Breaking News
light_mode
Trending Tags

KPK Periksa Adik Gubernur Kalbar: Dugaan Korupsi Dinasti Politik Mencuat di Mempawah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
  • visibility 309
  • comment 0 komentar

Indo-Sight.com|JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menyasar lingkaran inti kekuasaan politik daerah dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek jalan strategis di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Pada Jumat, 13 Juni 2025, penyidik memeriksa Ria Mulyadi, mantan Ketua DPRD Mempawah sekaligus adik kandung Gubernur Kalbar, Ria Norsan.

Pemeriksaan terhadap Ria Mulyadi digelar di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Ia dipanggil sebagai saksi dalam perkara korupsi peningkatan dua ruas jalan, yakni Sekabuk–Sei Sederam dan Sebukit Rama–Sei Sederam, yang digarap menggunakan anggaran tahun 2015 sebesar lebih dari Rp71 miliar.

Langkah ini menandai eskalasi penyidikan KPK dalam membongkar praktik korupsi yang selama ini diduga dilindungi oleh kekuasaan dinasti politik lokal.

Menurut keterangan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, proyek yang menjadi objek perkara diduga mengalami penyimpangan sistematis mulai dari tahap perencanaan, proses lelang, hingga pelaksanaan. Dugaan manipulasi tersebut melibatkan aktor lintas lembaga dan jejaring kepentingan lokal maupun nasional.

“Selain Ria Mulyadi, KPK juga memeriksa dua pejabat dari Kementerian Keuangan berinisial MT dan MN, masing-masing Maharta Titi dan M. Nafi, terkait peran mereka dalam pengawasan penggunaan anggaran,” kata Budi dalam keterangan tertulis.

Sebelumnya, pada Rabu (11/6/2025), KPK telah memeriksa Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mempawah, Hamdani, serta tiga pejabat teknis lainnya: Sulaiman, Abdurahman, dan Idy Safriadi.

Hingga kini, KPK telah menetapkan tiga tersangka—dua di antaranya merupakan penyelenggara negara, sementara satu lainnya adalah pihak swasta rekanan proyek. Namun nama-nama besar di lingkaran elite politik Mempawah masih belum tersentuh secara resmi.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik: apakah proses penegakan hukum hanya berhenti pada pelaksana teknis, ataukah akan menyasar aktor intelektual di balik proyek bermasalah tersebut?

“Sudah lama masyarakat Mempawah mencurigai adanya pengaruh kuat dari satu keluarga atas proyek-proyek besar daerah. Sayangnya, baru sekarang terlihat upaya serius membongkar itu,” ujar seorang aktivis anti-korupsi di Kalbar yang enggan disebutkan namanya.

Dalam rangkaian penyidikan, KPK telah melakukan penggeledahan pada 16 titik lokasi berbeda di Kabupaten Mempawah, Sanggau, dan Kota Pontianak pada 25–29 April 2025. Dari hasil penggeledahan, penyidik menyita berbagai dokumen fisik dan digital, alat komunikasi, serta data keuangan proyek yang diduga mengindikasikan aliran dana mencurigakan.

Meski begitu, publik menantikan langkah konkret selanjutnya—yakni penetapan dalang utama dan pengungkapan arsitek korupsi yang sesungguhnya.

Sejumlah organisasi sipil, mahasiswa, dan pengamat tata kelola pemerintahan di Kalimantan Barat mulai menyuarakan desakan terbuka kepada KPK agar menyelidiki lebih dalam struktur jaringan korupsi yang terindikasi bersifat dinastik.

“Ini bukan lagi soal proyek jalan atau kerugian negara semata. Ini adalah soal kekuasaan yang dikelola secara tertutup dan digunakan untuk memperkaya lingkaran sendiri,” ujar seorang penggiat antikorupsi di Pontianak.

Mereka menuntut agar KPK tidak hanya berhenti di level ASN atau kepala dinas, tetapi juga menyasar politisi-pengusaha yang selama ini diduga mengendalikan proyek-proyek multiyears bernilai ratusan miliar.

Pemeriksaan terhadap Ria Mulyadi menjadi momen krusial bagi KPK untuk membuktikan komitmennya dalam membongkar praktik korupsi yang berakar pada dinasti politik daerah. Langkah ini berpotensi menjadi preseden bagi penanganan korupsi berbasis kekuasaan keluarga di berbagai wilayah Indonesia.

