Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kodaeral XII Bersama Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal Senilai Rp50 Miliar di Pelabuhan Dwikora!

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 11 Des 2025
  • visibility 100
  • comment 0 komentar

Indo-sight.com | Pontianak, TNI AL, Kodaeral XII — Tim gabungan yang terdiri dari Kodaeral XII, Bea Cukai Kanwil Kalbagbar, Bea Cukai Pontianak, Satgas A BAIS TNI, dan PT Pelindo Dwikora Pontianak berhasil menggagalkan penyelundupan besar-besaran rokok ilegal impor asal Kamboja melalui Pelabuhan Internasional Dwikora Pontianak, Kamis (11/12).

Konferensi pers dihadiri Pangkoarmada RI Laksdya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., Dirjen Bea dan Cukai Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama, Dankodaeral XII, Laksda TNI Sawa, S.E., M.M., CIQar., beserta Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat, dan perwakilan instansi terkait dan awak media nasional maupun lokal.

 

Dirjen Bea dan Cukai dalam sambutannya menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bukti nyata kerja sama erat antara Bea Cukai, TNI Angkatan Laut, dan BAIS TNI dalam memerangi penyelundupan lintas negara. Beliau menyampaikan apresiasi atas peran aktif Kodaeral XII dalam pemantauan, pendalaman intelijen, dan pengamanan di lapangan.

 

Pangkoarmada RI juga menekankan bahwa operasi gabungan ini merupakan wujud keseriusan TNI AL dalam menjaga keamanan laut. Beliau mengungkap bahwa penyelundupan rokok ilegal ini berkaitan dengan jaringan terorganisir yang bergerak dari Kamboja, melalui Singapura, dan masuk ke Pontianak dengan dokumen fiktif.

 

Pangkoarmada RI menyoroti bahwa sebelumnya, pada Agustus 2025, Kodaeral XII dan Bea Cukai Kalbagbar telah menggagalkan penyelundupan 10 kontainer ballpress ilegal asal Malaysia. Dua pengungkapan besar ini menunjukkan bahwa jalur laut di Kalbar merupakan area yang rawan dan membutuhkan pengawasan intensif.

 

“Koarmada RI bersama jajarannya berkomitmen penuh menindak tegas setiap bentuk penyelundupan di laut. Ini sejalan dengan arahan Presiden RI dalam agenda Asta Cita yang menekankan pentingnya penegakan hukum dan perlindungan ekonomi nasional,” tegas Pangkoarmada RI.

 

Keberhasilan ini berawal dari informasi adanya upaya pemasukan rokok ilegal melalui kontainer. Kemudian dilakukan pendalaman sehingga diperoleh temuan dua kontainer mencurigakan yang telah berada di pelabuhan sejak 7 November namun tidak pernah diurus hingga lebih dari tiga minggu. Selain itu, perusahaan penerima yang tercantum dalam dokumen diketahui beralamat fiktif.

 

Hasil pemeriksaan menemukan bahwa kedua kontainer yang sebelumnya dilaporkan sebagai muatan furniture ternyata berisi kurang lebih 20,3 juta batang rokok ilegal berbagai merek impor dari Kamboja. Dari hasil penghitungan awal, nilai barang tersebut diperkirakan mencapai Rp50,648 miliar, dengan potensi kerugian negara dari sisi cukai dan pajak mencapai Rp34,847 miliar. Temuan ini sekaligus menegaskan bahwa upaya penyelundupan dilakukan secara terorganisir dengan modus manipulasi dokumen dan penyamaran penerima.

 

Keberhasilan operasi ini tidak lepas dari sinergitas kuat antarinstansi dalam melaksanakan pengawasan di pelabuhan internasional. Kodaeral XII menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen TNI Angkatan Laut dalam mendukung program pemerintah memberantas penyelundupan serta menjaga stabilitas ekonomi nasional. Selanjutnya, seluruh barang bukti dan proses penyidikan ditangani oleh Bea Cukai Kanwil Kalbagbar selaku penyidik yang berwenang sesuai Undang-Undang Kepabeanan dan Cukai.

 

Dengan adanya penindakan ini, diharapkan masyarakat dan pelaku usaha semakin memahami bahwa pemerintah dan TNI AL tidak akan memberi ruang bagi peredaran barang ilegal yang merugikan negara serta mengganggu perekonomian nasional.

