Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ruang Hemodialisa RSUD Sintang Belum Rampung Meski Anggaran Rp1,9 Miliar, Pengawasan Dipertanyakan!

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar

Indo – Sight.com | SINTANG – Pembangunan ruang Hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sintang senilai sekitar Rp1,9 miliar menjadi sorotan masyarakat. Proyek yang seharusnya selesai pada Desember 2025 itu hingga awal 2026 dilaporkan belum menunjukkan penyelesaian yang jelas.(9/3).

 

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Sabtu, 7 Maret 2026, kondisi bangunan ruang Hemodialisa tersebut masih belum rampung. Sejumlah pekerjaan fisik seperti pemasangan keramik, plafon, hingga pengecatan terlihat belum selesai. Material bangunan juga masih tampak berserakan di beberapa ruangan.

 

Situasi tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai progres dan pengawasan proyek yang bersumber dari dana pemerintah daerah tersebut.

 

Seorang warga Kabupaten Sintang menilai keterlambatan proyek tersebut perlu dijelaskan secara terbuka oleh pemerintah daerah. Menurutnya, proyek pembangunan fasilitas kesehatan tersebut menggunakan anggaran negara yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU), sehingga publik berhak mengetahui perkembangan dan kendala yang terjadi.

 

“Bupati harus menjelaskan kepada publik. Jangan sampai masyarakat hanya melihat proyek mangkrak tanpa penjelasan. Ini menyangkut kepentingan masyarakat luas,” ujar warga tersebut.

 

Ia juga menilai pengawasan teknis terhadap proyek tersebut perlu dievaluasi secara menyeluruh. Lemahnya pengawasan, menurutnya, dapat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan keterlambatan pekerjaan.

 

“Apalagi ini proyek fasilitas kesehatan yang penting bagi masyarakat. Jika ada kendala, seharusnya dijelaskan secara transparan,” tambahnya.

 

Selain itu, masyarakat juga mendorong agar pemerintah daerah melakukan evaluasi internal terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam proyek tersebut, termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dinas teknis terkait, serta pihak kontraktor pelaksana.

 

Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan untuk memastikan akuntabilitas pengelolaan anggaran serta menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

 

Di sisi lain, informasi yang berkembang di lapangan menyebutkan bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh kontraktor pelaksana, CV Ravana, disebut-sebut hanya sesuai dengan kontrak yang tersedia karena keterbatasan anggaran.

Hal tersebut juga disampaikan oleh Lavianyus Jelani Agusmerdewan, S.T yang menyebutkan bahwa kemungkinan pekerjaan belum dapat diselesaikan sepenuhnya karena ruang lingkup kontrak yang terbatas.

 

Meski demikian, masyarakat berharap pemerintah daerah memberikan penjelasan resmi terkait status proyek tersebut, termasuk apakah pekerjaan akan dilanjutkan melalui tambahan anggaran atau mekanisme lain dalam perencanaan pembangunan daerah.

 

Selain aspek teknis pembangunan, proyek pemerintah yang mengalami keterlambatan juga berpotensi menjadi perhatian dari sisi hukum apabila ditemukan adanya kelalaian, penyimpangan, maupun kerugian keuangan negara.

 

Dalam konteks hukum, pengelolaan proyek pemerintah diatur dalam sejumlah ketentuan perundang-undangan, di antaranya:

Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, yang menyebutkan bahwa setiap orang yang menyalahgunakan kewenangan karena jabatan yang dapat merugikan keuangan negara dapat dipidana.

 

Pasal 7 ayat (1) huruf f Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, yang menegaskan bahwa pengelolaan keuangan negara harus dilakukan secara tertib, taat pada peraturan, efisien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggung jawab.

Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, yang mengatur kewajiban pelaksanaan kontrak pekerjaan konstruksi sesuai spesifikasi, waktu pelaksanaan, serta mekanisme pengawasan.

 

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sintang terkait penyebab keterlambatan proyek pembangunan ruang Hemodialisa RSUD tersebut.

 

Publik berharap pemerintah daerah segera memberikan klarifikasi secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat, mengingat fasilitas tersebut sangat dibutuhkan untuk pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien yang membutuhkan layanan cuci darah di Kabupaten Sintang.