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wujudkan Transparansi, Pemdes Punggur Kecil Pasang Baliho Informasi Dana Desa 2025

    Wujudkan Transparansi, Pemdes Punggur Kecil Pasang Baliho Informasi Dana Desa 2025

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Kubu Raya — Dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang terbuka dan akuntabel, Pemerintah Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, secara resmi memasang baliho informasi penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 di sejumlah titik strategis wilayah desa, Kamis (26/6/2025). Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Desa Punggur Kecil dalam menerapkan […]

  • Bupati menyambt hangat Program BNNK Labura dan BNNK dapat berdiri di Kabupaten Labuhanbatu.

    Bupati menyambt hangat Program BNNK Labura dan BNNK dapat berdiri di Kabupaten Labuhanbatu.

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Bupati Labuhanbatu, Maya Hasmita SPoG MKM menyambut hangat program tersebut dan meminta agar BNNK Labura dapat terus berkoordinasi dengan pihaknya melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu (Sekdakab). Dalam Kunjungan tersebut dipimpin langsung Kepala BNNK Labura, Muhammad Hendro SKM M.Kes beserta jajarannya yang diterima langsung Bupati Labuhan Batu, dr. Hj Maya Hasmita Sp.OG, […]

  • Satres Narkoba Polresta Pontianak Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu Tujuan Kalteng, Pelaku Dibekuk di Pontianak Utara

    Satres Narkoba Polresta Pontianak Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu Tujuan Kalteng, Pelaku Dibekuk di Pontianak Utara

    • calendar_month Ming, 1 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    IndoSight.com|Polresta Pontianak, Polda Kalbar – Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polresta Pontianak kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba. Di bawah pimpinan Kanit Opsnal AKP Amrullah, tim berhasil mengamankan seorang tersangka pengedar narkotika jenis sabu jaringan lintas provinsi Kalimantan.pada Jum’at (30 /05/2025). Tersangka berinisial AS alias Acen, pria asal Kalimantan Tengah, ditangkap di Jalan Selat […]

  • Masyarakat Sorot Maraknya Judi Sabung Ayam di Sepauk Sintang, Diduga Dibiarkan Aparat Penegak Hukum

    Masyarakat Sorot Maraknya Judi Sabung Ayam di Sepauk Sintang, Diduga Dibiarkan Aparat Penegak Hukum

    • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

      IndoSight.com | Sintang, Kalimantan Barat – 22 Mei 2025|Fenomena perjudian sabung ayam yang kian marak di Dusun Mulung, Desa Lengkenat, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, memicu keresahan publik dan kekecewaan terhadap aparat penegak hukum yang dinilai gagal bertindak. Informasi dari warga menyebutkan bahwa praktik perjudian tersebut rutin digelar setiap akhir pekan, yakni pada […]

  • Bidhumas Polda Kalbar Gelar “Ngopi Bareng” Bersama Awak Media, Perkuat Sinergi Tangkal Hoaks

    Bidhumas Polda Kalbar Gelar “Ngopi Bareng” Bersama Awak Media, Perkuat Sinergi Tangkal Hoaks

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|PONTIANAK, Polda Kalbar — Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Kalimantan Barat menggelar kegiatan kemitraan bertajuk “Ngopi Bareng” bersama awak media di salah satu warung kopi kawasan Jl. Paris II Pontianak, Rabu (17/9).   Acara ini dipimpin Kabidhumas Polda Kalbar yang diwakili oleh Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kalbar AKBP Prinanto, diikuti 35 jurnalis dari televisi nasional […]

  • Polda Kalbar Ungkap Puluhan Kasus PETI dan Penyelewengan BBM-Gas Subsidi Sepanjang 2025

    Polda Kalbar Ungkap Puluhan Kasus PETI dan Penyelewengan BBM-Gas Subsidi Sepanjang 2025

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|PONTIANAK, KALBAR — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengungkap 60 kasus kejahatan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) dan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta gas bersubsidi sepanjang tahun 2025. Dari penindakan tersebut, total 83 tersangka telah ditangkap dan puluhan kilogram emas ilegal berhasil disita. Hal ini terungkap dalam konferensi pers yang digelar di lobi Direktorat Reserse Kriminal […]

expand_less