Breaking News
light_mode
Trending Tags

Marwah Budaya Dipertaruhkan: Mangkraknya Waterfront Istana Alwatzikoebillah Sambas Picu Kekecewaan Publik!

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
  • visibility 56
  • comment 0 komentar

Indo-sight.com | SAMBAS – Urgensi rekonstruksi dan revitalisasi kawasan waterfront di sekitar Istana Alwatzikoebillah Sambas kembali mencuat. Proyek yang diharapkan menjadi wajah representatif peradaban Kesultanan Sambas itu kini dinilai terbengkalai tanpa kepastian progres yang jelas.(25/2)

Bagi masyarakat, istana bukan sekadar bangunan berarsitektur kayu khas Melayu. Ia merupakan simbol peradaban dan identitas historis Kesultanan Sambas yang pernah berjaya di pesisir utara Kalimantan Barat. Ketika pembangunan kawasan penunjang, khususnya Waterfront City, terhenti, yang terdampak bukan hanya aspek estetika, tetapi juga marwah budaya dan denyut ekonomi lokal.

 

Simbol Peradaban yang Terabaikan

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah struktur pembangunan kawasan waterfront belum menunjukkan perkembangan signifikan. Proyek yang sempat digadang-gadang menjadi ikon baru wisata sejarah Sambas itu kini terkesan stagnan.

 

Warga mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dan provinsi dalam menuntaskan proyek tersebut. Menurut mereka, mengulur waktu pembangunan sama saja dengan membiarkan simbol sejarah perlahan kehilangan daya tariknya.

 

“Menunda pembangunan Waterfront City adalah bentuk pengabaian terhadap akar sejarah. Rakyat Sambas tidak butuh janji di atas kertas, rakyat butuh melihat istana itu kembali megah sebagai simbol kedaulatan budaya kita,” ujar Gustian, warga Dalam Kaum yang akrab disapa Pak Tek, saat ditemui wartawan di kawasan istana.

Ia menambahkan, sejak proyek tersebut mangkrak, kunjungan wisatawan mengalami penurunan signifikan.

 

“Memang selama mangkrak pembangunan Waterfront City, kami melihat Istana Alwatzikoebillah Sambas kurang adem. Dulu sebelumnya ramai dikunjungi wisatawan, baik dari dalam daerah, luar daerah, bahkan mancanegara,” tuturnya.

 

Bukan Sekadar Estetika, Tapi Penggerak Ekonomi

Secara strategis, revitalisasi kawasan waterfront bukan hanya soal memperindah tepian sungai. Kawasan itu memiliki potensi besar sebagai:

Magnet Pariwisata: Ikon visual yang kuat dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik dan internasional.

 

Pusat Edukasi Sejarah: Generasi muda membutuhkan ruang belajar kontekstual tentang sejarah Kesultanan Sambas.

 

Penggerak Ekonomi UMKM: Aktivitas wisata berdampak langsung pada pedagang kecil, pelaku usaha kuliner, dan jasa lokal.

 

Warga berharap pemerintah melihat proyek tersebut dalam perspektif pembangunan berkelanjutan berbasis budaya, bukan sekadar proyek fisik jangka pendek.

Desakan Political Will

Gustian juga berharap pemerintah provinsi dan daerah segera mengambil langkah konkret.

 

“Kami berharap pihak provinsi beserta daerah agar segera mengatasi kondisi terpuruk terkait pembangunan Waterfront, apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri yang tidak lama lagi,” ungkapnya.

 

Seorang pengunjung lain yang turut menyampaikan kekecewaan serupa.

“Saya bukan orang politik, cuma masyarakat kecil. Jangan pembangunan Waterfront cuma dijadikan janji politik. Apalagi sebelum terpilih, Pak Gubernur pernah berjanji akan membangun Waterfront City. Ini sudah hampir dua tahun tidak ada bayangan sama sekali, gelap gulita,” ujarnya di lokasi yang sama.

 

Secara normatif, pembangunan kawasan strategis berbasis warisan budaya sejalan dengan amanat pelestarian cagar budaya sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Pemerintah daerah memiliki kewajiban menjaga, mengembangkan, dan memanfaatkan warisan budaya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

 

Dengan demikian, revitalisasi waterfront Istana Alwatzikoebillah bukan hanya proyek infrastruktur, melainkan bagian dari tanggung jawab konstitusional dalam menjaga identitas dan warisan sejarah.

Kini publik menunggu langkah konkret. Apakah proyek ini akan kembali menjadi prioritas pembangunan daerah, atau tetap terhenti dalam bayang-bayang janji politik?

 

Masyarakat Sambas berharap jawabannya segera terlihat dalam bentuk kerja nyata, bukan sekadar narasi perencanaan.

