Breaking News
light_mode
Trending Tags

Akui PETI Cemari Sungai Sambas, Tapi Tak Bertindak”? Maung Kalbar Desak Copot tKadis LHK Kalbar !

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
  • visibility 180
  • comment 0 komentar

Indo-sight.com|Pontianak,Kalbar Kamis 7 agustus 2025|“Jika seorang pejabat tahu sumber kehancuran lingkungan tapi tidak bertindak, maka ia bukan bagian dari solusi—melainkan bagian dari kerusakan itu sendiri.”

KADIS LHK KALBAR SUDAH MENGAKU PETI PENYEBABNYA, TAPI DIAM?

Pernyataan terbuka dan resmi dari Kepala Dinas LHK Kalbar, Adi Yani, yang menyebut PETI sebagai penyebab pencemaran Sungai Sambas Besar, adalah pernyataan yang tidak bisa dianggap remeh.

Itu bukan sekadar informasi — itu adalah pengakuan resmi dari pemerintah bahwa sumber kejahatan ekologis sudah diketahui.

Tapi setelah pengakuan itu: di mana datanya?
Di mana koordinat titik-titik PETI?
Mengapa tidak langsung diserahkan ke Polda Kalbar?

PERINTAH KAPOLDA SUDAH JELAS — APA LAGI YANG DITUNGGU?

Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto telah menyatakan tanpa ragu:
“Tidak ada ampun untuk PETI!”

Maka, kami mendesak:

Kapolda Kalbar segera memerintahkan tindakan penegakan hukum terhadap PETI di Sambas dan wilayah sekitar, berdasarkan pernyataan terbuka Kadis LHK Kalbar sendiri.

Tidak perlu menunggu rekomendasi tambahan. PETI itu ilegal. Undang-undang sudah cukup kuat.

TUNTUT TRANSPARANSI: MAU SAMPAI KAPAN DIBOHONGI?

Rakyat berhak tahu:

1. Mana hasil audit lingkungan?
2. Mana dokumen inspeksi lapangan?
3. Mana hasil laboratorium air Sungai Sambas?
4. Apa langkah konkret pemerintah sejak pengakuan Kadis itu keluar?

Kami mendesak seluruh data tersebut diumumkan secara objektif, terbuka, dan relevan.
Jangan sembunyikan pencemaran di balik rapat birokrasi dan istilah teknokratis. Ini tentang air yang diminum rakyat, bukan angka di meja seminar.

SUBJEK HUKUM LINGKUNGAN: NEGARA TAK BOLEH DIAM

Dalam filsafat hukum lingkungan modern, negara bukan sekadar regulator — ia adalah subjek hukum ekologis yang wajib menjamin keadilan ekologis dan keselamatan rakyat.

Jika pemerintah tahu, tapi tidak bertindak, maka pemerintah ikut bersalah secara moral, etis, dan hukum !

Di tengah kerusakan Sungai Sambas, kampus-kampus diam.
Air menguning, tapi tak ada kuliah darurat.
Ikan mati, tapi laboratorium tetap sunyi.
Rakyat menderita, tapi jurnal ilmiah tetap berjalan seperti biasa.

Ilmu pengetahuan yang tidak berpihak pada penderitaan rakyat, adalah bentuk lain dari kolaborasi diam dengan kejahatan.
Ketika profesor hanya bicara dalam seminar, bukan dalam krisis, maka ia bukan ilmuwan — tapi birokrat berpangkat akademik.

Para akademisi boleh punya gelar, tapi jika tak bicara ketika sungai dibunuh oleh PETI, maka sejarah akan mencatat:
mereka pintar, tapi tidak berani.
Mereka tahu, tapi tidak peduli.

Ilmu bukan untuk menenangkan kekuasaan — ilmu untuk mengguncang ketidakadilan.

Jika kampus tidak bersuara saat rakyat kehilangan hak atas lingkungan hidup yang bersih,
maka rakyat berhak berkata:

“Kami tak butuh sains yang steril, kami butuh keberanian dari ruang kuliah yang hidup.”

Sains yang bisu, kampus yang apatis, profesor yang nyaman di belakang meja — semua itu adalah kegagalan intelektual yang paling menyakitkan dalam sejarah perjuangan lingkungan.

“Jangan salahkan rakyat kalau mereka tidak lagi percaya pada gelar dan kepintaran — sebab dalam kesunyian intelektual, Sungai Sambas sedang sekarat.”

DPD LSM MAUNG MENGAJUKAN TUNTUTAN TEGAS:

1. Copot Kadis LHK Kalbar Sekarang Juga!
Karena ia:
Sudah tahu penyebab pencemaran, tapi tidak bertindak hukum.
Tidak menyerahkan bukti PETI ke aparat.
Tidak transparan membuka hasil audit, inspeksi, maupun lab air.
Gagal menjalankan tugas konstitusional melindungi lingkungan dan rakyat.

2. Kapolda Kalbar Harus Segera Tindak PETI di Sambas dan Sekitarnya
Berdasarkan pernyataan Kadis sendiri, ini bukti awal yang cukup untuk bertindak.
Negara tidak boleh tunduk pada tambang ilegal!

3. Mendesak Kementerian Lingkungan Hidup RI (KLHK) Turun Audit Khusus
Audit seluruh perizinan sawit, tambang, dan AMDAL di Kalimantan Barat.
Bongkar manipulasi dokumen dan praktik pembiaran sistematis.

