Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dukungan PD. Muhammadiyah Labuhanbatu  Wujud Sinergi dalam Mewujudkan Kamtibmas Kondusif di sumut

  • account_circle admin
  • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
  • visibility 438
  • comment 0 komentar
Indo-sight.com l Labuhanbatu – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PD) Kabupaten Labuhanbatu, H. Johan S., S.Pd., M.M., menyampaikan dukungan penuh kepada Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan, S.I.K., M.H., Selasa (21/10/2025).
Dukungan ini menjadi bentuk apresiasi dan komitmen PD Muhammadiyah Labuhanbatu dalam mendukung kebijakan serta langkah strategis Polda Sumut, khususnya dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Provinsi Sumatera Utara.
Dalam keterangannya, H. Johan S. menegaskan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan Polri, khususnya Polres Labuhanbatu, dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan, kerukunan antarumat beragama, dan ketentraman sosial di tengah masyarakat.
“Kami mendukung sepenuhnya upaya Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan, S.I.K., M.H., dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Muhammadiyah Labuhanbatu berkomitmen menjadi mitra strategis Polri dalam menanamkan nilai moral, etika, dan semangat kebangsaan di masyarakat,” ujar H. Johan.
Sementara itu, PLT Kasi Humas Polres Labuhanbatu IPTU Arwin, S.H., menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut dan berharap sinergi antara Polri dan ormas keagamaan seperti Muhammadiyah dapat terus terjalin erat. “Sinergitas ini merupakan kekuatan moral dan sosial dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan harmonis di Labuhanbatu,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara aparat kepolisian dan elemen masyarakat, diharapkan terwujud suasana Labuhanbatu yang semakin rukun, damai, dan kondusif.(julip effendi/Humas)
  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marwah Budaya Dipertaruhkan: Mangkraknya Waterfront Istana Alwatzikoebillah Sambas Picu Kekecewaan Publik!

    Marwah Budaya Dipertaruhkan: Mangkraknya Waterfront Istana Alwatzikoebillah Sambas Picu Kekecewaan Publik!

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | SAMBAS – Urgensi rekonstruksi dan revitalisasi kawasan waterfront di sekitar Istana Alwatzikoebillah Sambas kembali mencuat. Proyek yang diharapkan menjadi wajah representatif peradaban Kesultanan Sambas itu kini dinilai terbengkalai tanpa kepastian progres yang jelas.(25/2) Bagi masyarakat, istana bukan sekadar bangunan berarsitektur kayu khas Melayu. Ia merupakan simbol peradaban dan identitas historis Kesultanan Sambas yang […]

  • Kuasa Hukum Nilai Laporan Penyerobotan Tanah terhadap Warga Pontianak Tidak Tepat, Murni Sengketa Perdata!

    Kuasa Hukum Nilai Laporan Penyerobotan Tanah terhadap Warga Pontianak Tidak Tepat, Murni Sengketa Perdata!

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | PONTIANAK — Anisah alias Mak Ani, warga Pontianak Tenggara, Kalimantan Barat, mendatangi Subdit II Krimum Polda Kalbar didampingi tim kuasa hukumnya dari LBH Herman Hofi Law, Jumat, 17 Oktober 2025 untuk memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi. Ia mengklaim sebagai pemilik sah sebidang tanah seluas kurang lebih sekitar 1 hektare atau berukuran 360 x […]

  • Dana APBD Mengalir Sejak 2019, Status Tanah Masih Diduga Milik Pribadi – Dugaan Pelanggaran Tata Kelola Aset Daerah Mencuat!

    Dana APBD Mengalir Sejak 2019, Status Tanah Masih Diduga Milik Pribadi – Dugaan Pelanggaran Tata Kelola Aset Daerah Mencuat!

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|Ketapang, Kalbar – Pembangunan Rumah Adat Jawa di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, yang telah berjalan sejak 2019 dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), kini menuai sorotan tajam publik. Penyebabnya, status kepemilikan lahan tempat berdirinya rumah adat tersebut hingga kini masih dipertanyakan, sementara anggaran proyek terus mengalir setiap tahun, bahkan disebut akan berlanjut […]

  • 32 Jemaah Berangkat Normal, Tuduhan Penipuan Ihyatour Goyah di Persidangan!

    32 Jemaah Berangkat Normal, Tuduhan Penipuan Ihyatour Goyah di Persidangan!

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Indo-sihgt.com | Pontianak, 14 September 2025 – Sidang perkara dugaan penipuan dan penggelapan dana umroh yang menyeret travel Ihyatour kembali bergulir di Pengadilan Negeri Pontianak. Namun, jalannya persidangan justru membongkar fakta berbeda: tuduhan pidana yang diarahkan kepada manajemen travel tidak terbukti. Alih-alih penipuan, perkara ini lebih tepat dikategorikan sebagai sengketa perdata (wanprestasi).   Dalam persidangan […]

  • Wujudkan Keamanan, Polres Labuhanbatu Laksanakan Patroli Tiga Pilar

    Wujudkan Keamanan, Polres Labuhanbatu Laksanakan Patroli Tiga Pilar

    • calendar_month Ming, 21 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 547
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Personel gabungan Polri, TNI, dan Satpol PP melaksanakan patroli tiga pilar di wilayah hukum Polres Labuhanbatu, Sabtu (20/9/2025). Patroli ini digelar sebagai langkah antisipasi terhadap potensi tindak kriminalitas serta upaya cipta kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif. Adapun sasaran patroli meliputi pusat keramaian, objek vital, serta titik-titik rawan terjadinya gangguan kamtibmas. […]

  • Lemahnya Penegakan Hukum Tambang Emas Ilegal di Sintang: PSRB Diduga Jadi Kedok PETI, Ada Indikasi Mafia Solar Subsidi

    Lemahnya Penegakan Hukum Tambang Emas Ilegal di Sintang: PSRB Diduga Jadi Kedok PETI, Ada Indikasi Mafia Solar Subsidi

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Indo-sigjt.com|Sintang, Kalimantan Barat – 27 Juli 2025|Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, kembali menjadi sorotan tajam. Meski secara hukum tergolong kejahatan lingkungan dan tindak pidana, namun hingga kini aktivitas PETI justru kian masif dan nyaris tanpa hambatan hukum. Hal ini menimbulkan dugaan kuat adanya pembiaran sistematis hingga keterlibatan oknum aparat […]

expand_less