Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pengusutan Makin Mengarah, KPK Periksa Komisaris PT Zug: Gelombang Penyidikan Dekati Lingkar Kekuasaan Ria Norsan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
  • visibility 70
  • comment 0 komentar

Indo-sight.com | Kalimantan Barat – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memperkuat langkah hukum dalam penyidikan dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Kabupaten Mempawah tahun 2015. Arah pengusutan kini terlihat semakin fokus pada dugaan keterlibatan aktor-aktor kunci yang berada di lingkar kekuasaan saat proyek itu berlangsung—termasuk mantan Bupati Mempawah yang kini menjabat Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan.

 

Pada Kamis (20/11/2025), KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Komisaris PT Zug Industry Indonesia, Williem. Pemanggilan ini dinilai sebagai langkah untuk membuka simpul hubungan antara para pejabat daerah, penyedia proyek, serta pihak-pihak swasta yang diduga terlibat dalam pengaturan proyek yang ditaksir merugikan negara hingga Rp40 miliar.

 

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memastikan pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK. Meski demikian, ia menahan diri dari memberikan penjelasan rinci mengenai materi pemeriksaan. Sikap ini memunculkan persepsi bahwa penyidik tengah memasuki titik sensitif penyidikan, di mana peran sejumlah tokoh berpengaruh kemungkinan mulai dipetakan secara lebih tegas.

 

Pemeriksaan Beruntun: Jejak Ria Norsan Diurai dari Hulu ke Hilir

 

Ria Norsan, yang saat ini memegang jabatan Gubernur Kalimantan Barat, kembali berada pada sorotan publik. Ia telah dua kali diperiksa sebagai saksi, pertama pada 21 Agustus 2025 selama 12 jam, dan kedua pada 4 Oktober 2025.

Dalam dua pemeriksaan tersebut, penyidik disebut menggali informasi dari hulu ke hilir: mulai dari proses pengajuan anggaran, kebijakan di masa pemerintahannya sebagai bupati, hingga dugaan peran dalam penentuan pemenang proyek.

 

Proyek bermasalah yang kini disorot adalah peningkatan Jalan Sekabuk–Sei Sederam dan Jalan Sebukit Rama–Sei Sederam, yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK). Proyek ini merupakan salah satu infrastruktur strategis di Mempawah, namun indikasi adanya rekayasa penganggaran hingga dugaan mark-up biaya membuat penyidik turun tangan.

 

Untuk memperkuat bukti, KPK telah melakukan rangkaian penggeledahan di rumah pribadi dan rumah dinas Ria Norsan, serta rumah dinas Bupati Mempawah, Erlina—yang merupakan istrinya. Penyitaan dokumen dari lokasi tersebut menegaskan bahwa penyidikan kini bergerak pada wilayah yang lebih dalam, menyasar aspek administratif hingga pola komunikasi antar-aktor.

 

Tiga Tersangka Sudah Ditahan, Satu Tokoh Masih Ditunggu Perannya.

Dalam penyidikan ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka:

Abdurrahman (A) – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)

Idi Syafriadi (IS) – Ketua Pokja Pengadaan.

Lutfi Kaharuddin – Direktur Utama PT Aditama Borneo Prima

 

 

Menariknya, KPK belum mengumumkan secara resmi nama-nama tersebut ke publik. Informasi mengenai penetapan ketiga tersangka justru diperoleh dari sumber internal yang mengetahui jalannya penyidikan.

 

Di balik penundaan pengumuman tersebut, banyak pengamat menilai KPK tengah menunggu konstruksi perkara menjadi kokoh—terutama yang berkaitan dengan pihak-pihak yang memiliki posisi strategis pada saat proyek berjalan.

Bila penyidik menemukan cukup bukti tambahan, status saksi Ria Norsan berpotensi berubah menjadi tersangka. Namun hal ini masih dalam ranah dugaan dan belum dikonfirmasi KPK.

 

Tekanan Publik Menguat: Ada Apa dengan Kasus Mempawah?

 

Dinamika kasus ini memicu tekanan yang besar dari masyarakat Kalimantan Barat. Sejumlah kelompok mendesak KPK membuka status hukum Ria Norsan secara transparan, terutama karena beredar isu bahwa ia sebenarnya telah ditetapkan sebagai tersangka namun ditunda pengumumannya.

 

Isu tersebut berkembang cepat dan memicu kegelisahan politik di daerah. Masyarakat mempertanyakan apakah ada “intervensi kekuasaan” atau “arus uang besar” yang menahan laju pengumuman status hukum. Meski belum ada bukti atas isu tersebut, persepsi publik kian liar karena KPK belum memberikan klarifikasi resmi.

 

Kondisi ini membuat stabilitas pemerintahan provinsi dipertaruhkan. Keputusan-keputusan penting di lingkup Pemprov Kalbar disebut menjadi tidak optimal karena bayang-bayang kasus ini terus mengikuti langkah gubernur.

 

KPK di Persimpangan: Transparansi atau Kecurigaan Publik?

