Breaking News
light_mode
Trending Tags

Guru Dibentak Bupati Saat Kunker, Dr. Herman: Pemimpin Seharusnya Bangun Dialog, Bukan Ciptakan Ketakutan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
  • visibility 402
  • comment 0 komentar

Indo-sight.com|PONTIANAK – Sebuah video yang menunjukkan tindakan seorang bupati di Kalimantan Barat memarahi seorang guru di hadapan publik menjadi viral dan menuai kecaman luas. Dalam video tersebut, terlihat sang bupati melontarkan kemarahan secara emosional di hadapan sejumlah pejabat dan masyarakat, yang disebut-sebut sebagai bagian dari agenda kunjungan kerja di sekolah tersebut.

Tindakan tersebut dinilai tidak hanya merendahkan martabat guru sebagai tenaga pendidik, tetapi juga menciptakan efek domino negatif terhadap ekosistem pendidikan secara keseluruhan.

Dr. Herman Hofi Munawar, Pengamat Kebijakan Publik dan Akademisi di Pontianak, menilai bahwa sikap emosional kepala daerah di ruang publik terhadap guru merupakan tindakan keliru yang tidak mencerminkan etika kepemimpinan dalam dunia pendidikan.

“Ketika seorang bupati memarahi guru di depan umum, apalagi terekam dalam video dan menjadi konsumsi publik, maka yang dirusak bukan hanya mental guru itu sendiri, tapi juga wibawa profesi guru di mata siswa, orang tua, dan masyarakat luas,” ujar Dr. Herman dalam keterangannya kepada media ini, kamis (24/7).

Menurutnya, guru bukan sekadar pengajar di ruang kelas, tetapi juga agen pembentukan karakter generasi bangsa. Menyerang wibawa mereka di depan umum dapat menggerus kepercayaan diri dan motivasi dalam menjalankan tugas profesional. Akibatnya, kualitas pembelajaran pun ikut terdampak.

“Pemimpin yang baik seharusnya menjadi teladan dalam menggunakan komunikasi yang konstruktif, bukan memamerkan kekuasaan secara emosional di depan publik,” tambahnya.

Dr. Herman menjelaskan bahwa dalam konteks pendidikan Indonesia yang sudah menghadapi banyak tantangan — mulai dari kesejahteraan guru yang belum layak, kesenjangan fasilitas pendidikan antarwilayah, hingga tekanan administratif — tindakan merendahkan guru di ruang publik merupakan bentuk kegagalan dalam membaca sensitivitas sosial dan psikologis.

“Sistem pendidikan kita sudah cukup berat. Apa yang dibutuhkan adalah dukungan moral dan institusional, bukan bentakan dan rasa takut. Ini justru memperparah krisis kepercayaan antara guru, orang tua, dan negara,” tegasnya.

Insiden ini, lanjut Dr. Herman, bukan sekadar soal etika individu, tetapi juga mencerminkan kualitas komunikasi birokrasi yang masih abai terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan profesionalisme.

“Pemimpin daerah harus menjadi agen perubahan yang berpihak pada perbaikan mutu pendidikan, bukan menciptakan suasana kerja yang intimidatif dan menjatuhkan moral aparatur, apalagi guru,” tutupnya.

Psikolog pendidikan menilai tindakan seperti ini dapat menciptakan ketidakstabilan emosional bagi guru dan lingkungan sekolah. Rasa takut yang ditimbulkan berdampak pada atmosfer belajar yang tidak kondusif, serta mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan.

Selain itu, tindakan tersebut memberikan contoh buruk kepada siswa bahwa kekuasaan dapat digunakan untuk mempermalukan orang lain di ruang publik, bertentangan dengan semangat pendidikan karakter yang selama ini digaungkan dalam kurikulum nasional.

Berbagai pihak, termasuk organisasi profesi guru, lembaga advokasi pendidikan, serta tokoh masyarakat, menyerukan agar kejadian ini menjadi momentum evaluasi terhadap pola komunikasi dan pendekatan pemerintah daerah terhadap persoalan pendidikan.

