Breaking News
light_mode
Trending Tags

APRI Kalbar Sambut Pidato Presiden Prabowo: Negara Jangan Jadi Penonton Berbayar di Tambang Sendiri!

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
  • visibility 166
  • comment 0 komentar

Indo-sight.com | Pontianak — Pidato Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan kedaulatan sumber daya alam, penegakan hukum yang adil, dan keberpihakan pada rakyat kecil disambut positif oleh DPW Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Kalimantan Barat.

 

Namun, bagi APRI Kalbar, pidato itu bukan sekadar rangkaian kata. Pidato tersebut adalah uji nyali politik negara: berani atau tidak menertibkan mafia tambang, mafia solar subsidi, dan para cukong besar yang selama ini merajalela di atas penderitaan rakyat.

 

“Presiden sudah tegas bicara soal kedaulatan. Maka jangan sampai pemerintah hanya garang di atas podium, tapi tumpul di lapangan. Sudah saatnya negara berhenti menjadi penonton berbayar di tambang sendiri,” tegas Hadi Firmansyah, Humas DPW APRI Kalbar.

Fakta di Lapangan: Tambang Rakyat Dikriminalisasi, Cukong Dibiarkan

 

Hadi menegaskan, masalah terbesar pertambangan di Kalbar bukanlah rakyat kecil, melainkan praktik PETI (Pertambangan Tanpa Izin) yang dikendalikan pengusaha besar dengan beking kuat.

 

Di Padang Kuning dan Kruing, Kabupaten Ketapang, puluhan excavator beroperasi terang-terangan, mengeruk emas tanpa izin. “Siapa pun bisa lihat, siang dan malam alat berat itu bekerja. Tapi anehnya, tidak ada aparat yang berani menyentuh. Sementara rakyat kecil yang mendulang emas dengan peralatan sederhana justru ditangkap. Ini jelas ketidakadilan yang sistematis,” kata Hadi.

 

Di Kapuas Hulu, tepatnya Desa Beringin, Dusun Pemasar, Kecamatan Bunut Hulu, tambang ilegal juga marak. Solar subsidi mengalir deras untuk mendukung operasi PETI, dan aparat dianggap menutup mata. “Kalau pemerintah serius, hentikan dulu mafia solar subsidi. Itu kunci mata rantai PETI besar,” tegasnya.

 

Tantangan untuk Aparat Penegak Hukum

 

Eka Siswanto, tokoh APRI Kalbar, menegaskan bahwa momen pidato kenegaraan Presiden harus menjadi garis start perubahan, bukan sekadar wacana.

 

“Kami menantang aparat penegak hukum, khususnya di Kalbar: beranikah kalian menutup tambang ilegal yang dikuasai cukong besar? Beranikah kalian menyikat mafia solar subsidi yang sudah menghisap negara? Atau kalian hanya berani menakuti rakyat kecil yang sekadar ingin hidup layak?” ujarnya keras.

 

APRI Kalbar menegaskan, sudah terlalu lama rakyat dijadikan tumbal, sementara mafia tambang dan beking aparat menikmati hasil rampasan alam. Legalisasi tambang rakyat adalah jalan keluar: negara dapat pemasukan, lingkungan bisa diawasi, rakyat terhindar dari kriminalisasi.

 

“Kami sudah punya konsep pertambangan rakyat yang legal, ramah lingkungan, dan menyejahterakan. Tapi semua itu tak ada artinya jika mafia masih jadi penguasa. Presiden sudah bicara lantang. Tinggal sekarang: apakah aparat berani menindak, atau justru terus berbisnis dengan mafia?” tutup Hadi Firmansyah dan Eka Siswanto dengan nada menohok.

 

Tim : Humas APRI Kalbar

Red/Tim*

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Pengeroyokan Jurnalis di Melawi, Polisi Dinilai Tak Serius Tangani Laporan!

    Kasus Pengeroyokan Jurnalis di Melawi, Polisi Dinilai Tak Serius Tangani Laporan!