 

Hingga kini, KPK menegaskan bahwa penyidikan masih berlangsung dan akan menyasar seluruh pihak yang terlibat. Namun publik menilai bahwa pernyataan itu tidak cukup tanpa langkah terbuka dari lembaga antirasuah tersebut.

 

Jika KPK memilih bersikap tertutup terlalu lama, kecurigaan publik bisa semakin mengakar. Sebaliknya, bila KPK membuka perkembangan secara bertahap, kepercayaan masyarakat dapat terjaga.

 

Satu hal yang pasti: kasus Mempawah tidak lagi sekadar proyek jalan. Ia telah menjadi ujian transparansi, integritas, dan keberanian lembaga penegak hukum dalam mengusut dugaan korupsi yang menyentuh lingkar kekuasaan.

 

 

Tim : liputan.

Red/Gun*

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungan kerja DPP PKN sekaligus buka bersama dgn PKN kab. Labuhan batu dan PKN kab.labusel

    Kunjungan kerja DPP PKN sekaligus buka bersama dgn PKN kab. Labuhan batu dan PKN kab.labusel

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labujanbatu – Dalam Suasana  Bulan Suci Ramadhan 1447 H Penuh Dengan Berkah, Ketua DPC PKN Kabupaten Labuhanbatu Risky Porlando Simangungsong dan Pengurus DPP PKN  Gelar Buka Puasa Bersama di kediaman ketua DPC PKN jalan Iwan Maksum Ujung Bandar Hadir dalam.Buka Puasa Bersama pengurus Ketua Harian DPP PKN Mantan kepala BNN Siantar Tuangkus Harianja,wakil […]

  • Wakil Bupati Labuhanbatu Perkenalkan Batik Sebagai Warisan Bangsa

    Wakil Bupati Labuhanbatu Perkenalkan Batik Sebagai Warisan Bangsa

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Labuhanbatu menggelar Gerakan Nasional RA Membatik (Gernasratik) dengan mengusung tema “Melalui Gerakan Nasional RA Membatik Kita Tumbuhkan Generasi Cinta Budaya Indonesia”. Acara tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, di Aula Rumah Dinas Bupati Kabupaten Labuhanbatu, Kamis, 2/10/2025. yang dihadiri Asisten […]

  • Aktivitas Mencurigakan di Gudang Nusapati: Diduga Simpan CPO dan Solar Tanpa Izin Resmi

    Aktivitas Mencurigakan di Gudang Nusapati: Diduga Simpan CPO dan Solar Tanpa Izin Resmi

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|Mempawah, Kalimantan Barat — 31 Juli| 2025Dugaan aktivitas ilegal terkait penyimpanan dan distribusi Crude Palm Oil (CPO) serta bahan bakar jenis solar mencuat di kawasan Jalan Raya Ahmad Yani, Dusun Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah. Sebuah gudang mencurigakan yang berada persis di tepi jalan nasional tersebut menjadi sorotan publik setelah ditemukan tertutup rapat dan […]

  • Tim Kuasa Hukum Tegaskan Penetapan Ketua Bawaslu Pontianak Abaikan Prinsip Due Process of Law!

    Tim Kuasa Hukum Tegaskan Penetapan Ketua Bawaslu Pontianak Abaikan Prinsip Due Process of Law!

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Pontianak, 4 Maret 2026 – Penetapan Ketua Bawaslu Kota Pontianak sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Pontianak dalam perkara dugaan penyalahgunaan dana hibah Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak Tahun 2024 menuai tanggapan dari tim kuasa hukum.   Dalam konferensi pers yang digelar Rabu (4/3), Tim Kuasa Hukum menyampaikan bahwa langkah hukum […]

  • Polresta Pontianak Gelar Nobar pagelaran Wayang Kulit Streaming YouTube dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79

    Polresta Pontianak Gelar Nobar pagelaran Wayang Kulit Streaming YouTube dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Polresta Pontianak, Polda Kalbar – (5 /7/2025 )Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79, Polresta Pontianak menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pagelaran wayang kulit secara streaming melalui YouTube yang bertempat di Ballroom Presisi Mapolresta Pontianak (4/7). Kegiatan ini menjadi momen untuk melestarikan budaya nusantara sekaligus mempererat sinergitas antara Polri dan masyarakat. Acara nobar ini turut dihadiri […]

  • Propam Polres Melawi Lakukan Penegakan Disiplin terhadap Bhabinkamtibmas

    Propam Polres Melawi Lakukan Penegakan Disiplin terhadap Bhabinkamtibmas

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Polres Melawi Polda Kalbar  – Dalam rangka memastikan kedisiplinan dan kesiapan personel Polri di lapangan, Propam Polres Melawi melaksanakan penegakan disiplin terhadap seluruh personil Bhabinkamtibmas yang bertugas di wilayah hukum Polres Melawi, Selasa (14/10/2025). Pengecekan dilakukan oleh Kasi Propam Polres Melawi, Ipda Jepri Manurung S.H., yang memimpin langsung kegiatan tersebut. Pengecekan ini mencakup […]

expand_less