Breaking News
light_mode
Trending Tags

Marwah Budaya Dipertaruhkan: Mangkraknya Waterfront Istana Alwatzikoebillah Sambas Picu Kekecewaan Publik!

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
  • visibility 109
  • comment 0 komentar

Indo-sight.com | SAMBAS – Urgensi rekonstruksi dan revitalisasi kawasan waterfront di sekitar Istana Alwatzikoebillah Sambas kembali mencuat. Proyek yang diharapkan menjadi wajah representatif peradaban Kesultanan Sambas itu kini dinilai terbengkalai tanpa kepastian progres yang jelas.(25/2)

Bagi masyarakat, istana bukan sekadar bangunan berarsitektur kayu khas Melayu. Ia merupakan simbol peradaban dan identitas historis Kesultanan Sambas yang pernah berjaya di pesisir utara Kalimantan Barat. Ketika pembangunan kawasan penunjang, khususnya Waterfront City, terhenti, yang terdampak bukan hanya aspek estetika, tetapi juga marwah budaya dan denyut ekonomi lokal.

 

Simbol Peradaban yang Terabaikan

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah struktur pembangunan kawasan waterfront belum menunjukkan perkembangan signifikan. Proyek yang sempat digadang-gadang menjadi ikon baru wisata sejarah Sambas itu kini terkesan stagnan.

 

Warga mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dan provinsi dalam menuntaskan proyek tersebut. Menurut mereka, mengulur waktu pembangunan sama saja dengan membiarkan simbol sejarah perlahan kehilangan daya tariknya.

 

“Menunda pembangunan Waterfront City adalah bentuk pengabaian terhadap akar sejarah. Rakyat Sambas tidak butuh janji di atas kertas, rakyat butuh melihat istana itu kembali megah sebagai simbol kedaulatan budaya kita,” ujar Gustian, warga Dalam Kaum yang akrab disapa Pak Tek, saat ditemui wartawan di kawasan istana.

Ia menambahkan, sejak proyek tersebut mangkrak, kunjungan wisatawan mengalami penurunan signifikan.

 

“Memang selama mangkrak pembangunan Waterfront City, kami melihat Istana Alwatzikoebillah Sambas kurang adem. Dulu sebelumnya ramai dikunjungi wisatawan, baik dari dalam daerah, luar daerah, bahkan mancanegara,” tuturnya.

 

Bukan Sekadar Estetika, Tapi Penggerak Ekonomi

Secara strategis, revitalisasi kawasan waterfront bukan hanya soal memperindah tepian sungai. Kawasan itu memiliki potensi besar sebagai:

Magnet Pariwisata: Ikon visual yang kuat dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik dan internasional.

 

Pusat Edukasi Sejarah: Generasi muda membutuhkan ruang belajar kontekstual tentang sejarah Kesultanan Sambas.

 

Penggerak Ekonomi UMKM: Aktivitas wisata berdampak langsung pada pedagang kecil, pelaku usaha kuliner, dan jasa lokal.

 

Warga berharap pemerintah melihat proyek tersebut dalam perspektif pembangunan berkelanjutan berbasis budaya, bukan sekadar proyek fisik jangka pendek.

Desakan Political Will

Gustian juga berharap pemerintah provinsi dan daerah segera mengambil langkah konkret.

 

“Kami berharap pihak provinsi beserta daerah agar segera mengatasi kondisi terpuruk terkait pembangunan Waterfront, apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri yang tidak lama lagi,” ungkapnya.

 

Seorang pengunjung lain yang turut menyampaikan kekecewaan serupa.

“Saya bukan orang politik, cuma masyarakat kecil. Jangan pembangunan Waterfront cuma dijadikan janji politik. Apalagi sebelum terpilih, Pak Gubernur pernah berjanji akan membangun Waterfront City. Ini sudah hampir dua tahun tidak ada bayangan sama sekali, gelap gulita,” ujarnya di lokasi yang sama.

 

Secara normatif, pembangunan kawasan strategis berbasis warisan budaya sejalan dengan amanat pelestarian cagar budaya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Pemerintah daerah memiliki kewajiban menjaga, mengembangkan, dan memanfaatkan warisan budaya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

 

Dengan demikian, revitalisasi waterfront Istana Alwatzikoebillah bukan hanya proyek infrastruktur, melainkan bagian dari tanggung jawab konstitusional dalam menjaga identitas dan warisan sejarah.

Kini publik menunggu langkah konkret. Apakah proyek ini akan kembali menjadi prioritas pembangunan daerah, atau tetap terhenti dalam bayang-bayang janji politik?

 

Masyarakat Sambas berharap jawabannya segera terlihat dalam bentuk kerja nyata, bukan sekadar narasi perencanaan.