    • calendar_month Sab, 20 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Malawi Kalbar – Visum dan Saksi Lengkap, Penetapan Tersangka Kasus Joni Julianto Belum Jelas! Sorotan Publik: Penanganan Dugaan Pengeroyokan Wartawan Tersendat di Polres Melawi! Kuasa Hukum Kritik Penyidik: Kasus Pengeroyokan Jurnalis Diduga Diulur-ulur! Visum Lengkap, Kasus Pengeroyokan Jurnalis Joni Julianto Dinilai Tersendat di Polres Melawi Melawi | Kalbar, 20 September 2025 — Penanganan […]

  • DPD MAUNG Kalbar: Bravo Kejati Kalbar Usut Tuntas Korupsi Proyek

    DPD MAUNG Kalbar: Bravo Kejati Kalbar Usut Tuntas Korupsi Proyek

    • calendar_month Kam, 19 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Pontianak,Kamis 19 Juni 2025|Kasus dugaan korupsi dalam proyek pengembangan Bandara Rahadi Oesman, Ketapang, yang berhasil diungkap Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kejati Kalbar) mendapatkan perhatian luas dari masyarakat. DPD LSM MAUNG Kalbar secara resmi memberikan dukungan penuh kepada Kejati Kalbar atas komitmen dan ketegasannya dalam memberantas korupsi. “Kami dari DPD LSM MAUNG Kalbar mengapresiasi dan memberikan […]

  • LSM MAUNG Kepri Minta Kasus Pengeroyokan di First Club Diusut Tuntas!

    LSM MAUNG Kepri Minta Kasus Pengeroyokan di First Club Diusut Tuntas!

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|BATAM – Minggu , 8 juni 2025|Ketua Umum Dewan PImpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Monitor Aparatur Untuk Negara dan Golongan (DPP LSM MAUNG), Hadysa Prana melalui anggota investigasi LSM Maung Kepri, Dedek Wahyudi, meminta agar Polsek Lubuk Baja dan Imigrasi Kota Batam Kepulauan Riau (KEPRI) mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh tenaga kerja asing […]

  • Ketua DPD Tipikor Indonesia Kabupaten Labuhanbatu Desak Inspektorat , Minta Tenggat Waktu Menjawab LHP 16 Paket Proyek Dinas PUPR Nominal Rp 5.725 M. Kabupaten Labuhanbatu. 

    Ketua DPD Tipikor Indonesia Kabupaten Labuhanbatu Desak Inspektorat , Minta Tenggat Waktu Menjawab LHP 16 Paket Proyek Dinas PUPR Nominal Rp 5.725 M. Kabupaten Labuhanbatu. 

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Inspektur atau inspektorat Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara selaku aparat pengawasan intern pemerintah (APIP) meminta tenggat waktu untuk memberikan jawaban tentang laporan hasil pemeriksaan (LHP)  16 paket proyek di organisasi perangkat daerah (OPD) dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) Kabupaten Labuhanbatu. “Sabar dulu ya, kami minta tenggat waktu karena kami […]

  • Pemkab Labuhanbatu gelar apel perdana di lapangan Kantor BKPP jalan Gouse Gautama

    Pemkab Labuhanbatu gelar apel perdana di lapangan Kantor BKPP jalan Gouse Gautama

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar apel gabungan perdana pasca libur Hari Raya Idul Fitri yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), di halaman BKPP, Senin (30/3/2026). Dalam amanatnya, Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita , Sp.OG, MKM, melalui Kaban Balitbang menegaskan pentingnya menjaga kedisiplinan dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai abdi […]

  • Diduga Terjadi Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Di balik Intimidasi Terhadap Jurnalis di Sungai Ayak.

    Diduga Terjadi Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Di balik Intimidasi Terhadap Jurnalis di Sungai Ayak.

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Ketapang, Kalbar – Ketua Umum Persatuan Wartawan Kalbar(PWK) Desak pihak penegak hukum agar segera mengusut tindak kriminal intimidasi terhadap jurnalis serta adanya dugaan kekerasan terhadap Anak. Perihal tersebut disampaikan Verry Liem, Ketum PWK melalui rilis tertulis kepada sejumlah redaksi media. Menurut Verry bahwa di balik intimidasi yang disertai kekerasan terhadap 2 wartawan saat melaksanakan tugas […]

expand_less