Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dirut Bank Kalbar Rokidi “Mengundurkan Diri”, Namun Tetap Aktif Dampingi Gubernur: Publik Menilai Ada Kejanggalan yang Belum Terjawab!

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
  • visibility 106
  • comment 0 komentar

Indo-sigjt.com | Pontianak, KALBAR – Sudah tujuh bulan sejak pernyataan pengunduran diri Rokidi sebagai Direktur Utama (Dirut) Bank Kalbar beredar luas di media sosial, namun hingga hari ini Rokidi masih tetap duduk di kursi puncak direksi dan justru semakin sering tampil mendampingi Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Kejanggalan ini menimbulkan tanda tanya besar: apakah Rokidi benar-benar mengundurkan diri, ataukah ada dinamika politik dan kepentingan internal yang belum diungkap ke publik?

Mengundurkan Diri Karena Kanker Stadium 3B, Namun Tetap Sibuk Turun ke Lapangan

 

Pada 29 Maret 2025, Rokidi menyampaikan surat pengunduran diri kepada para pemegang saham Bank Kalbar, termasuk Gubernur Kalbar selaku pemegang saham pengendali. Dalam surat tersebut, ia mengaku mengundurkan diri karena menderita kanker usus besar stadium 3B dan harus menjalani perawatan intensif berdasarkan rekomendasi dokter dari Rumah Sakit Siloam Jakarta.

 

Namun, yang terjadi justru sebaliknya.

 

Alih-alih beristirahat atau menjalani perawatan intensif sebagaimana dianjurkan, Rokidi kini terlihat semakin aktif mengikuti rangkaian kunjungan kerja Gubernur Kalbar—mulai dari acara resmi di Jakarta hingga turun ke daerah seperti Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara. Kehadirannya yang hampir selalu berdampingan dengan Gubernur menimbulkan kesan bahwa dirinya masih menjalankan peran strategis dalam lingkar kekuasaan daerah.

 

Publik Bingung: Surat Mundur Ada, Tapi Keputusannya Tidak Pernah Diproses

 

Hingga hari ini, tidak ada pernyataan resmi baik dari manajemen Bank Kalbar maupun dari Gubernur Kalbar Ria Norsan mengenai kejelasan status pengunduran diri Rokidi. Ketidakjelasan ini memunculkan spekulasi bahwa surat pengunduran diri tersebut mungkin tidak pernah diproses, ditunda, atau bahkan mungkin telah dibatalkan secara diam-diam.

 

“Publik dibuat bingung dengan kegaduhan ini. Sampai hari ini tidak ada kepastian mengenai status pengunduran diri Dirut Bank Kalbar,” ujar seorang pensiunan Bank Kalbar yang meminta identitasnya dirahasiakan, Kamis (20/11/2025).

 

Padahal, surat tersebut tidak hanya ditujukan kepada Gubernur, tetapi juga kepada seluruh bupati dan wali kota se-Kalimantan Barat selaku pemegang saham.

 

Ketiadaan klarifikasi resmi membuat ruang publik dipenuhi pertanyaan yang dibiarkan menggantung tanpa jawaban.

 

Hubungan “Melesat Mesra” dengan Gubernur Baru, Publik Bertanya-Tanya

 

Rokidi selama ini dikenal dekat dengan mantan Gubernur Kalbar, Sutarmidji—yang dalam Pilkada sebelumnya merupakan rival politik Ria Norsan. Oleh karena itu, keputusan Rokidi untuk mundur beberapa bulan setelah kekalahan tokoh yang selama ini dianggap dekat dengannya menimbulkan tanda tanya tersendiri.

 

Namun yang terjadi, hubungan antara Rokidi dan Gubernur baru justru tampak semakin akrab. Hampir di setiap agenda resmi Gubernur, Rokidi tampak hadir, bahkan lebih sering muncul dibanding beberapa kepala OPD.

 

Situasi ini melontarkan pertanyaan:

Apakah pengunduran diri tersebut memang tulus, ataukah sekadar manuver politik yang kini berubah haluan?

 

Pegawai Bank Kalbar Resah, Namun Tak Berani Bicara

 

Di internal Bank Kalbar, suasana dikabarkan tidak kalah panas. Sejumlah pegawai mengaku kebingungan karena tidak ada kejelasan mengenai kepemimpinan tertinggi bank daerah tersebut. Bahkan, beberapa pegawai dilaporkan dimutasi setelah dicurigai menyebarkan informasi terkait surat pengunduran diri Rokidi di media sosial.

 

Tidak ada klarifikasi dari manajemen mengenai alasan mutasi tersebut, sehingga dugaan intervensi terhadap aliran informasi internal semakin menguat.

 

“Semua orang di kantor tahu situasinya tidak jelas, tapi tidak ada yang berani bicara. Kami takut dianggap melawan,” ujar seorang pegawai yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

 

34 Tahun Mengabdi, Namun Keputusan Mundur Menimbulkan Misteri

 

Rokidi telah berkarier selama 34 tahun di Bank Kalbar. Ia dilantik sebagai Dirut pada 12 November 2021 dan kembali menjabat untuk periode kedua mulai 12 November 2024 hingga 12 November 2028. Baru memasuki bulan kelima masa jabatan periode keduanya, Rokidi secara mengejutkan menyatakan mundur.

 

Motif pengunduran dirinya—entah murni alasan kesehatan atau dinamika politik—hingga kini masih menjadi misteri yang hanya diketahui oleh Rokidi sendiri.

