Breaking News
light_mode
Trending Tags

Guru Dibentak Bupati Saat Kunker, Dr. Herman: Pemimpin Seharusnya Bangun Dialog, Bukan Ciptakan Ketakutan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
  • visibility 415
  • comment 0 komentar

Indo-sight.com|PONTIANAK – Sebuah video yang menunjukkan tindakan seorang bupati di Kalimantan Barat memarahi seorang guru di hadapan publik menjadi viral dan menuai kecaman luas. Dalam video tersebut, terlihat sang bupati melontarkan kemarahan secara emosional di hadapan sejumlah pejabat dan masyarakat, yang disebut-sebut sebagai bagian dari agenda kunjungan kerja di sekolah tersebut.

Tindakan tersebut dinilai tidak hanya merendahkan martabat guru sebagai tenaga pendidik, tetapi juga menciptakan efek domino negatif terhadap ekosistem pendidikan secara keseluruhan.

Dr. Herman Hofi Munawar, Pengamat Kebijakan Publik dan Akademisi di Pontianak, menilai bahwa sikap emosional kepala daerah di ruang publik terhadap guru merupakan tindakan keliru yang tidak mencerminkan etika kepemimpinan dalam dunia pendidikan.

“Ketika seorang bupati memarahi guru di depan umum, apalagi terekam dalam video dan menjadi konsumsi publik, maka yang dirusak bukan hanya mental guru itu sendiri, tapi juga wibawa profesi guru di mata siswa, orang tua, dan masyarakat luas,” ujar Dr. Herman dalam keterangannya kepada media ini, kamis (24/7).

Menurutnya, guru bukan sekadar pengajar di ruang kelas, tetapi juga agen pembentukan karakter generasi bangsa. Menyerang wibawa mereka di depan umum dapat menggerus kepercayaan diri dan motivasi dalam menjalankan tugas profesional. Akibatnya, kualitas pembelajaran pun ikut terdampak.

“Pemimpin yang baik seharusnya menjadi teladan dalam menggunakan komunikasi yang konstruktif, bukan memamerkan kekuasaan secara emosional di depan publik,” tambahnya.

Dr. Herman menjelaskan bahwa dalam konteks pendidikan Indonesia yang sudah menghadapi banyak tantangan — mulai dari kesejahteraan guru yang belum layak, kesenjangan fasilitas pendidikan antarwilayah, hingga tekanan administratif — tindakan merendahkan guru di ruang publik merupakan bentuk kegagalan dalam membaca sensitivitas sosial dan psikologis.

“Sistem pendidikan kita sudah cukup berat. Apa yang dibutuhkan adalah dukungan moral dan institusional, bukan bentakan dan rasa takut. Ini justru memperparah krisis kepercayaan antara guru, orang tua, dan negara,” tegasnya.

Insiden ini, lanjut Dr. Herman, bukan sekadar soal etika individu, tetapi juga mencerminkan kualitas komunikasi birokrasi yang masih abai terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan profesionalisme.

“Pemimpin daerah harus menjadi agen perubahan yang berpihak pada perbaikan mutu pendidikan, bukan menciptakan suasana kerja yang intimidatif dan menjatuhkan moral aparatur, apalagi guru,” tutupnya.

Psikolog pendidikan menilai tindakan seperti ini dapat menciptakan ketidakstabilan emosional bagi guru dan lingkungan sekolah. Rasa takut yang ditimbulkan berdampak pada atmosfer belajar yang tidak kondusif, serta mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan.

Selain itu, tindakan tersebut memberikan contoh buruk kepada siswa bahwa kekuasaan dapat digunakan untuk mempermalukan orang lain di ruang publik, bertentangan dengan semangat pendidikan karakter yang selama ini digaungkan dalam kurikulum nasional.

Berbagai pihak, termasuk organisasi profesi guru, lembaga advokasi pendidikan, serta tokoh masyarakat, menyerukan agar kejadian ini menjadi momentum evaluasi terhadap pola komunikasi dan pendekatan pemerintah daerah terhadap persoalan pendidikan.

