Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kapolda Kalbar Menolak Segala Bentuk Kompromi Terhadap Aktivitas PETI, 31 Kasus Diungkap 

  • account_circle Gugun*
  • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
  • visibility 88
  • comment 0 komentar

Indo-Sight.com | Pontianak – Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, menegaskan komitmennya untuk tidak memberikan ruang bagi aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Kalimantan Barat. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers akhir tahun 2025 yang digelar di Mapolda Kalbar, Rabu siang (31/12/2025).

Dengan nada bicara yang tegas, jenderal bintang dua ini menepis anggapan bahwa tambang emas ilegal dilakukan masyarakat semata-mata demi memenuhi kebutuhan dasar atau “urusan perut”

 

Irjen Pipit menyoroti penggunaan alat berat seperti ekskavator dalam aktivitas PETI sebagai bukti bahwa pelaku utama pertambangan ilegal adalah orang-orang bermodal besar.

 

“Mengirim peralatan semua pakai ekskavator. Jadi saya tidak percaya dengan kata-kata orang. Orang yang melakukan penambangan (dengan alat berat) itu adalah orang kaya. Kalau orang kaya mengaku miskin, itu adalah serakah, dia tidak puas,” tegas Kapolda di hadapan awak media.

 

Ia menambahkan, dalih urusan perut adalah kebohongan jika di baliknya terdapat mobilisasi alat berat yang memerlukan biaya besar. Ia membandingkan kondisi tersebut dengan petani yang bersyukur meski berpendapatan kecil.

 

Selain masalah hukum, Kapolda sangat mengkhawatirkan dampak kerusakan lingkungan jangka panjang. Penggunaan bahan kimia berbahaya seperti sianida dan merkuri dalam proses tambang emas ilegal mengancam kesehatan masyarakat yang mengonsumsi ikan dan air dari aliran sungai.

 

“Bayangkan makan ikan yang di dalamnya ada kandungan sianida dan merkuri. Berapa anak-anak kita yang stunting? Stunting itu bukan hanya badannya, otaknya juga ikut stunting. Inilah mengapa saya perintahkan anggota untuk melakukan penegakan hukum,” ujarnya.

 

Ia juga menyoroti kerusakan struktur tanah yang dibalik secara paksa, sehingga lahan subur (topsoil) hilang dan tidak bisa lagi ditanami komoditas produktif seperti jagung atau kedelai.

 

Kapolda juga mengibaratkan risiko kerusakan bawah tanah Kalbar dengan tragedi Lapindo jika pengerukan liar terus dibiarkan. Baginya, melindungi alam adalah tanggung jawab moral kepada Tuhan dan generasi mendatang.

 

“Saya tidak peduli jika di-framing sebagai oknum yang melindungi penjahat. Yang penting niat saya sudah sampaikan di hadapan Allah SWT. Barang milik Tuhan di dalam perut bumi itu diganggu-ganggu, pertanyaannya itu hanya memperkaya berapa orang saja,” pungkasnya.

 

Pihaknya memastikan akan tetap keras menolak segala bentuk kompromi terhadap aktivitas PETI demi menjaga keselamatan ekosistem dan masa depan masyarakat Kalimantan Barat.

 

Sementara itu beberapa waktu lalu.(29/12) Ditkrimsus Polda Kalbar memalui konferensi pers nya, Polda Kalbar berhasil mengungkap 31 Kasus PETI Selama Juli–Desember 2025, Sepuluh orang telah ditetapkan Tersangka.

 

Dalam konferensi pers tersebut, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalbar, AKBP Prinanto, menjelaskan bahwa selama enam bulan terakhir aparat kepolisian telah menangani sedikitnya 31 perkara PETI yang tersebar di sejumlah kabupaten di Kalimantan Barat.

 

“Selama enam bulan terakhir, mulai Juli sampai Desember 2025, pengungkapan kasus PETI terus dilakukan dan para tersangka sudah ditetapkan,” kata Prinanto di hadapan awak media. Senin (29/2025).

 

Di tempat yang sama Kabagbinopsnal Ditkrimsus Polda Kalbar AKBP Ya Muhammad Ilyas membenarkan pengungkapan kasus tersebut

 

“Sepuluh tersangka yang ditangani langsung oleh Polda Kalbar masing-masing berinisial S, A, SY, LH, ZI, AT, YS, AG, DH, dan N,” ujar Ilyas. Perkara-perkara itu teregister dalam Laporan Polisi Nomor 367 Romawi Tahun 2025.

