Breaking News
light_mode
Trending Tags

Primus Interpares Dipertanyakan, Bupati Dinilai Gagal Lindungi Hak Lahan Warga!!

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
  • visibility 222
  • comment 0 komentar

Indo – Sight.com | Pontianak, Kalbar – Pengamat kebijakan publik dan pakar hukum, Dr. Herman Hofi Munawar, menegaskan bahwa kondisi kedaulatan lahan masyarakat pedesaan di seluruh wilayah Kalimantan Barat saat ini berada dalam situasi yang sangat mengkhawatirkan.

 

Dalam keterangannya pada Senin, 16 Februari 2026, ia menyebut ancaman terhadap hak atas tanah warga bahkan “lebih berbahaya dari kebakaran lahan di musim kemarau.”

Menurutnya, fenomena mafia tanah bukan lagi sekadar persoalan administratif atau sengketa perdata biasa, melainkan telah berkembang menjadi ancaman sistemik terhadap keberlanjutan ruang hidup masyarakat desa. Ia menilai ekspansi perusahaan perkebunan kelapa sawit menjadi salah satu faktor dominan yang mempercepat penggerusan hak-hak warga atas tanah.

 

“Ruang hidup warga secara perlahan tapi pasti terus tersingkirkan, berganti menjadi hamparan perkebunan sawit yang dikelola dengan cara-cara yang jauh dari rasa keadilan,” tegasnya.

 

Herman Hofi menyoroti pola penegakan hukum yang dinilai tidak konsisten dan cenderung tebang pilih. Ia menyebut kondisi ini sebagai “api dalam sekam” yang berpotensi memicu konflik agraria berkepanjangan.

 

Ironisnya, kata dia, hukum yang seharusnya menjadi instrumen perlindungan bagi masyarakat lemah justru kerap berubah menjadi alat represif terhadap warga yang mempertahankan hak atas tanah warisan mereka.

 

Ia memaparkan bahwa sejumlah warga desa yang berupaya mempertahankan lahan kerap berhadapan dengan proses hukum, mulai dari tuduhan penyerobotan hingga pencurian hasil kebun di atas tanah yang mereka klaim sebagai milik sendiri.

 

“Warga desa dipaksa bungkam oleh sistem yang buta terhadap sejarah kepemilikan lahan,” ujarnya.

 

Menurutnya, hampir di setiap kabupaten di Kalimantan Barat terdapat keluhan dan tangisan warga yang memohon perlindungan hukum. Namun, respons aparat penegak hukum dinilai belum memberikan rasa keadilan yang memadai.

 

Ia mengapresiasi keberadaan sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang tetap konsisten mendampingi warga dalam memperjuangkan hak-hak agraria mereka di tengah keterbatasan sumber daya.

 

Dalam pernyataannya, Herman juga menyinggung posisi kepala daerah sebagai primus inter pares (yang utama di antara yang setara) di wilayah kabupaten. Ia mempertanyakan keberanian pemerintah daerah dalam menertibkan perusahaan-perusahaan yang diduga beroperasi di luar izin resmi, termasuk di luar Hak Guna Usaha (HGU) yang sah.

 

“Banyak perusahaan beroperasi di luar izin sah (HGU), namun pemda terkesan tidak berdaya atau sengaja menutup mata,” katanya.

 

Ia menilai para bupati sebagai pemimpin tertinggi di daerah seharusnya memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk melindungi hak-hak konstitusional warganya. Namun dalam praktiknya, birokrasi daerah kerap terjebak dalam pusaran kompromi yang melemahkan fungsi pengawasan terhadap operasional perkebunan.

 

Masalah lain yang disorot adalah pengelolaan skema plasma dalam kemitraan perkebunan sawit. Herman menyebut manajemen plasma di sejumlah wilayah dinilai amburadul dan tidak transparan.

 

Janji kesejahteraan melalui kemitraan, menurutnya, sering kali tidak terealisasi sebagaimana mestinya. Ia menduga terdapat praktik kolusi antara oknum perusahaan dengan segelintir elit desa demi kepentingan pribadi.

 

“Anggota plasma yang merupakan warga desa asli justru tidak mendapatkan apa-apa. Mereka hanya dijadikan komoditas administratif untuk memenuhi syarat perizinan, sementara keuntungan mengalir ke kantong-kantong tertentu,” tegasnya.

 

Desakan Reformasi Agraria

Herman menegaskan bahwa tanpa reformasi agraria yang substansial, penegakan hukum yang adil, serta ketegasan pemimpin daerah untuk berdiri di sisi rakyat, konflik agraria di Kalimantan Barat berpotensi terus berulang dan memakan korban.

