Breaking News
light_mode
Trending Tags

Guru Dibentak Bupati Saat Kunker, Dr. Herman: Pemimpin Seharusnya Bangun Dialog, Bukan Ciptakan Ketakutan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
  • visibility 429
  • comment 0 komentar

Indo-sight.com|PONTIANAK – Sebuah video yang menunjukkan tindakan seorang bupati di Kalimantan Barat memarahi seorang guru di hadapan publik menjadi viral dan menuai kecaman luas. Dalam video tersebut, terlihat sang bupati melontarkan kemarahan secara emosional di hadapan sejumlah pejabat dan masyarakat, yang disebut-sebut sebagai bagian dari agenda kunjungan kerja di sekolah tersebut.

Tindakan tersebut dinilai tidak hanya merendahkan martabat guru sebagai tenaga pendidik, tetapi juga menciptakan efek domino negatif terhadap ekosistem pendidikan secara keseluruhan.

Dr. Herman Hofi Munawar, Pengamat Kebijakan Publik dan Akademisi di Pontianak, menilai bahwa sikap emosional kepala daerah di ruang publik terhadap guru merupakan tindakan keliru yang tidak mencerminkan etika kepemimpinan dalam dunia pendidikan.

“Ketika seorang bupati memarahi guru di depan umum, apalagi terekam dalam video dan menjadi konsumsi publik, maka yang dirusak bukan hanya mental guru itu sendiri, tapi juga wibawa profesi guru di mata siswa, orang tua, dan masyarakat luas,” ujar Dr. Herman dalam keterangannya kepada media ini, kamis (24/7).

Menurutnya, guru bukan sekadar pengajar di ruang kelas, tetapi juga agen pembentukan karakter generasi bangsa. Menyerang wibawa mereka di depan umum dapat menggerus kepercayaan diri dan motivasi dalam menjalankan tugas profesional. Akibatnya, kualitas pembelajaran pun ikut terdampak.

“Pemimpin yang baik seharusnya menjadi teladan dalam menggunakan komunikasi yang konstruktif, bukan memamerkan kekuasaan secara emosional di depan publik,” tambahnya.

Dr. Herman menjelaskan bahwa dalam konteks pendidikan Indonesia yang sudah menghadapi banyak tantangan — mulai dari kesejahteraan guru yang belum layak, kesenjangan fasilitas pendidikan antarwilayah, hingga tekanan administratif — tindakan merendahkan guru di ruang publik merupakan bentuk kegagalan dalam membaca sensitivitas sosial dan psikologis.

“Sistem pendidikan kita sudah cukup berat. Apa yang dibutuhkan adalah dukungan moral dan institusional, bukan bentakan dan rasa takut. Ini justru memperparah krisis kepercayaan antara guru, orang tua, dan negara,” tegasnya.

Insiden ini, lanjut Dr. Herman, bukan sekadar soal etika individu, tetapi juga mencerminkan kualitas komunikasi birokrasi yang masih abai terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan profesionalisme.

“Pemimpin daerah harus menjadi agen perubahan yang berpihak pada perbaikan mutu pendidikan, bukan menciptakan suasana kerja yang intimidatif dan menjatuhkan moral aparatur, apalagi guru,” tutupnya.

Psikolog pendidikan menilai tindakan seperti ini dapat menciptakan ketidakstabilan emosional bagi guru dan lingkungan sekolah. Rasa takut yang ditimbulkan berdampak pada atmosfer belajar yang tidak kondusif, serta mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan.

Selain itu, tindakan tersebut memberikan contoh buruk kepada siswa bahwa kekuasaan dapat digunakan untuk mempermalukan orang lain di ruang publik, bertentangan dengan semangat pendidikan karakter yang selama ini digaungkan dalam kurikulum nasional.

Berbagai pihak, termasuk organisasi profesi guru, lembaga advokasi pendidikan, serta tokoh masyarakat, menyerukan agar kejadian ini menjadi momentum evaluasi terhadap pola komunikasi dan pendekatan pemerintah daerah terhadap persoalan pendidikan.