 

 

Humas Polda Kalbar

Red/Gun*

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • CV. Lestari Jaya Abadi Klarifikasi Isu Perdagangan Buah Impor Ilegal: Indra Soeprianto Tegaskan Tidak Benar dan Tidak Berdasar

    CV. Lestari Jaya Abadi Klarifikasi Isu Perdagangan Buah Impor Ilegal: Indra Soeprianto Tegaskan Tidak Benar dan Tidak Berdasar

    • calendar_month Jum, 25 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|Pontianak, Jum’at, 25 Juli 2025 — Menanggapi sejumlah pemberitaan di beberapa media online yang menyebut keterlibatan CV. Lestari Jaya Abadi dalam perdagangan buah impor ilegal asal Malaysia, pihak perusahaan menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak berdasar. Indra Soeprianto, salah satu pengurus gudang buah milik CV. Lestari Jaya Abadi yang berlokasi di Jalan Tanjungpura, […]

  • Alhamdulillah ucap syukur Husen Siregar di beri surat Panggilan Ke Polres Tapanuli Selatan

    Alhamdulillah ucap syukur Husen Siregar di beri surat Panggilan Ke Polres Tapanuli Selatan

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Tapsel – Ucap syukur kepada Allah SWT dan ucapan Terimakasi Kepada Polres Resort Tapanuli Setan (Tapsel) yang telah menerima surat Pengaduan Husen Siregar terkait selama 2 Tahun Gaji Honornya tidak di Bayar Kepala Desa Janji Manahan Gul  Ali Nurtaman Dalimunthe. Senin 9/3/2026 Nomor Surat Panggilan Polres Tapsel.B/526  /Res.3.5/III/2026/Reskrim Prihal ,undangan klarifikasi dan pemberitahuan […]

  • Polantas Menyapa, Sat Lantas Polres Labuhanbatu Ajak Karyawan PT. PNM Terapkan Tertib Berlalu Lintas dan Safety Riding

    Polantas Menyapa, Sat Lantas Polres Labuhanbatu Ajak Karyawan PT. PNM Terapkan Tertib Berlalu Lintas dan Safety Riding

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 443
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Dalam rangka menciptakan kesadaran berlalu lintas dan meningkatkan keselamatan berkendara, Sat Lantas Polres Labuhanbatu menggelar kegiatan Polantas Menyapa dengan tema “Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas dan Safety Riding” kepada karyawan PT. PNM Rantauprapat Cabang Pematang Siantar, Sabtu (11/10/2025). Kegiatan berlangsung di Aula dan Lapangan Hotel Permata Land, Jalan Jendral Ahmad Yani, Rantauprapat, […]

  • Yuliansyah Turun ke Desa, Serap Aspirasi Masyarakat Terentang Kubu Raya!

    Yuliansyah Turun ke Desa, Serap Aspirasi Masyarakat Terentang Kubu Raya!

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Kubu Raya, Kalbar — Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Barat I, Yuliansyah, S.E., melaksanakan kegiatan reses di Dusun Sido Asri, Desa Sungai Radak Satu, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, pada Sabtu, 20 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda konstitusional wakil rakyat dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus melakukan pengawasan terhadap implementasi […]

  • Mengukir Prestasi SMKN 1 Rantau Utara Raih juara 1 turnamen sepak bola ULB Cup Tahun 2025 di stadion Binaraga

    Mengukir Prestasi SMKN 1 Rantau Utara Raih juara 1 turnamen sepak bola ULB Cup Tahun 2025 di stadion Binaraga

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 504
    • 0Komentar

    Indo-sight.com l Labuhanbatu – Mengukir prestasi yang gemilang Grup sepak.Bola Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN 1) Rantau utara Meraih juara Pertama (1) di turnamen Universitas Labuhanbatu (ULB) tahun 2025 yang di gelar  Pada tanggal 3 – 30 Oktober  Tahun 2025. Jumat 31/10/2025. Turamen ULB di ikuti seluruh sekolah SMA,SMK se – kabupaten Labuhanbatu untuk mencari […]

  • Diduga Langgar Ketentuan Transparansi, Plang Proyek Drainase Baru Terpasang Setelah Viral di Medsos!

    Diduga Langgar Ketentuan Transparansi, Plang Proyek Drainase Baru Terpasang Setelah Viral di Medsos!

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | KUBU RAYA — (11 November 2025) Pekerjaan proyek rehabilitasi drainase di Dusun 4 Kenanga, Desa Pal IX, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, menuai keluhan dari warga sekitar. Proyek yang mulai dikerjakan pada 23 September 2025 ini dinilai berjalan lamban dan mengganggu akses jalan masyarakat. Seorang warga berinisial M mengungkapkan keresahannya saat ditemui […]

expand_less