapolda Kalbar Menolak Segala Bentuk Kompromi Terhadap Aktivitas PETI, 31 Kasus Diungkap 

  • account_circle Gugun*
  • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
  • visibility 136
  • comment 0 komentar

Indo-Sight.com | Pontianak – Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, menegaskan komitmennya untuk tidak memberikan ruang bagi aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Kalimantan Barat. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers akhir tahun 2025 yang digelar di Mapolda Kalbar, Rabu siang (31/12/2025).

Dengan nada bicara yang tegas, jenderal bintang dua ini menepis anggapan bahwa tambang emas ilegal dilakukan masyarakat semata-mata demi memenuhi kebutuhan dasar atau “urusan perut”

 

Irjen Pipit menyoroti penggunaan alat berat seperti ekskavator dalam aktivitas PETI sebagai bukti bahwa pelaku utama pertambangan ilegal adalah orang-orang bermodal besar.

 

“Mengirim peralatan semua pakai ekskavator. Jadi saya tidak percaya dengan kata-kata orang. Orang yang melakukan penambangan (dengan alat berat) itu adalah orang kaya. Kalau orang kaya mengaku miskin, itu adalah serakah, dia tidak puas,” tegas Kapolda di hadapan awak media.

 

Ia menambahkan, dalih urusan perut adalah kebohongan jika di baliknya terdapat mobilisasi alat berat yang memerlukan biaya besar. Ia membandingkan kondisi tersebut dengan petani yang bersyukur meski berpendapatan kecil.

 

Selain masalah hukum, Kapolda sangat mengkhawatirkan dampak kerusakan lingkungan jangka panjang. Penggunaan bahan kimia berbahaya seperti sianida dan merkuri dalam proses tambang emas ilegal mengancam kesehatan masyarakat yang mengonsumsi ikan dan air dari aliran sungai.

 

“Bayangkan makan ikan yang di dalamnya ada kandungan sianida dan merkuri. Berapa anak-anak kita yang stunting? Stunting itu bukan hanya badannya, otaknya juga ikut stunting. Inilah mengapa saya perintahkan anggota untuk melakukan penegakan hukum,” ujarnya.

 

Ia juga menyoroti kerusakan struktur tanah yang dibalik secara paksa, sehingga lahan subur (topsoil) hilang dan tidak bisa lagi ditanami komoditas produktif seperti jagung atau kedelai.

 

Kapolda juga mengibaratkan risiko kerusakan bawah tanah Kalbar dengan tragedi Lapindo jika pengerukan liar terus dibiarkan. Baginya, melindungi alam adalah tanggung jawab moral kepada Tuhan dan generasi mendatang.

 

“Saya tidak peduli jika di-framing sebagai oknum yang melindungi penjahat. Yang penting niat saya sudah sampaikan di hadapan Allah SWT. Barang milik Tuhan di dalam perut bumi itu diganggu-ganggu, pertanyaannya itu hanya memperkaya berapa orang saja,” pungkasnya.

 

Pihaknya memastikan akan tetap keras menolak segala bentuk kompromi terhadap aktivitas PETI demi menjaga keselamatan ekosistem dan masa depan masyarakat Kalimantan Barat.

 

Sementara itu beberapa waktu lalu.(29/12) Ditkrimsus Polda Kalbar memalui konferensi pers nya, Polda Kalbar berhasil mengungkap 31 Kasus PETI Selama Juli–Desember 2025, Sepuluh orang telah ditetapkan Tersangka.

 

Dalam konferensi pers tersebut, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalbar, AKBP Prinanto, menjelaskan bahwa selama enam bulan terakhir aparat kepolisian telah menangani sedikitnya 31 perkara PETI yang tersebar di sejumlah kabupaten di Kalimantan Barat.

 

“Selama enam bulan terakhir, mulai Juli sampai Desember 2025, pengungkapan kasus PETI terus dilakukan dan para tersangka sudah ditetapkan,” kata Prinanto di hadapan awak media. Senin (29/2025).

 

Di tempat yang sama Kabagbinopsnal Ditkrimsus Polda Kalbar AKBP Ya Muhammad Ilyas membenarkan pengungkapan kasus tersebut

 

“Sepuluh tersangka yang ditangani langsung oleh Polda Kalbar masing-masing berinisial S, A, SY, LH, ZI, AT, YS, AG, DH, dan N,” ujar Ilyas. Perkara-perkara itu teregister dalam Laporan Polisi Nomor 367 Romawi Tahun 2025.