 

Krisis Kepercayaan Tak Terhindarkan

 

Absennya informasi resmi dari dua pihak paling berkepentingan—Gubernur sebagai pemegang saham pengendali dan manajemen Bank Kalbar sebagai institusi yang dipimpinnya—mendorong tumbuhnya krisis kepercayaan di mata publik. Sebagai bank daerah yang mengusung motto “Bank Punye Kite”, transparansi dan akuntabilitas seharusnya menjadi prinsip dasar yang dijaga, bukan justru diabaikan.

 

Kini publik menanti:

Apakah Gubernur akan memberikan penjelasan?

Apakah manajemen Bank Kalbar akan bersuara?

Atau apakah kasus ini akan kembali hilang dalam senyap tanpa kejelasan?

 

Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi mengenai status pengunduran diri Rokidi maupun rencana strategis untuk mengatasi gejolak kepercayaan publik.

 

 

Tim Liputan

Red/Tim*

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PN.Rantauprapat Kisruh Keluarga terdakwa BA merasa Kecewa sidang terkait sidang di tunda – tunda.

    PN.Rantauprapat Kisruh Keluarga terdakwa BA merasa Kecewa sidang terkait sidang di tunda – tunda.

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 649
    • 0Komentar

    Indo‍-sight.com l Labuhanbatu – Kekecewaan bertambah ketika keluarga Terdakwa BA kwtika menanti sidang di Pengadilan Negeri (PN) Rantauprapat tdak kunjung di Gelar Kamis 23/10/2025. Salah seorang keluarga terdakwa B.A,(Sopyan) yang kasusnya di Limpahkan ke PN Labuhanbatu sebab sidang di PN Labuhanbatu Selatan kota Pinang jalan Istana 21 Oktober 2025,sekira pukul 16,30 wib di tunda akibat Ricuh […]

  • Bupati Labuhanbatu hadiri Rapapat LKPD tahun 2025 bersama BPK di jalan Imam Bonjol Medan

    Bupati Labuhanbatu hadiri Rapapat LKPD tahun 2025 bersama BPK di jalan Imam Bonjol Medan

    • calendar_month Jum, 13 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Indo-sight.com ‏Medan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu secara aktif mulai melakukan langkah-langkah strategis guna mempersiapkan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Hal ini diwujudkan melalui agenda koordinasi dan konsultasi intensif bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara, di gedung BPK jalan Imam Bonjol Medan, Rabu 11/2/2026. ​Langkah ini diambil untuk […]

  • Pengamat Karhutla di Kalbar: Dari Agenda Tahunan Menuju Aksi Konkret Pemerintah Daerah!

    Pengamat Karhutla di Kalbar: Dari Agenda Tahunan Menuju Aksi Konkret Pemerintah Daerah!

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Pontianak, KALBAR – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat kembali menghantui masyarakat saat musim kemarau datang. Fenomena yang berulang saban tahun ini bahkan telah menjadi semacam “agenda tahunan”, yang menurut pengamat kebijakan publik Dr. Herman Hofi Munawar, memperlihatkan lemahnya keseriusan pemerintah kabupaten/kota dalam melakukan langkah-langkah terukur. “Karhutla sudah bisa diprediksi datangnya, tapi anehnya […]

  • Polres Sambas Amankan 2 Pria yang Curi Telur Penyu di Wilayah Konservasi Paloh

    Polres Sambas Amankan 2 Pria yang Curi Telur Penyu di Wilayah Konservasi Paloh

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|SAMBAS – Unit Reskrim Polsek Paloh bersama Satreskrim Polres Sambas berhasil mengamankan 2 pria yang mencuri telur penyu di wilayah konservasi alam, Paloh, Kabupaten Sambas. Kedua pria tersebut masing-masing berinisial TG (45) dan WS (34). Kapolres Sambas, AKBP Wahyu Jati Wibowo, melalui Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Rahmad Kartono, didampingi Kasubsi Penmas Ipda Suprizal mengatakan […]

  • Kapolsek Na IX-X: Tidak Ada Ruang Bagi Pengedar Narkoba di Wilayah Kami

    Kapolsek Na IX-X: Tidak Ada Ruang Bagi Pengedar Narkoba di Wilayah Kami

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Indo-sight.com l Labura – Personel Unit Reskrim Polsek Na IX-X Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di wilayah hukumnya. Pengungkapan ini dilakukan pada Selasa, 11 November 2025, di Dusun IIB, Desa Kampung Pajak, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Pelaku yang diamankan diketahui berinisial EK(26), seorang wiraswasta yang merupakan warga setempat. Rabu […]

  • Apresiasi Kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Labuhanbatu Memproses Dan Menindak Lanjuti Laporan DPD Tim Investigasi Pidana Korupsi Indonesia. 

    Apresiasi Kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Labuhanbatu Memproses Dan Menindak Lanjuti Laporan DPD Tim Investigasi Pidana Korupsi Indonesia. 

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 519
    • 0Komentar

    Indo-sight.com l Labuhanbatu – Apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Ibu Kejaksaan Negeri Kabupaten Labuhanbatu Asnath Anytha Idatua Hutagalung S.H.M.H dan Kasi Intel Memet Rahmad Sugama S.H serta jajaran Kejaksaan Negeri Kabupaten Labubanbatu yang telah menerima dan memproses serta menindak lanjuti laporan dari dewan pimpinan daerah (DPD) tim investigasi pidana korupsi Indonesia Kabupaten Lanuhanbatu tentang Abuse […]

expand_less