Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kasus Pengeroyokan Jurnalis di Melawi, Polisi Dinilai Tak Serius Tangani Laporan!

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
  • visibility 243
  • comment 0 komentar
Indo-sight.com I Malawi Kalbar – Visum dan Saksi Lengkap, Penetapan Tersangka Kasus Joni Julianto Belum Jelas!
Sorotan Publik: Penanganan Dugaan Pengeroyokan Wartawan Tersendat di Polres Melawi!
Kuasa Hukum Kritik Penyidik: Kasus Pengeroyokan Jurnalis Diduga Diulur-ulur!
Visum Lengkap, Kasus Pengeroyokan Jurnalis Joni Julianto Dinilai Tersendat di Polres Melawi
Melawi | Kalbar, 20 September 2025 — Penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap jurnalis Jejakdigitalnews.com, Joni Julianto, yang terjadi di Pasar Laja, Desa Paal, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, kini menuai sorotan. Meski laporan telah dilengkapi dengan visum et repertum serta keterangan saksi, proses penyidikan di Satreskrim Polres Melawi dinilai berjalan lamban.
Joni, korban sekaligus pelapor, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja penyidik. Menurutnya, pihak kepolisian terkesan mengulur waktu dalam penanganan kasus yang ia alami.
“Saya sudah memberikan keterangan sebagai korban, menghadirkan saksi, menyerahkan bukti, bahkan hasil visum pun sudah ada. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan siapa yang ditetapkan tersangka,” ujar Joni saat dikonfirmasi media ini melalui WhatsApp, Sabtu (20/9/2025).
Kuasa hukum korban, Hartani S.H., turut menyoroti lambannya proses hukum. Ia menilai unsur formil dan materil sebagaimana dimaksud dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) sudah terpenuhi.
“Dalam video yang beredar, para pelaku terlihat jelas. Ini bukan kasus ringan, ini pengeroyokan yang berpotensi masuk kategori Pasal 170 KUHP tentang tindak pidana pengeroyokan yang dilakukan secara bersama-sama di muka umum, dengan ancaman pidana maksimal lima tahun enam bulan penjara. Penyidik seharusnya segera menetapkan tersangka,” tegas Hartani.
Lebih lanjut ia menambahkan, “Keterlambatan berpotensi menimbulkan spekulasi adanya intervensi. Jika aparat penegak hukum tidak bertindak cepat, kepercayaan publik bisa runtuh.”
Peristiwa pengeroyokan dialami Joni pada Sabtu malam, 30 Agustus 2025. Akibat aksi tersebut, Joni mengalami luka memar, sesak napas, serta cedera retak pada kaki hingga harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Laporan resmi kemudian dibuat oleh istrinya, Maryam, dengan didampingi kuasa hukum pada malam yang sama.
Maryam mendesak agar aparat bertindak cepat,
“Kami hanya minta keadilan. Setelah semua bukti diberikan, mengapa penetapan tersangka belum juga dilakukan? Jangan sampai pelaku melarikan diri atau menghilangkan barang bukti,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., M.Tr.Opsla belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus tersebut. Saat dikonfirmasi, ia menyarankan agar awak media menanyakan langsung kepada Kasat Reskrim Polres Melawi.
Kasus ini kini menjadi perhatian komunitas jurnalis di Kalimantan Barat. Banyak pihak menilai penanganan yang berlarut-larut bukan hanya berisiko mencoreng citra kepolisian, tetapi juga dapat menjadi ancaman terhadap kebebasan pers yang dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Meski demikian, sesuai prinsip praduga tak bersalah sebagaimana diatur dalam Pasal 8 ayat (1) Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman, setiap orang yang diduga melakukan tindak pidana tidak dapat dianggap bersalah sebelum adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
Redaksi juga membuka ruang bagi pihak-pihak terkait untuk menyampaikan klarifikasi ataupun hak jawab guna menjaga keberimbangan informasi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
sumber : Korban (Pengeroyokan)
Reporter: Julip Effendi)
Red/Tim‎
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Korban Penganiayaan, Seorang Petani di Kuansing Tewas Bersimbah Darah