 

Ia mengingatkan bahwa keluguan warga desa tidak boleh lagi dijadikan celah bagi segelintir pihak untuk meraup keuntungan di atas penderitaan masyarakat.

 

“Keluguan warga desa tidak boleh lagi dijadikan modal bagi segelintir pihak untuk meraup kekayaan di atas penderitaan orang lain,” pungkasnya.

 

 

Sumber : Dr.Herman Hofi Munawar, SH.,MH.(Pengamat Kebijakan Publik)

Red/Gun*

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perlombaan Senam Anak Indonesia Hebat Resmi di Tutup Kadis Kominfo Labuhanbatu

    Perlombaan Senam Anak Indonesia Hebat Resmi di Tutup Kadis Kominfo Labuhanbatu

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbat – Mewakili Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, M.K.M, Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Labuhanbatu Ahmad Fadly Rangkuti, ST, M.Kom, Resmi menutup perlombaan senam anak Indonesia sehat tingkat sekolah dasar se- Kabupaten Labuhanbatu yang di gelar di Gedung olahraga Rantauprapat, jalan Wr. Supratman, Kecamatan Bilah Barat, Kamis 4/9/2025.   Perlombaan […]

  • Swasembada Energi dari Hulu ke Hilir: Memaksimalkan Sumber Daya Domestik Menuju Ketahanan Energi Nasional

    Swasembada Energi dari Hulu ke Hilir: Memaksimalkan Sumber Daya Domestik Menuju Ketahanan Energi Nasional

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Pontianak — 22 Oktober 2025 – PT PLN (Persero) kembali menggelar PLN Journalist Awards (PJA) 2025, sebuah ajang penghargaan bergengsi bagi para jurnalis yang berperan dalam menyuarakan isu ketenagalistrikan nasional. Mengusung tema besar “Energi Berdaulat untuk Indonesia Kuat,” ajang tahun ini mendorong lahirnya karya jurnalistik berkualitas yang menggambarkan kemandirian energi Indonesia dari berbagai […]

  • Predikat “Sangat Informatif” untuk Pontianak: Pengamat Nilai Komitmen Transparansi Pemkot Kian Tak Terbantahkan!

    Predikat “Sangat Informatif” untuk Pontianak: Pengamat Nilai Komitmen Transparansi Pemkot Kian Tak Terbantahkan!

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|Pontianak,KALBAR — Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik, Dr. Herman Hofi Munawar, memberikan apresiasi tinggi atas capaian Pemerintah Kota Pontianak yang berhasil meraih predikat “Sangat Informatif” dengan nilai 99,55 dalam penilaian keterbukaan informasi publik tahun ini.   Menurutnya, skor tersebut merupakan pencapaian yang luar biasa fantastis serta menjadi sinyal positif terkait komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan […]

  • Selamat dan sukses milad majid Darul SEP yang pertama Januari 2026

    Selamat dan sukses milad majid Darul SEP yang pertama Januari 2026

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Indosight.com I Labuhanbatu – seiringnya berjalan waktu Masjid Replika Kab’ ah atau sekarang di sebut Mesjid Darul.SEP yang ada di Desa perbaungan Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatra Utara Kamis 8/1/2026. Mesjid Darul SEP didirikan Oleh seorang Masyarakat Desa Perbaungan Eko Pranata sekaligus Notaris dan Memiliki Media Onlene bernama SEP.Indonesia sesuai dengan niat dan […]

  • Polres Labuhanbatu Tahan 2 tersangka Pengeroyokan Wartawan 7 sedang di Buru

    Polres Labuhanbatu Tahan 2 tersangka Pengeroyokan Wartawan 7 sedang di Buru

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 340
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu –  Kasus Pengeroyokan Wartawan yang di lakukan Debcolektor ACC 2  Ditahan  dan 7 diburu Polres Labuhanbatu sudah menahan dan menetapkan 2 tersangka  ,Senin (22/9/25) Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu AKP Teuku Rivanda Ikhsan, S.T.K., S.I.K., M.A.mengatakan 7 tersangka Lainnya masih diburu. “Mudah mudahan secepatnya akan kita lakukan pengejatan dan penangkapan kepada semua yang […]

  • Polres Labuhanbatu Kawal Kegiatan Taksa Family Adventure 1, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

    Polres Labuhanbatu Kawal Kegiatan Taksa Family Adventure 1, Pastikan Situasi Aman dan Kondusif

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Indo-sight.com  I Labuhanbatu – Polres Labuhanbatu memberikan pengamanan penuh pada kegiatan Taksa Family Adventure #1 yang digelar pada Sabtu, 6 September 2025 di Taksa Coffee, Jalan Rantau Lama, Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Labuhanbatu, dr. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM, serta dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, jajaran Polres […]

expand_less