Breaking News
light_mode
Trending Tags

Modus Yayasan Bunda Pontianak: Tahan Ijazah, Paksa Cari Pengganti, Peras Mantan Art kami Disuruh Bayar Rp 5 Juta Kalau Mau Ijazah Anak Kami Kembali!

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 19 Jun 2025
  • visibility 841
  • comment 0 komentar

Indo-Sight.com|PONTIANAK – Sabtu, 18 Juni 2025 | Skandal memalukan mencuat dari balik nama lembaga penyalur tenaga kerja yang selama ini mengklaim menyediakan jasa kemanusiaan. Yayasan Bunda, yang beroperasi di Jl. Dr. Sutomo No. 55E, Kecamatan Pontianak Kota, diduga telah melanggar hukum secara terang-terangan dengan menahan ijazah asli milik Nanda Kumala Sari (18), mantan Asisten Rumah Tangga (ART) yang sebelumnya ditempatkan melalui yayasan tersebut.

Ironisnya, yayasan yang berdiri di bawah CV Humanindo Resources ini justru menggunakan ijazah tersebut sebagai alat tekan dan pemerasan, meminta ganti rugi lebih dari Rp 5 juta, atau memaksa keluarga korban untuk mencarikan pengganti tenaga kerja baru—semacam barter manusia.

Nanda bekerja selama tiga bulan di rumah salah satu klien yayasan. Namun, setelah keluar karena alasan pribadi dan kelelahan mental, ia meminta kembali ijazah SMA-nya yang dititipkan saat awal perekrutan. Alih-alih dikembalikan, pihak Yayasan Bunda justru menyampaikan bahwa Nanda harus membayar “finalti kontrak” sebesar Rp5.000.000 lebih, atau mencarikan sendiri orang baru sebagai pengganti dirinya.

“Kalau tidak bisa bayar atau cari orang pengganti, ya ijazah kami tahan. Bawa saja ke polisi atau wartawan kalau tidak terima!”

—begitulah ancaman yang dilontarkan oleh oknum yayasan, menurut kesaksian keluarga Nanda.

Praktik ini bukan saja memalukan, tapi juga melanggar undang-undang, bahkan menjurus pada tindak pidana yang semestinya diproses secara hukum.

Yang lebih mencengangkan, Nanda dipaksa menandatangani surat pernyataan bermaterai yang menyatakan dirinya bersedia mencarikan pengganti ART. Surat ini bukan hanya cacat hukum, tapi juga menjadi bentuk nyata dari intimidasi, pemaksaan kehendak, dan penghilangan kebebasan sipil individu.

Tindakan ini telah menciptakan tekanan psikologis luar biasa kepada Nanda dan keluarganya. Ayah Nanda mengaku sempat mencoba menyelesaikan secara baik-baik, namun justru dipermalukan.

“Kami datang baik-baik, mereka malah sombong dan menantang kami untuk lapor polisi. Katanya, mereka sudah sering menyerap tenaga kerja dan didukung pemerintah. Ini bukan yayasan kemanusiaan, tapi praktik perbudakan gaya baru,”ujar ayah Nanda dengan mata berkaca-kaca.

Jika ditelusuri lebih dalam, modus seperti ini bukan hal baru. Di berbagai daerah, praktik penahanan dokumen asli, pemaksaan ganti rugi sepihak, dan kewajiban mencarikan pengganti telah menjadi strategi licik sejumlah yayasan abal-abal untuk memeras kaum miskin dan tak berdaya.

Namun yang membuat miris, Yayasan Bunda berani melakukan ini di kota besar seperti Pontianak, dengan terang-terangan menantang keluarga korban untuk menempuh jalur hukum, seolah hukum dan keadilan bisa dibeli atau dikesampingkan.

Apakah ini bagian dari jaringan oknum tertentu yang mendapat perlindungan “tak kasat mata”? Mengapa praktik ini bisa berlangsung tanpa pengawasan ketat?

Praktik Yayasan Bunda secara nyata telah melanggar sejumlah aturan penting:

UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, terutama Pasal 90 tentang larangan pemotongan gaji dan denda sepihak.

UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, karena menahan dokumen penting (ijazah) termasuk pelanggaran hak milik dan hak atas pendidikan.