    Diduga Korban Penganiayaan, Seorang Petani di Kuansing Tewas Bersimbah Darah

    • calendar_month Kam, 18 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 430
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Kuantan Singingi, Riau – Kamis, 18 September 2025|Peristiwa tragis menggemparkan warga Desa Muara Tobek, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi. Seorang petani berinisial AL (33) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam, Kamis (18/9/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Kapolres Kuantan Singingi, AKBP R. Ricky Pratidiningrat, S.I.K., […]

  • Ketua TP PKK Labuhanbatu  Wanjuma Jamri, ST, hadiri pringatan HKG ke 53 

    Ketua TP PKK Labuhanbatu  Wanjuma Jamri, ST, hadiri pringatan HKG ke 53 

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Indo.sight.com I Labuhanbatu – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten menggelar peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Kegiatan yang berlangsung pada Senin 8/12/ 2025 di Aula asrama haji Ujung Bandar ini menjadi momentum penting untuk mempertegas kembali peran PKK sebagai salah satu lembaga mitra pemerintah dalam pemberdayaan […]

  • Camat  bersama Bunda PAUD kecamatan Bilah Barat dampingi Bunda PAUD Labuhanbatu Hadiri Acara Ketahanan Pangan usia Dini di Kebun SMK2  Rantau Utara

    Camat  bersama Bunda PAUD kecamatan Bilah Barat dampingi Bunda PAUD Labuhanbatu Hadiri Acara Ketahanan Pangan usia Dini di Kebun SMK2  Rantau Utara

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Camat M.Noor Puttra BF bersama Bunda PAUD Kecamatan Bilah Barat dampingi Bunda PAUD Labuhanbatu  Hadiri Acara Ketahanan Pangan usia Dini yang di Gelar Halaman  Kebun  SMK 2 KecMatan Rantau Utara  Jumat 3/10/2025. Dalam Acara Program.Pemerintah Ketahanan Pangan  usia Dini yang di Hadiri Bunda PAUD Labuhanbatu juga Bupati Labuhanbatu Dr Hj Maya […]

  • Isu Keamanan Air Upas Memanas, Pengamat Minta Mahasiswa Lebih Cermat Tentukan Sasaran Aksi!

    Isu Keamanan Air Upas Memanas, Pengamat Minta Mahasiswa Lebih Cermat Tentukan Sasaran Aksi!

    • calendar_month Sel, 28 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | PONTIANAK – Pengamat hukum dan kebijakan publik, Dr. Herman Hofi Munawar, menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian mahasiswa yang mengangkat isu keamanan di Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang. Namun, di sisi lain, ia juga memberikan catatan kritis terkait arah dan efektivitas aksi yang dilakukan. Pernyataan tersebut disampaikan Herman Hofi kepada awak media pada Selasa, 27 […]

  • BNNP Kalbar Klarifikasi “Penggerebekan” di Hotel Garuda: Itu Deteksi Dini, Bukan Operasi Penindakan!

    BNNP Kalbar Klarifikasi “Penggerebekan” di Hotel Garuda: Itu Deteksi Dini, Bukan Operasi Penindakan!

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | PONTIANAK, KALBAR — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Barat menegaskan bahwa kegiatan yang sempat diberitakan sebagai penggerebekan di salah satu tempat hiburan di Kota Pontianak bukanlah operasi penindakan, melainkan bagian dari agenda deteksi dini penyalahgunaan narkoba yang rutin dilakukan di wilayah tersebut. Kepala Bagian Umum BNNP Kalbar, Tri Tjahyono, menjelaskan bahwa kegiatan […]

  • Dr. Herman Hofi Munawar Kritik KPK: Ketua DPRD Tak Miliki Otoritas Eksekusi Anggaran Proyek Daerah

    Dr. Herman Hofi Munawar Kritik KPK: Ketua DPRD Tak Miliki Otoritas Eksekusi Anggaran Proyek Daerah

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|MEMPAWAH — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mempawah bersama dua aparatur sipil negara (ASN) dari Kementerian Keuangan dalam penyelidikan dugaan penyimpangan proyek peningkatan jalan milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mempawah. Namun, langkah KPK ini menuai kritik dari kalangan akademisi. Pengamat kebijakan publik sekaligus […]

expand_less