Breaking News
light_mode
Trending Tags

Setelah Sebulan Ditahan, Junaidi Akhirnya Dipulangkan: Syarif Mahmud Alqadrie Tekankan Rehabilitasi Kekeluargaan! 

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 11 Des 2025
  • visibility 282
  • comment 0 komentar

Indo-sight.com | Pontianak, Kalbar — Polemik terkait penertiban anak jalanan di Kota Pontianak kembali mencuat setelah seorang pemuda bernama Junaidi diketahui hampir sebulan berada dalam penahanan pembinaan Satpol PP Kota Pontianak. Kasus ini mendapatkan perhatian luas setelah keluarga menyampaikan keluhan kepada tokoh masyarakat Kalimantan Barat, Pangeran Syarif Mahmud Alqadrie, yang kemudian mendorong adanya penyelesaian lebih manusiawi.

Peristiwa ini berawal dari operasi penertiban yang dilakukan Satpol PP Pontianak setelah viralnya video penangkapan para pekerja jalanan di sejumlah titik di kota tersebut. Salah satu yang terdampak adalah Junaidi, yang menurut istrinya, ditangkap tidak lama setelah video itu menyebar. Ia menyebut suaminya sudah hampir sebulan berada dalam pembinaan tanpa kejelasan kapan akan dipulangkan.

 

Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh istri Junaidi pada Senin (9/12) kepada Syarif Mahmud Alqadrie. Dalam penyampaiannya, ia berharap adanya bantuan agar suaminya dipulangkan dan bisa mengikuti proses rehabilitasi secara lebih kekeluargaan. Kondisi Junaidi disebutkan kerap mengalami gangguan kejiwaan dan masih mudah diarahkan apabila ditangani dengan pendekatan yang tepat.

 

Syarif Mahmud Alqadrie: Penyelesaian Kekeluargaan Lebih Bijaksana

 

Menanggapi laporan tersebut, Syarif Mahmud Alqadrie segera melakukan komunikasi dengan pihak Satpol PP Kota Pontianak. Ia menegaskan bahwa penyelesaian kasus anak jalanan sepatutnya dilakukan dengan mempertimbangkan kemanusiaan, terutama ketika mereka memiliki kondisi psikologis yang rentan.

 

“Saya meminta agar anak ini dikembalikan kepada keluarganya untuk dilakukan rehabilitasi secara kekeluargaan. Pendekatan keluarga sering kali lebih bijaksana dan lebih efektif, terutama bila anak tersebut masih bisa diarahkan dan mengalami gangguan jiwa,” ujar Syarif.

 

Ia juga mengingatkan bahwa peran aparat tidak hanya menegakkan aturan, tetapi harus tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam menangani kelompok rentan seperti anak jalanan, pengemis, atau penyandang masalah kesejahteraan sosial lainnya.

 

Respons Cepat Satpol PP: Anak Dipulangkan ke Kediaman Syarif

 

Setelah menerima permintaan tersebut, Kasatpol PP Kota Pontianak, Toro, langsung mengambil langkah untuk memulangkan Junaidi bersama rekannya. Upaya itu dilakukan secara langsung dengan mendatangi kediaman Syarif Mahmud Alqadrie pada Rabu malam (11/12).

 

Toro menjelaskan bahwa pemulangan ini merupakan langkah untuk menghindari munculnya kesalahpahaman di tengah masyarakat mengenai operasi penertiban yang dilakukan pihaknya.

 

“Kami memulangkan anak tersebut agar tidak timbul kesalahpahaman. Penertiban yang kami lakukan semata-mata demi kebaikan masyarakat luas,” ungkap Toro dalam keterangannya saat menyerahkan kedua anak tersebut.

 

Ia menambahkan bahwa Satpol PP tidak memiliki niat memperpanjang proses pembinaan selama tidak ada alasan objektif yang mengharuskan mereka menahan anak-anak tersebut lebih lama. Menurutnya, semua tindakan Satpol PP dilakukan berdasarkan prosedur dan ditujukan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus melindungi masyarakat dari potensi eksploitasi jalanan.

 

Dimensi Sosial Penertiban Anak Jalanan

 

Kasus ini menyoroti kembali perdebatan lama mengenai penertiban anak jalanan di kota-kota besar. Di satu sisi, pemerintah berkepentingan menjaga ketertiban serta mencegah praktik eksploitasi. Namun di sisi lain, penertiban kerap menuai kritik karena dianggap belum sepenuhnya menyentuh akar persoalan, terutama terkait kemiskinan, kesehatan mental, dan minimnya program pendampingan jangka panjang.

 

Dalam konteks ini, Syarif Mahmud Alqadrie menilai bahwa pendekatan yang bersifat kolaboratif antara pemerintah, tokoh masyarakat, keluarga, dan lembaga sosial menjadi penting agar masalah tidak hanya diselesaikan lewat penindakan semata.

 

“Anak-anak seperti Junaidi membutuhkan pendampingan, bukan sekadar penertiban. Jika diselesaikan dengan cara kekeluargaan, mereka bisa lebih mudah dibina, dan prosesnya bisa lebih manusiawi,” tambah Syarif.

