Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dua Kali Addendum, Proyek Jalan Pelang–Kepuluk Rp13 Miliar Belum Rampung, Publik Pertanyakan Pengawasan Dinas!

  • account_circle admin
  • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
  • visibility 93
  • comment 0 komentar

Indo-Sight.com | Ketapang, Kalimantan Barat – Proyek peningkatan Jalan Pelang–Kepuluk di Kabupaten Ketapang dengan pagu anggaran Rp13.258.800.000 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Ketapang terancam mangkrak. Hingga akhir Februari 2026, pekerjaan yang dianggarkan Tahun 2025 itu belum juga rampung dan tercatat telah mengalami dua kali perpanjangan kontrak (addendum).

Berdasarkan pantauan tim media di lapangan pada 26 Februari 2026, progres fisik dinilai masih rendah, sementara masa kontrak disebut akan berakhir pada 22 Februari 2026. Paket pekerjaan ini dikerjakan oleh CV Dea Pertiwi. Kondisi tersebut memunculkan dugaan lemahnya perencanaan teknis, problem pelaksanaan di lapangan, hingga potensi pelanggaran administratif apabila tidak disertai pengendalian yang memadai.

 

Jalaluddin selaku pengawas proyek saat dikonfirmasi di lokasi menjelaskan bahwa pekerjaan dimulai sejak Juli 2025. Karena sejumlah kendala, kontrak diperpanjang melalui addendum dan dijadwalkan berakhir 22 Februari 2026. Namun, hingga tenggat mendekat, capaian progres belum menunjukkan penyelesaian signifikan.

 

Tim media berupaya meminta keterangan kontraktor pelaksana, Haji YK, guna memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi melalui telepon dan pesan singkat.

 

Secara normatif, perpanjangan kontrak (addendum) dimungkinkan sepanjang memenuhi ketentuan administrasi pengadaan dan disertai alasan teknis yang dapat dipertanggungjawabkan. Namun, addendum berulang tanpa progres signifikan berpotensi mengindikasikan lemahnya manajemen proyek, termasuk perencanaan awal, kesiapan lahan, hingga kapasitas penyedia jasa.

 

Jali, tokoh masyarakat Pelang, menilai proyek ini bukan sekadar pekerjaan fisik biasa. Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses vital penghubung masyarakat menuju Kota Ketapang.

 

“Setiap tahun anggaran melalui APBD Kabupaten Ketapang, pengerjaan proyek ini hampir tidak pernah beres. Sudah beberapa kali ganti bupati dan DPRD, tapi mutu jalan tidak pernah tuntas,” ujarnya.

 

Ia juga menyinggung pernyataan Bupati Ketapang yang sebelumnya menyampaikan optimisme jalan tersebut dapat difungsikan pada awal tahun. Namun menurutnya, kondisi lapangan belum mencerminkan target tersebut. Bahkan, ia secara terbuka membantah optimisme pengawas proyek terkait penyelesaian tepat waktu.

 

Selain itu, Jali menyoroti tidak terlihatnya konsultan pengawas independen di lapangan. Jika benar tidak tersedia pengawasan teknis sesuai ketentuan, hal tersebut dapat melanggar prinsip akuntabilitas dan pengendalian mutu dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Tanggung Jawab Berjenjang: Kabupaten hingga Provinsi

Secara administratif, proyek ini berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten melalui Dinas PUPR setempat. Namun, mengingat sumber dana berasal dari transfer pusat (DAU) dan menyangkut infrastruktur strategis daerah, pengawasan berjenjang menjadi penting.

 

Dalam konteks pembinaan dan pengawasan teknis infrastruktur wilayah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Barat memiliki fungsi koordinatif dan supervisi terhadap standar teknis serta tata kelola pembangunan kabupaten/kota. Pemerintah provinsi dapat melakukan monitoring dan evaluasi, terutama jika proyek berdampak luas terhadap konektivitas regional.

 

Selain itu, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan lembaga pemeriksa eksternal berwenang menilai apakah terjadi penyimpangan administratif maupun kerugian keuangan negara apabila proyek tidak selesai sesuai kontrak.

 

Risiko Hukum dan Keuangan Daerah

Keterlambatan proyek bernilai miliaran rupiah berpotensi menimbulkan beberapa konsekuensi:

Denda keterlambatan (liquidated damages) sesuai kontrak.

 

Pemutusan kontrak apabila penyedia tidak mampu menyelesaikan pekerjaan.

 

Blacklisting penyedia jasa jika terbukti wanprestasi berat.

 

Potensi temuan audit apabila terdapat ketidaksesuaian progres dengan pencairan anggaran.

Jika proyek benar-benar mangkrak, dampaknya bukan hanya kerugian fiskal, tetapi juga terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat Pelang dan sekitarnya.