Sungai Sambas Besar bukan sekadar jalur air. Ia adalah sumber kehidupan, warisan ekologis, dan hak konstitusional rakyat.

Jika airnya menguning karena tambang ilegal, dan negara tahu tapi diam —
Maka rakyat punya hak untuk melawan, menuntut, dan menggugat.

“Jika negara kehilangan keberanian untuk menegakkan hukum lingkungan, maka rakyatlah yang akan meluruskannya.”ketua DPD LSM MAUNG Kalbar,andri.

 

Penulis : TIM LSM MAUNG
Sumber : DPD LSM MAUNG Kalbar

Red/Gun*

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Pontianak Salurkan 1.000 Paket Bantuan Sosial ke Panti Asuhan, Ponpes, dan Warga Kurang Mampu

    Polresta Pontianak Salurkan 1.000 Paket Bantuan Sosial ke Panti Asuhan, Ponpes, dan Warga Kurang Mampu

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Pontianak, Polda Kalbar – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polresta Pontianak menyalurkan sebanyak 1.000 paket bantuan sosial kepada panti asuhan, pondok pesantren, dan masyarakat kurang mampu di wilayah Kota Pontianak. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolresta Pontianak AKBP Hendrawan, S.I.K., M.H., mewakili Kapolresta Pontianak Kombes Pol Adhe Hariadi, S.I.K., M.H. pada Rabu (18/06/2025). Pembagian […]

  • Salah Satu Warga Setempat Soroti SPBU : 66 796 04 Sayan , Bagi-Bagi Jatah BBM Bersubsidi Kepada Pengepul

    Salah Satu Warga Setempat Soroti SPBU : 66 796 04 Sayan , Bagi-Bagi Jatah BBM Bersubsidi Kepada Pengepul

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Indo- sight.com | Melawi, Kalbar – Diduga kuat untuk untuk mengejar keuntungan besar, SPBU 66.796.04 Kecamatan Sayan Kabupaten Melawi Kalimantan Barat melakukan, tindakan melanggar hukum dengan menjual Bahan Bakar Minyak [BBM] dengan menggunakan Drum plastik serta Jerigen tanpa rasa takut.   Setasiun Pengisian Bahan Bakar Umum [SPBU] dengan nomor registrasi 66.796.04 berlokasi di jalan poros […]

  • Lomba Renang Estafet Meriahkan HUT Kodam XII/Tpr 

    Lomba Renang Estafet Meriahkan HUT Kodam XII/Tpr 

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|Kubu Raya – Dalam rangka meriahkan HUT ke-67 Kodam XII/Tpr. Kasdam XII/Tpr Brigjen TNI Putra Widyawinaya, S.H., M.P.M., memimpin langsung start Lomba Renang Dasar Militer Estafet antar satuan jajaran Kodam XII/Tpr yang berada di wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Bertempat di kolam renang Tirta Yudha, Makodam XII/Tpr, Kamis (10/7/2025) Lomba renang estafet diikuti […]

  • Awal 2026 Camat Bilah Barat Melaksanakan berbagai terobosan serta ajak ASN meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

    Awal 2026 Camat Bilah Barat Melaksanakan berbagai terobosan serta ajak ASN meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Indosight.com I Labuhanbatu – Camat Bilah Barat M.Noor Putra BF di awal tahun baru 2026 malakukan beberapa terobosan salah satu nya mengajak ASN pegawai di lingkungan pemerintah kecamatan untuk berdiskusi dan mendengarkan ceramah seputar agama yang di hadirkan  penyuluh agama kantor KUA kecamatn Bilah Barat setelah apel pagi. Senin 12/1/2026. Hadir dalam diskusi Camat Bilah […]

  • Plt Kasi Humas menjadi Narasumber di SD IT Robbani Rantauprapat

    Plt Kasi Humas menjadi Narasumber di SD IT Robbani Rantauprapat

    • calendar_month Sab, 4 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 413
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu– Plt. Kasi Humas Polres Labuhanbatu, IPTU Arwin, S.H., hadir sebagai Narasumber dalam kegiatan POMG (Pertemuan Orang Tua Murid Dan Guru) di SD IT Robbani Rantauprapat dengan mengangkat tema “Media Sosial: Sahabat atau Musuh Anak Kita?”, Sabtu (4/10/2025). Kegiatan ini dibuka dengan kata sambutan dari Kepala Sekolah SD IT Robbani, Ibu Novita Sari, […]

  • Jenderal Manager PKS PTPN Regional I Bilah Hulu Terima Buah Tanda Sawit “Mentah”, Legalitas Pihak Ke III Tidak Jelas. 

    Jenderal Manager PKS PTPN Regional I Bilah Hulu Terima Buah Tanda Sawit “Mentah”, Legalitas Pihak Ke III Tidak Jelas. 

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Selaku pejabat Jenderal Manager (JM) di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Regional I Aek Nabara Bilah Hulu wilayah Distrik III Kabupaten Labuhanbatu Provinsi Sumatera Utara. Selaku, JM diperusahaan tutup mata terkait PKS kerap menerima buah tanda sawit yang berkadar “Mentah” berwarna ungu kehitaman dan tanda buah […]

expand_less