 

Penyerahan Anak dan Harapan ke Depan

 

Pemulangan Junaidi dan rekannya yang berlangsung tertib di kediaman Syarif Mahmud Alqadrie menjadi penutup sementara dari polemik ini. Namun masyarakat kini menunggu langkah lanjutan, baik dari Satpol PP maupun dari pihak keluarga, terkait proses rehabilitasi, pendampingan psikologis, serta pembinaan sosial bagi kedua anak tersebut.

 

Hingga berita ini diterbitkan, Satpol PP belum mengumumkan kebijakan baru terkait penanganan anak jalanan pasca peristiwa ini. Namun kesediaan pihak aparat untuk berkomunikasi langsung dengan tokoh masyarakat dinilai sebagai langkah positif untuk menciptakan pemahaman bersama dan menghindari konflik persepsi di publik.

 

Kasus ini menjadi pengingat bahwa penanganan anak jalanan bukan sekadar soal penertiban, melainkan upaya jangka panjang yang melibatkan empati, pendekatan sosial, dan sinergi antara pemerintah serta masyarakat.

 

 

 

sumber Tokoh Masyarakat Pontianak

Red/Gun*

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paparkan Program ‘Gema Sahabat’, Bupati Labuhanbatu Dinyatakan Berhak Terima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat Tahun 2026

    Paparkan Program ‘Gema Sahabat’, Bupati Labuhanbatu Dinyatakan Berhak Terima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat Tahun 2026

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.K.M., direncanakan menerima penghargaan Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat tahun 2026, pada puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) yang akan digelar di Serang, Banten, pada 9 Februari 2026 mendatang. Ketetapan itu tertuang dalam Berita Acara Anugerah Kebudayaan PWI Pusat : Kategori Bupati/Walikota […]

  • Evaluasi Program MBG, Sekda Labuhanbatu Ajak Pengelola Dapur dan SPPG Perkuat Komitmen Pelayanan

    Evaluasi Program MBG, Sekda Labuhanbatu Ajak Pengelola Dapur dan SPPG Perkuat Komitmen Pelayanan

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terus berupaya memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dengan baik dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat. Sebagai bentuk kepedulian dan pengawasan, Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Ir. Hasan Heri Rambe, selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) MBG, menggelar rapat evaluasi bersama para pengelola dapur dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi […]

  • Personil Polres Labuhanbatu kawal aksi Demo di Kantor Desa Kampung Baru

    Personil Polres Labuhanbatu kawal aksi Demo di Kantor Desa Kampung Baru

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 601
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu –  Personil Polres Labuhanbatu melakukan pengawalan Aksi Demo di Kantor Desa Kampung Baru Kecamatan Bilah Barat Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatra Utara Jalan Lintas Sumatra Dusun Purba tua 16/9/2025. Aksi Demo ke kantor Desa  Kampung Baru di lakukan Masyarakat Desa Kampung Baru Menuntut Dana APBdes 2024 transparan sesuai dengan UU dan Peraturan Nomor […]

  • Warga Protes Proyek Jalan Rp 4,8 Miliar di Ambawang: Soroti Mutu, K3, dan Dugaan Pelanggaran Regulasi Konstruksi!

    Warga Protes Proyek Jalan Rp 4,8 Miliar di Ambawang: Soroti Mutu, K3, dan Dugaan Pelanggaran Regulasi Konstruksi!

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Kubu Raya, Kalimantan Barat — 04 November 2025|Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Durian–Pasang Tiang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya menjadi sorotan masyarakat setelah ditemukan sejumlah kejanggalan teknis dan dugaan pelanggaran aturan keselamatan kerja di lapangan.   Proyek ini berdasarkan kontrak Nomor: 600.1.9.3/30/SP/PPK/PUPRKP-BM/VII/2025, tanggal pelaksanaan 28 Juli 2025, dengan nilai Rp 4.873.510.000,00 (empat miliar delapan […]

  • Ruddy H Ketua TRC LPM Kalbar Angkat Nilai Kebersamaan dalam Panjat Pinang HUT RI ke-80 Tahun 

    Ruddy H Ketua TRC LPM Kalbar Angkat Nilai Kebersamaan dalam Panjat Pinang HUT RI ke-80 Tahun 

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Pontianak – 14 Agustus 2025 | Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ketua Tim Reaksi Cepat Laskar Pemuda Melayu (TRC LPM) Kalimantan Barat bersama jajaran akan menggelar lomba panjat pinang di kawasan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, pada Minggu (17/8/2025) sore. Ketua TRC LPM Kalbar, Ruddy  […]

  • Diminta kepada Satgas PKH Kejatisu Tangkal Pelaku Illegal Loging Dikawasan Hutan Lindung  Bukit Barisan Kecamatan Aek Natas Labura Sumut .

    Diminta kepada Satgas PKH Kejatisu Tangkal Pelaku Illegal Loging Dikawasan Hutan Lindung  Bukit Barisan Kecamatan Aek Natas Labura Sumut .

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 712
    • 0Komentar

    Indo-sight.com  I Labura – Menindak Lanjuti Pemberitaan di Media Sosial terkait Keluarnya Balok ( Kayu) dari Kabupaten Labuhanbatu Utara tepatnya dari Kecamatan Aek Natas NA IX-X, melintas di jalan lintas Sumatera (Jalinsum red) dengan angkutan motor truk cool diesel berbobot delapan ton per motor truknya tampa adanya hambatan dari pihak penegak hukum (APH) Kepolisian dan […]

expand_less