 

 

Sumber : Samsul Hidayat

Red/gun*

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengamat: Kalbar Jadi Batu Pertama Peredaran Barang Ilegal, Perlu Audit Bea Cukai!

    Pengamat: Kalbar Jadi Batu Pertama Peredaran Barang Ilegal, Perlu Audit Bea Cukai!

    • calendar_month Jum, 30 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Pontianak – Masuknya barang-barang ilegal ke wilayah Kalimantan Barat menjadi sorotan tajam dari Dr. Herman Hofi Munawar, Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik Kalbar. Ia menilai, posisi geografis provinsi ini yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Brunei, serta jaraknya yang tidak terlalu jauh dari Singapura, menjadikan Kalbar sebagai jalur strategis sekaligus rawan penyelundupan barang ilegal dari […]

  • Aksi Kemanusiaan Polairud: Puluhan Personel dan Instansi Gabungan Sukses Donor Darah di Polres Ketapang

    Aksi Kemanusiaan Polairud: Puluhan Personel dan Instansi Gabungan Sukses Donor Darah di Polres Ketapang

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Ketapang — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Polairud ke-75 tahun 2025, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Ketapang menggelar kegiatan bakti kesehatan donor darah, Rabu (12/11/2025). Kegiatan berlangsung di Aula Mapolres Ketapang mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB dan diikuti oleh personel Polri, instansi pemerintah, serta unsur TNI.   Kegiatan […]

  • KADIN Kalbar Bongkar Manuver Ilegal Arya Rizqi Darsono: Peringatkan KADIN Indonesia Agar Tidak Terjebak dalam Legitimasi Palsu!

    KADIN Kalbar Bongkar Manuver Ilegal Arya Rizqi Darsono: Peringatkan KADIN Indonesia Agar Tidak Terjebak dalam Legitimasi Palsu!

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Pontianak, 17 November 2025 – Konflik internal Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Barat memasuki fase paling krusial. KADIN Kalbar hasil Muprovlub secara terbuka menuding agenda Rapimprov dan pengukuhan pengurus yang digelar oleh Arya Rizqi Darsono sebagai manuver ilegal yang berpotensi menghancurkan stabilitas dunia usaha di Kalbar.   Dalam surat resmi bernomor 018/SK-Kadindo/KB/XI/2025, […]

  • POLSEK MERANTI LANJUTKAN TANAM JAGUNG DI LAHAN PERCONTOHAN

    POLSEK MERANTI LANJUTKAN TANAM JAGUNG DI LAHAN PERCONTOHAN

    • calendar_month Sel, 27 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 282
    • 0Komentar

    IndoSight.com|Landak, Kalbar – Pada hari Senin tanggal 26 Mei 2025 mulai pukul 08.00 Wib, bertempat di Dusun Sei Muntik Desa Kelampai Setolo Kec. Meranti Kabupaten Landak telah dilaksanakan kegiatan lanjutan Penanaman Jagung dilahan Percontohan Polsek Meranti dalam rangka mendukung ASTA CITA ketahanan pangan Tahun 2025 oleh Polsek meranti. Hadir dalam kegiatan diantaranya Bintara penggerak ketahanan […]

  • Bhabinkamtibmas Hadiri Kegiatan Musdes Di Desa Mamek

    Bhabinkamtibmas Hadiri Kegiatan Musdes Di Desa Mamek

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|POLRES LANDAK – MENYUKE, POLDA KALBAR, Pada siang hari kegiatan Bhabinkamtibmas Polsek Menyuke dalam rangka menghadiri Musyawarah Desa tentang Menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa Mamek tahun Angaran 2026. kegiatan musyawarah Desa tersebut pada Hari Kamis Tanggal 03 Juli 2025 Pukul  09.00 Wib s/d selesai tempat di Kantor Desa Mamek. Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Camat menyuke […]

  • DPD Tipikor Indonesia  minta kepada inspektorat Labuhanbatu tinjau kembali anggaran Dana Desa Kampung Baru Kecamatan Bilah Barat tahun2024.

    DPD Tipikor Indonesia  minta kepada inspektorat Labuhanbatu tinjau kembali anggaran Dana Desa Kampung Baru Kecamatan Bilah Barat tahun2024.

    • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu –  Dengan adanya temuan  di Desa Kampung Baru masa Jabatan PJ Kades AS yang sangat rentan dengan ADD/DD tahun 2024 di minta kepada inspektorat Kabupaten Labuhanbatu agar memeriksa kembali terkait ADD/DD Desa Kampung Baru. Terkait temuan dan hasil investigasi di lapangan 3 temuan 1 Silva yang diduga belum di kembalikan Masa Jabatan […]

expand_less