 

 

Sumber : Dr.Herman Hofi Law(Pengamat kebijakan Publik)
(*/Gun)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menunjang keharmonisan Rumah tangga dan memperhatikan Kesehatan BPBD Labuhanbatu Laksanakan Program Presiden RI  GATI dan TSG

    Menunjang keharmonisan Rumah tangga dan memperhatikan Kesehatan BPBD Labuhanbatu Laksanakan Program Presiden RI  GATI dan TSG

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Menunjang keharmonisan Rumah tangga dan memperhatikan Kesehatan BPBD Labuhanbatu Laksanakan Program Presiden RI  GATI dan TSG Indo-sight.com I Labuhanbatu – Bekerja tanpa Kenal lelah membantu tanpa Pamrih jaga kesehatan demi Melaksanakan Tugan dan memperhatikan keluarga itu di utamakan Personil BPBD Labuhanbatu. Dua Program Presiden RI Bapak Prabowo Subianto Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) dan Tes […]

  • Polres Ketapang Musnahkan Barang Bukti Sabu, Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba

    Polres Ketapang Musnahkan Barang Bukti Sabu, Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Ketapang – Polda Kalbar, Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Ketapang musnahkan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak total 73,2641 gram. Kegiatan pemusnahan berlangsung di aula Mapolres Ketapang, Jalan Brigjend Katamso Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang, pada Jumat pagi (22/08/2025).   “ Pemusnahan barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan tiga kasus tindak pidana […]

  • Polresta Pontianak dan Kodim 1207 Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Gangguan Kamtibmas

    Polresta Pontianak dan Kodim 1207 Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Gangguan Kamtibmas

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Indo-sight.com |Pontianak, Polda Kalbar – Polresta Pontianak bersama Kodim 1207 Pontianak menggelar patroli skala besar di wilayah Kota Pontianak, Senin (1/9).   Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas yang berkaitan dengan perkembangan situasi keamanan nasional yang saat ini sedang terjadi di Indonesia. Dalam patroli tersebut, aparat gabungan menyisir sejumlah titik strategis, […]

  • Rakor Lintas Ormas Kalbar, Soroti Dugaan Aksi Brutal WNA di Tumbang Titi, Ketapang Kalbar!

    Rakor Lintas Ormas Kalbar, Soroti Dugaan Aksi Brutal WNA di Tumbang Titi, Ketapang Kalbar!

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Pontianak, Kalbar — Perkumpulan Lintas Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) se-Kalimantan Barat menggelar rapat koordinasi (rakor) di Jalan Rahadi Oesman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Jumat (19/12/2025). Rapat ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penyampaian sikap bersama lintas ormas terhadap sejumlah isu kebangsaan dan kemanusiaan. Kegiatan yang digelar di kawasan Tanjung Ria tersebut dihadiri […]

  • Maraknya Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Desa Peniti, Sekadau: Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi dan Setoran ke Oknum APH

    Maraknya Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Desa Peniti, Sekadau: Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi dan Setoran ke Oknum APH

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 286
    • 0Komentar

    IndoSight.com|Sekadau, Kalimantan Barat – 31 Mei 2025|Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, semakin marak dan terkesan luput dari penindakan hukum. Praktik ilegal ini berlangsung hanya beberapa kilometer dari pusat kota Kabupaten Sekadau. Suara dentuman mesin dompeng milik para pekerja PETI terdengar hingga ke wilayah […]

  • Kuasa Hukum: Pemalsuan Laporan Dilakukan Sepihak oleh Pelaksana, Klien Kami Tak Cakap Hukum untuk Jalani Persidangan!

    Kuasa Hukum: Pemalsuan Laporan Dilakukan Sepihak oleh Pelaksana, Klien Kami Tak Cakap Hukum untuk Jalani Persidangan!

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|PONTIANAK — Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Rumah Sakit Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Pontianak, Kamis, 31 Juli 2025. Perkara yang teregister dengan nomor 22/Pid.Sus-TPK/2025/PN Ptk ini menjerat EM, Direktur CV Prima, sebagai konsultan pengawas proyek. EM didakwa menyebabkan kerugian negara senilai […]

expand_less