 

 

Sumber : Dr.Herman Hofi Law(Pengamat kebijakan Publik)
(*/Gun)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Pasangan Pengedar Sabu Digagalkan Satres Narkoba Polres Labuhanbatu

    Aksi Pasangan Pengedar Sabu Digagalkan Satres Narkoba Polres Labuhanbatu

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Indo-sight.com l Labuhanbatu – Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Dua orang pelaku, seorang pria dan seorang wanita, ditangkap petugas saat membawa narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu. Senin (10/11/2025). Kedua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial MN (39) seorang pria dan SA (32) […]

  • Dr. Herman Hofi Law: Penyelundupan Emas Ilegal Kalbar Masif, Negara Dibiarkan Rugi Tanpa Tanggung Jawab!

    Dr. Herman Hofi Law: Penyelundupan Emas Ilegal Kalbar Masif, Negara Dibiarkan Rugi Tanpa Tanggung Jawab!

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 222
    • 0Komentar

    IndoSight.com|Pontianak – Pengamat kebijakan publik Dr. Herman Hofi Law menyoroti maraknya aktivitas penyelundupan emas ilegal dari Kalimantan Barat (Kalbar) yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Ia menyebut bahwa praktik ini berlangsung secara sistematis dan masif, bahkan melibatkan aktor-aktor besar yang hingga kini dinilai tidak tersentuh oleh hukum. “Ini betul-betul luar biasa. Banyak pemain besar di sektor tambang […]

  • Kapolres Labuhanbatu Tinjau Kesiapan Dapur Umum SPPG Kemala Bhayangkari di Labura

    Kapolres Labuhanbatu Tinjau Kesiapan Dapur Umum SPPG Kemala Bhayangkari di Labura

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Indo-sight.com l Labuhanbatu – Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala, S.I.K., S.H., M.H., meninjau secara langsung Dapur Umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemala Bhayangkari Polres Labuhanbatu, yang berlokasi di Jalan Jend. Sudirman, Aek Kanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Selasa (28/10/2025). Kedatangan Kapolres bersama rombongan disambut oleh petugas dapur SPPG dan perwakilan BGN […]

  • Kaban BPBD Terima kunjungan Dua Paud Labuhanbatu  RA Umratul Hidayah dan RA.Hifzul Rasyid.

    Kaban BPBD Terima kunjungan Dua Paud Labuhanbatu  RA Umratul Hidayah dan RA.Hifzul Rasyid.

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Kaban BPBD Labuhanbatu Drs Darwin Yusma MA.P menerima Kunjungan Dua RA untuknAuting class RA.Umratul Hidayah Rantau Prapat gang Pelangi Bay Pass. RA Hifdzul Rasyid jalan Aek Matio titi Rambe 10/9/2025. Dalam kunjungan Dua RA disambut para Personil BPBD Labuhanbatu  untuk belajar Edukasi cara penanganan Bencana dan sekaligus memperaktekan di depan anak […]

  • Bedah Buku Biografi Filsuf Pesisir Pantai, Bupati Labuhanbatu: Ilmu dan Akhlak Harus Berjalan Beriringan

    Bedah Buku Biografi Filsuf Pesisir Pantai, Bupati Labuhanbatu: Ilmu dan Akhlak Harus Berjalan Beriringan

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I LABUHANBATU – Mengikuti bedah buku biografi H. Ibrahim Yusuf, sosok Ulama dan Filsuf dari Pesisir Pantai, Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp. OG, MKM,  menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh tamu undangan dan keluarga besar Nur Ibrahimi Rantauprapat yang turut menghadiri rangkaian acara di halaman sekolah YPI. Nur Ibrahimi Rantauprapat jalan SM Raja […]

  • Pengamat Karhutla di Kalbar: Dari Agenda Tahunan Menuju Aksi Konkret Pemerintah Daerah!

    Pengamat Karhutla di Kalbar: Dari Agenda Tahunan Menuju Aksi Konkret Pemerintah Daerah!

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Pontianak, KALBAR – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat kembali menghantui masyarakat saat musim kemarau datang. Fenomena yang berulang saban tahun ini bahkan telah menjadi semacam “agenda tahunan”, yang menurut pengamat kebijakan publik Dr. Herman Hofi Munawar, memperlihatkan lemahnya keseriusan pemerintah kabupaten/kota dalam melakukan langkah-langkah terukur. “Karhutla sudah bisa diprediksi datangnya, tapi anehnya […]

expand_less