 

 

Humas Polda Kalbar

Red/Gun*

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Labuhanbatu Launching Warung Polri Presisi, Wujud Nyata Polri Hadir untuk Masyarakat

    Kapolres Labuhanbatu Launching Warung Polri Presisi, Wujud Nyata Polri Hadir untuk Masyarakat

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., melaksanakan launching Warung Polri Presisi Polres Labuhanbatu yang digelar di depan Lapangan Ika Bina Rantauprapat, Jalan MH. Thamrin, Rantauprapat. (10/4/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Labuhanbatu Ny. Fida Wahyu Endrajaya, para Pejabat Utama Polres Labuhanbatu, serta masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari […]

  • Polsek Aek Natas  Laksanakan Minggu Kasih Bersama Jemaat HKBP Aek Natas

    Polsek Aek Natas  Laksanakan Minggu Kasih Bersama Jemaat HKBP Aek Natas

    • calendar_month Ming, 28 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labura – Polsek Aek Natas melaksanakan kegiatan Minggu Kasih pada Minggu (28/9/2025) pukul 10.00 WIB bertempat di halaman Gereja HKBP Aek Natas, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Kegiatan yang digelar sebagai bentuk kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat ini dihadiri langsung oleh personel Polsek Aek Natas bersama jemaat gereja. Dalam kesempatan tersebut, […]

  • Kapolres Kubu Raya Apresiasi Laskar Pemuda Melayu dalam Sidang Lapangan Sengketa Lahan PT AAN di Rasau Jaya

    Kapolres Kubu Raya Apresiasi Laskar Pemuda Melayu dalam Sidang Lapangan Sengketa Lahan PT AAN di Rasau Jaya

    • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 2.295
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com| Kubu Raya, Kalimantan Barat, 23 Mei 2025|Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika S.I.K, memberikan apresiasi tinggi kepada ratusan anggota Laskar Pemuda Melayu (LPM) Kalimantan Barat atas partisipasi mereka dalam mengawal jalannya sidang lapangan sengketa lahan antara warga dan PT Agro Alam Nusantara (AAN) yang berlangsung di Desa Rasau Jaya Umum, Kecamatan Rasau Jaya, […]

  • Polres Labuhanbatu Tangkap 4 Orang Pelaku Cabul

    Polres Labuhanbatu Tangkap 4 Orang Pelaku Cabul

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 566
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap kasus tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara. Dalam pengungkapan ini, polisi menetapkan dan menangkap 4 orang tersangka, salah satunya merupakan ayah kandung korban sendiri. Kamis (2/10/25). Kapolres Labuhanbatu, AKBP Choky Sentosa Meliala, […]

  • Wujudkan ketahanan Pangan Bupati dan Wabup Labuhanbatu Ikuti Launching GPM Serentak se-Inndonesia

    Wujudkan ketahanan Pangan Bupati dan Wabup Labuhanbatu Ikuti Launching GPM Serentak se-Inndonesia

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Indo-sight.com / Labuhanbatu – Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM bersama Wakil Bupati H. Jamri, ST mengikuti launching Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak se-Indonesia melalui Video Conference (Vidcon) yang dipusatkan di Halaman Kantor Camat Rantau Utara, Jalan Binaraga Rantauprapat, Sabtu (30/08). Selain Bupati dan Wakil […]

  • Proyek GI 150 KV Ambawang Diduga Sarat Pelanggaran: Awak Media Diduga Membekingi Proyek, Papan Proyek Tak Cantumkan Anggaran, PLN Diminta Transparan

    Proyek GI 150 KV Ambawang Diduga Sarat Pelanggaran: Awak Media Diduga Membekingi Proyek, Papan Proyek Tak Cantumkan Anggaran, PLN Diminta Transparan

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|Kubu Raya, Kalbar — 28 Juli 2025|Proyek pembangunan Gardu Induk (GI) 150 KV Ambawang New 60 MVA dan 2 PHI Siantan–Tayan milik PT PLN (Persero) yang berlokasi di Desa Durian, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, diduga sarat pelanggaran. Sorotan publik kini mengarah pada ketidaktransparanan anggaran dan indikasi pelanggaran etik oleh oknum awak media yang […]

expand_less