 

 

Sumber : Samsul Hidayat

Red/gun*

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • P2MI Kalbar Jalin Komunikasi Konstruktif Dengan Kejaksaan Tinggi Kalbar 

    P2MI Kalbar Jalin Komunikasi Konstruktif Dengan Kejaksaan Tinggi Kalbar 

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Indo-Signt.com|Pontianak – Perkumpulan Pemimpin Media Independen (P2MI) Kalimantan Barat melaksanakan agenda Audiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, bertempat di Kantor Kejati Kalbar pada Rabu (11 Juni 2025). Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Ketua P2MI Kalbar Thomas menyampaikan maksud kedatangan P2MI beserta Pengurus sebagai upaya mempererat hubungan kelembagaan serta membuka ruang […]

  • Mitsubishi Pajero Sport lokal mulai dipasarkan di Tanah Air.

    Demi Xpander, Mitsubishi Bakal Mengimpor Kembali Pajero Sport

    • calendar_month Ming, 25 Agu 2024
    • account_circle admin
    • visibility 481
    • 0Komentar

    WPNews adalah tema WordPress yang dirancang khusus untuk website portal berita. Dengan tampilan yang menarik, performa yang ringan, dan optimasi SEO yang baik, WPNews adalah pilihan tepat bagi Anda yang ingin membangun situs berita yang profesional dan mudah diakses. 1. Mengapa Memilih WPNews? WPNews tidak hanya menawarkan desain yang estetis tetapi juga memastikan bahwa situs […]

  • Unit K9 Polda Kalbar Senantiasa Hadir di Car Free Day: Berikan Rasa Aman dan Edukasi Warga

    Unit K9 Polda Kalbar Senantiasa Hadir di Car Free Day: Berikan Rasa Aman dan Edukasi Warga

    • calendar_month Ming, 18 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | PONTIANAK – Suasana pagi di kawasan Car Free Day (CFD) Pontianak pada Minggu (18/1/2026) tampak berbeda. Kehadiran Personel Unit K9 dari Direktorat Samapta Polda Kalimantan Barat menarik perhatian ratusan warga yang tengah berolahraga.   Kegiatan pengamanan ini dipimpin langsung oleh Brigadir Ajuanto. Kehadiran tim khusus beserta anjing pelacak ini bertujuan untuk memastikan situasi […]

  • Kerja keras ketua Komunitas Pedagang UMKM Indonesia kunjung Petani  sayuran

    Kerja keras ketua Komunitas Pedagang UMKM Indonesia kunjung Petani  sayuran

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 385
    • 0Komentar

    Indo-sight.com l Labuhanbatu – Ketua Komunitas Pedagang UMKM Indonesia Kabupaten Labuhanbatu Nurhidayati melakukan kunjungan ke petani – Petani di  Kelurahan Bakaran batu Lingkungan Simpang Mangga ke Dua Desa ,Desa Tebinglinggahara dan Desa Tanjung Harapan kecamatan Bilah Barat Kabupaten Labuhanbatu Provinsi sumatra utara.21/10/2025. Dalam kunjungan Ketua Komunitas UMKM Indonesia kabupaten Labuhanbatu untuk menyapa serta memperkenalkan UMKM […]

  • Personil BPBD Labuhanbatu Ikuti Uoacara Apel Pagi di Lapangan Kantor BKPP Labuhanbatu Jalan Gause Gautama.sekaligus Beri Surpre.

    Personil BPBD Labuhanbatu Ikuti Uoacara Apel Pagi di Lapangan Kantor BKPP Labuhanbatu Jalan Gause Gautama.sekaligus Beri Surpre.

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 653
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Usai mengikuti  Upacara Apel Gabungan di Lapangan Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Labuhanbatu di jalan Gause GUtama Seluruh Personil berikan Surpres Pada Kaban BPBD dengan persiapkan Kue ulang tahun yang ke 55  . Senin 6/10/2025. Seperti biasa pemkab Labuhanbatu mengelar Upacara Gabungan yang di hadiri  Bupati Labuhanbatu di Wakili […]

  • KPK Periksa Adik Gubernur Kalbar: Dugaan Korupsi Dinasti Politik Mencuat di Mempawah

    KPK Periksa Adik Gubernur Kalbar: Dugaan Korupsi Dinasti Politik Mencuat di Mempawah

    • calendar_month Sab, 14 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai menyasar lingkaran inti kekuasaan politik daerah dalam penyidikan kasus dugaan korupsi proyek jalan strategis di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Pada Jumat, 13 Juni 2025, penyidik memeriksa Ria Mulyadi, mantan Ketua DPRD Mempawah sekaligus adik kandung Gubernur Kalbar, Ria Norsan. Pemeriksaan terhadap Ria Mulyadi digelar di Gedung Merah Putih […]

expand_less