 

Masyarakat meminta pemerintah daerah lebih selektif dalam menunjuk penyedia jasa konstruksi serta memastikan pengawasan teknis berjalan efektif. Transparansi progres, realisasi anggaran, serta dasar addendum kontrak dinilai perlu dipublikasikan secara terbuka.

 

Sebagai infrastruktur penghubung utama, Jalan Pelang–Kepuluk bukan sekadar proyek anggaran tahunan, melainkan urat nadi ekonomi masyarakat. Ketidakpastian penyelesaian berisiko memperpanjang beban sosial dan ekonomi warga.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kontraktor terkait penyebab keterlambatan dan strategi percepatan penyelesaian pekerjaan.

 

 

 

Sumber : Tim Liputan 

Red/Tim*

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Camat Bilah Barat bersama Pemdes Desa Bandar Kumbul Sambut Kunjungan Wakil Bupati dalam Rangka peringatan 10 muharram

    Camat Bilah Barat bersama Pemdes Desa Bandar Kumbul Sambut Kunjungan Wakil Bupati dalam Rangka peringatan 10 muharram

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Camat Bilah Barat Bersama Pembes Desa Bandar Kumbul sambut Kunjungan Wakil Bupati Labuhanbatu (H.Jamri.ST) dalam rangka Peringatan 10 Muharram 7 juli 2025  yang dirangkai dengan kegiatan menyantuni anak yatim dan ceramah agama di Desa Bandar Kumbul Senin 6/10/2025. Acara Pringatan 10 Muharram di Gelar di Desa Bandar Kumbul di hadiri Wakil […]

  • Gerak Cepat Polsek Na IX-X Ungkap Kasus Sabu di Hutapadang

    Gerak Cepat Polsek Na IX-X Ungkap Kasus Sabu di Hutapadang

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu utara – Unit Reskrim Polsek Na IX-X mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Dusun Hutapadang, Desa Batu Tunggal, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Selasa (3/3/2026) sekira pukul 12.30 WIB. Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang langsung ditindaklanjuti Kapolsek Na IX-X AKP Yustina, S.H., M.H. dengan memerintahkan Kanit Reskrim IPTU […]

  • Langkah Antisipasi Banjir Dan Wabah Penyakit di Musim Penghujan, Babinsa Koramil 02/Sejangkung Bersama Warga Bersihkan Parit
    TNI

    Langkah Antisipasi Banjir Dan Wabah Penyakit di Musim Penghujan, Babinsa Koramil 02/Sejangkung Bersama Warga Bersihkan Parit

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Sambas – Dalam rangka mengantisipasi wabah Penyakit pada genangan air dan mencegah banjir pada musim penghujan, Babinsa Koramil 1208-02/Sejangkung Sertu Mizwal melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan parit bersama warga di wilayah binaannya, Dusun Sebataan, Desa Sulung, Kec. Sejangkung, (04/01/26).   Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan parit yang tersumbat oleh rumput liar, sampah dan […]

  • HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70, Polantas Sekadau Sentuh Pesantren dengan Bantuan dan Edukasi

    HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70, Polantas Sekadau Sentuh Pesantren dengan Bantuan dan Edukasi

    • calendar_month Sab, 6 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | SEKADAU, Polda Kalbar – Satlantas Polres Sekadau menggelar kegiatan sosial bertajuk Polantas Sekadau Go To Pesantren dalam rangka HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70. Acara ini berlangsung di Pondok Pesantren Al Fattah, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, Jumat (5/9/2025).   Dalam kegiatan tersebut, jajaran Satlantas menyerahkan paket sembako berupa beras, telur, dan mi instan. […]

  • Kondusifkan Labuhanbatu  gelar Patroli Skala Besar, Polres Labuhanbatu Pastikan Warga Nyaman dan Aman

    Kondusifkan Labuhanbatu  gelar Patroli Skala Besar, Polres Labuhanbatu Pastikan Warga Nyaman dan Aman

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 453
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Polres Labuhanbatu bersama instansi terkait melaksanakan patroli skala besar di wilayah hukum Polres Labuhanbatu, Kamis (04/09/2025). Kegiatan patroli ini menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas, seperti objek vital, pusat perbelanjaan, pertokoan, dan tempat-tempat keramaian masyarakat. Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala, S.I.K., S.H., M.H., melalui Plt. Kasi Humas […]

  • Patroli Siang Polsek Meranti Sambangi Pasar Berikan Himbauan Kamtibmas

    Patroli Siang Polsek Meranti Sambangi Pasar Berikan Himbauan Kamtibmas

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Landak – Dalam upaya untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, Anggota piket Polsek Meranti melakukan kegiatan patroli sambang sekaligus memberikan himbauan Kamtibmas kepada warga di Dusun Meranti Hilir Desa Meranti Kecamatan Meranti Kabupaten Landak. Pada kegiatan patroli, Aiptu Yordanus bersama personel lainnya menyampaikan pesan pesan kamtibmas kepada warga agar kiranya tetap meningkatkan kewaspadaan keamanan lingkungannya, […]

expand_less