 

 

 

Sumber : Tim Liputan/HS

Red/Tim*

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panen Jagung di Kecamatan Bonti: Bukti Nyata Komitmen Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

    Panen Jagung di Kecamatan Bonti: Bukti Nyata Komitmen Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Sanggau, Polda Kalbar – Upaya nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan di wilayah Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau. Pada Selasa (17/6/2025), sejak pukul 09.00 WIB, kegiatan panen jagung berhasil dilaksanakan di lahan produktif milik Matheus Budi Santoso yang berlokasi di Dusun Entapang, Desa Kampuh, Kecamatan Bonti. Lahan seluas kurang lebih 2 hektar tersebut […]

  • Gotong Royong Massal Gerakan ASRI Presiden RI, Wujudkan Labuhanbatu Aman, Sehat, Resik, dan Indah

    Gotong Royong Massal Gerakan ASRI Presiden RI, Wujudkan Labuhanbatu Aman, Sehat, Resik, dan Indah

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Dalam upaya mendukung dan menyukseskan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu bersama unsur TNI dan masyarakat menggelar kegiatan gotong royong massal di Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Jumat (10/04/2026). Kegiatan gotong royong dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan fokus […]

  • Pimpinan Umum Tiga Media Nasional, Gunawan, Sampaikan Ucapan Idul Adha 1446 H: “Berkurban Adalah Bahasa Tertinggi dari Cinta dan Keikhlasan

    Pimpinan Umum Tiga Media Nasional, Gunawan, Sampaikan Ucapan Idul Adha 1446 H: “Berkurban Adalah Bahasa Tertinggi dari Cinta dan Keikhlasan

    • calendar_month Jum, 6 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 1.006
    • 0Komentar

    IndoSight.com|Pontianak, 6 Juni 2025 — Dalam semangat menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Gunawan, selaku Pimpinan Umum media Bornenews24.com, Kilasfaktaterkini.com, dan IndoSight.com, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Islam di Indonesia dan dunia. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk refleksi spiritual, sosial, dan moral dari momentum kurban yang mengandung nilai-nilai ketulusan, solidaritas, dan pengabdian. “Idul […]

  • Komunitas Pedagang UMKM Indonesia Dinas koperasi dan UMKM Kab.Labuhanbatu Akan Kolaborasi Untuk Kemajuan Bersama.

    Komunitas Pedagang UMKM Indonesia Dinas koperasi dan UMKM Kab.Labuhanbatu Akan Kolaborasi Untuk Kemajuan Bersama.

    • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 437
    • 0Komentar

    Indo-sight.com l Labuhanbatu, Komunitas Pedagang UMKM Indonesia Kabupaten Labuhanbatu dan Dinas Koperasi dan UMKM Kab. Labuhanbatu akan melakukan kolaborasi untuk kemajuan bersama. Kolaborasi ini sejalan dengan program “Labuhanbatu Cerdas Bersinar, Membangun Desa Menata Kota” dan bertujuan untuk memperkuat ekosistem UMKM lokal, meningkatkan daya saing, dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian daerah. Komunitas Pedagang […]

  • Bintara Penggerak Ketahanan Pangan Cek Hasil Panen Jagung di Desa Bilayuk . 

    Bintara Penggerak Ketahanan Pangan Cek Hasil Panen Jagung di Desa Bilayuk . 

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Polres Landak – Mempawah Hulu, untuk memastikan keberhasilan program pertanian yang dijalankan , Bintara penggerak ketahanan pangan laksanakan pengecekan hasil panen penanaman jagung di Desa Bilayuk Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak . Rabu 11/6/2025 Pengecekan hasil panen jagung merupakan bagian dari upaya Polri untuk mendukung program swasembada pangan, dan melalui Panen jagung yang dilakukan menunjukkan […]

  • Bedah Buku Biografi Filsuf Pesisir Pantai, Bupati Labuhanbatu: Ilmu dan Akhlak Harus Berjalan Beriringan

    Bedah Buku Biografi Filsuf Pesisir Pantai, Bupati Labuhanbatu: Ilmu dan Akhlak Harus Berjalan Beriringan

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
    • account_circle admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I LABUHANBATU – Mengikuti bedah buku biografi H. Ibrahim Yusuf, sosok Ulama dan Filsuf dari Pesisir Pantai, Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp. OG, MKM,  menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh tamu undangan dan keluarga besar Nur Ibrahimi Rantauprapat yang turut menghadiri rangkaian acara di halaman sekolah YPI. Nur Ibrahimi Rantauprapat jalan SM Raja […]

expand_less