 

(Dispen Kodaeral XII)

Red/Gun*

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Kali Addendum, Proyek Jalan Pelang–Kepuluk Rp13 Miliar Belum Rampung, Publik Pertanyakan Pengawasan Dinas!

    Dua Kali Addendum, Proyek Jalan Pelang–Kepuluk Rp13 Miliar Belum Rampung, Publik Pertanyakan Pengawasan Dinas!

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com | Ketapang, Kalimantan Barat – Proyek peningkatan Jalan Pelang–Kepuluk di Kabupaten Ketapang dengan pagu anggaran Rp13.258.800.000 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Ketapang terancam mangkrak. Hingga akhir Februari 2026, pekerjaan yang dianggarkan Tahun 2025 itu belum juga rampung dan tercatat telah mengalami dua kali perpanjangan […]

  • Kapolres Labuhanbatu Tinjau Kesiapan Dapur Umum SPPG Kemala Bhayangkari di Labura

    Kapolres Labuhanbatu Tinjau Kesiapan Dapur Umum SPPG Kemala Bhayangkari di Labura

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Indo-sight.com l Labuhanbatu – Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala, S.I.K., S.H., M.H., meninjau secara langsung Dapur Umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemala Bhayangkari Polres Labuhanbatu, yang berlokasi di Jalan Jend. Sudirman, Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Selasa (28/10/2025). Kedatangan Kapolres bersama rombongan disambut oleh petugas dapur SPPG dan perwakilan BGN […]

  • WARGA DAMBAKAN PERBAIKAN PUSKESMAS YANG KURANG LAYAK DEMI PELAYANAN KESEHATAN YANG LEBIH BAIK

    WARGA DAMBAKAN PERBAIKAN PUSKESMAS YANG KURANG LAYAK DEMI PELAYANAN KESEHATAN YANG LEBIH BAIK

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Kapuas hulu – Sebagian Masyarakat di Wilayah desa Bunut hilir, Kecamatan Bunut hilir berharap besar terhadap instansi Pemerintah daerah, Propinsi maupun tingkat Pusat segera melakukan perbaikan terhadap bangunan Puskesmas untuk Pasien rawat inap yang berada di Puskesmas desa Bunut hilir saat ini dinilai “kurang layak”. Keberadaan Kondisi gedung yang sudah tua dan terlalu lama dan […]

  • Pangdam XII/Tpr Sambut Kedatangan Pangkoarmada I

    Pangdam XII/Tpr Sambut Kedatangan Pangkoarmada I

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Indo- Sight.com|Kubu Raya – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, S.Sos., M.Si., menyambut kedatangan Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Fauzi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., M.Han. Di VIP Room Pemda, Bandara Supadio, Kubu Raya, Senin (16/6/2025).   Turut menyambut, Wakil Gubernur Kalbar, Danlanud Supadio, Wakapolda Kalbar, Danlantamal XII Pontianak, Asisten Pidana Militer Kejati Kalbar dan […]

  • Warga Bunut Hilir Dambakan Perbaikan Jalan Poros: Infrastruktur Kayu Ulin Mulai Membahayakan Keselamatan

    Warga Bunut Hilir Dambakan Perbaikan Jalan Poros: Infrastruktur Kayu Ulin Mulai Membahayakan Keselamatan

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Kapuas Hulu – Kondisi jalan poros yang menghubungkan antar desa di Kecamatan Bunut Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, kian memprihatinkan. Warga setempat mendesak pemerintah daerah melalui instansi terkait agar segera melakukan perbaikan infrastruktur, terutama pada akses jalan utama yang berada tepat di dekat Kantor Camat Bunut Hilir. Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa badan jalan […]

  • Diduga Pelangsiran Solar Subsidi di SPBU 64.781.06 Pontianak, Truk Tanpa Pelat dan Puluhan Jerigen Jadi Sorotan!

    Diduga Pelangsiran Solar Subsidi di SPBU 64.781.06 Pontianak, Truk Tanpa Pelat dan Puluhan Jerigen Jadi Sorotan!

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Pontianak, Kalbar – Aktivitas pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar di SPBU 64.781.06 yang berlokasi di Jalan Budi Utomo, kawasan Bundaran Kota Baru, Kecamatan Pontianak Kota, menjadi sorotan publik. Dugaan praktik pelangsiran solar subsidi menggunakan puluhan jerigen mencuat setelah adanya laporan warga terkait aktivitas pengisian pada Senin (23/2) sekitar pukul 05.00 […]

expand_less