 

 

Sumber : Dr.Herman Hofi Law(Pengamat kebijakan Publik)
(*/Gun)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Kalbar Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Wujud Syukur Peringati Hari Bhayangkara ke-79

    Polda Kalbar Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Wujud Syukur Peringati Hari Bhayangkara ke-79

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Pontianak, Suasana khidmat menyelimuti Graha Khatulistiwa Polda Kalimantan Barat pagi ini, kala digelar Doa Bersama Lintas Agama. Kegiatan dibuka dengan menyayikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. (Kamis, 26/6) Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025 yang akan diperingati pada 1 Juli mendatang, sebuah momen penting untuk merefleksikan peran dan pengabdian Korps […]

  • Bukan Sekadar Formalitas: Pendaftaran IWOI ke Dewan Pers Jadi Titik Nol Integritas Pers

    Bukan Sekadar Formalitas: Pendaftaran IWOI ke Dewan Pers Jadi Titik Nol Integritas Pers

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|JAKARTA – Sebagai wujud eksistensi dan komitmen terhadap profesionalisme jurnalistik, Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) secara resmi mendaftarkan organisasinya ke Dewan Pers, Rabu (9/7/2025). Pendaftaran dilakukan langsung di kantor Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Rombongan pengurus IWOI yang hadir terdiri dari Ketua DPD IWOI Karawang Syuhada Wisastra, Ketua Bidang SDM dan Kompetensi Ade […]

  • Bupati dan wakil Bupati Labuhanbatu hadiri Sidang Paripurna Hut Pemkab Labuhanbatu Ke – 80

    Bupati dan wakil Bupati Labuhanbatu hadiri Sidang Paripurna Hut Pemkab Labuhanbatu Ke – 80

    • calendar_month Sab, 18 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita Sp.OG., M.KM, dan Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST mengikuti rapat paripurna Kabupaten Labuhanbatu Peringatan Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu ke 80, di Ruang Rapat Paripurna DPRD. Jalan SM Raja, Kecamatan Rantau Selatan. Jumat (17/10). Rapat paripurna DPRD Kabupaten Labuhanbatu peringatan hari jadi pemerintah Kabupaten […]

  • Pangdam XII/Tpr Tutup Turnamen Bola Voli Antar Satuan
    TNI

    Pangdam XII/Tpr Tutup Turnamen Bola Voli Antar Satuan

    • calendar_month Sab, 5 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Kubu Raya – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, S.Sos., M.Si., menutup secara resmi turnamen bola voli antar satuan, dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-67 Kodam XII/Tpr. Acara berlangsung di Aula Supriyadi, Sport Center Makodam XII/Tpr, pada Sabtu (5/7/2025). Sebelum turnamen ditutup, dilaksanakan pertandingan final untuk Prajurit dan Persit. Untuk Prajurit mempertemukan antara tim voli […]

  • Konflik Lahan PT RJP di Kubu Raya, Warga Tuding Perusahaan Abaikan Hak Plasma

    Konflik Lahan PT RJP di Kubu Raya, Warga Tuding Perusahaan Abaikan Hak Plasma

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|PONTIANAK— Konflik agraria antara warga Desa Sukalanting, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Rajawali Jaya Perkasa (RJP) kembali memanas. Pada Senin, 7 Juli 2025, terjadi bentrok fisik di kawasan perkebunan sawit Tanjung Manggis antara warga dan sekelompok orang yang disebut-sebut dibawa oleh pihak perusahaan. Benturan tersebut berhasil diredam oleh […]

  • Proyek Tanpa Plang di Pal Sembilan Kubu Raya Diduga “Siluman”, Warga Pertanyakan Transparansi!

    Proyek Tanpa Plang di Pal Sembilan Kubu Raya Diduga “Siluman”, Warga Pertanyakan Transparansi!

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Kubu Raya — Dugaan proyek “siluman” kembali mencuat di Kabupaten Kubu Raya. Tim awak media menemukan pekerjaan infrastruktur yang memicu tanda tanya besar, kali ini di Gang Sinar Pelita, Jalan Perdamaian, Desa Pal Sembilan, Kecamatan Sungai Kakap.   Pantauan lapangan pada Selasa (12/8/2025) memperlihatkan kejanggalan mencolok: di satu titik lokasi, berlangsung dua kegiatan sekaligus, yakni […]

expand_less