KUHP Pasal 368 tentang pemerasan dan Pasal 333 tentang perampasan kemerdekaan seseorang.

 

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dr. Herman Hofi Munawar: Semangat Wakil Gubernur Kalbar Perlu Diikuti Langkah Konkret Penguatan Pengawasan CSR

    Dr. Herman Hofi Munawar: Semangat Wakil Gubernur Kalbar Perlu Diikuti Langkah Konkret Penguatan Pengawasan CSR

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com | PONTIANAK – Langkah Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, dalam menegaskan pentingnya kewajiban perusahaan untuk menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) dan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dinilai sebagai sinyal kuat terhadap komitmen keberpihakan pemerintah pada masyarakat lokal. Namun, semangat ini perlu segera ditindaklanjuti oleh dinas-dinas teknis agar tidak berhenti pada tataran […]

  • Kapoksahli Pangdam XII/Tpr Pimpin Upacara Bendera Tujuh Belasan

    Kapoksahli Pangdam XII/Tpr Pimpin Upacara Bendera Tujuh Belasan

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Kubu Raya – Kapoksahli Pangdam XII/Tanjungpura, Brigjen TNI Nursyamsudin memimpin pelaksanaan upacara bendera tujuh belasan. Bertempat di Lapangan Tidayu, Makodam XII/Tpr, pada Selasa (17/6/2025). Upacara Bendera tersebut diikuti para pejabat utama Kodam XII/Tpr, Perwira LO AL dan AU, para Kabalak dan Dansat jajaran serta Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil di wilayah Garnisun Pontianak. Saat membacakan […]

  • Pastikan Aman Dan Tepat Sasaran Babinsa Koramil 1209–05/Sml Dampingi Penyaluran BLT DD Tahap II
    TNI

    Pastikan Aman Dan Tepat Sasaran Babinsa Koramil 1209–05/Sml Dampingi Penyaluran BLT DD Tahap II

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Bengkayang – Babinsa-05/Sml Sertu Yosep berperan aktif dalam mendampingi penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahap II guna memastikan proses distribusi berjalan aman dan tepat sasaran. Pendampingan ini penting agar bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada warga yang berhak dan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan mereka yang bertempat di Aula Kantor Desa Siaga Kec. […]

  • Roby Nazarudin Anggota DPRD provinsi Fraksi PKB Hadiri Harlah ke-27 PKB: Kobarkan Semangat Indonesia Patriotik dan Produktif

    Roby Nazarudin Anggota DPRD provinsi Fraksi PKB Hadiri Harlah ke-27 PKB: Kobarkan Semangat Indonesia Patriotik dan Produktif

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|Jakarta, 23 Juli 2025 – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat dari Fraksi PKB, Roby Nazarudin, S.H., M.H., turut menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang digelar secara meriah di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Selasa malam (23/7). Mengusung tema “Indonesia Patriotik, Indonesia Produktif”, Harlah ke-27 ini menjadi momentum konsolidasi nasional […]

  • Aipda Hengki Laksanakan Pengaturan Arus Lalu Lintas Untuk Ciptakan Situasi Aman Lancar

    Aipda Hengki Laksanakan Pengaturan Arus Lalu Lintas Untuk Ciptakan Situasi Aman Lancar

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 724
    • 0Komentar

      Indo-Sight.com | Polsek Ngabang – Polres Landak – Polda Kalbar, Anggota Satuan Lalu Lintas Polsek Ngabang Aipda Hengki rutin melaksanakan kegiatan pengaturan arus di tempat yang dianggap rawan kemacetan, terutama di jam-jam anak masuk sekolah maupun jam pulang sekolah yang memang membutuhkan kehadiran Polisi, Kamis (22/05/2025). Agar terciptanya arus lalulintas lancar dan aman Polsek […]

  • Patroli Humanis: Polisi dan Warga Air Besar Jalin Keakraban di Malam Hari

    Patroli Humanis: Polisi dan Warga Air Besar Jalin Keakraban di Malam Hari

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Polsek Air Besar ~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~ Suasana malam di kawasan Kecamatan Air Besar tampak tenang. Di bawah temaram lampu jalan, beberapa warga terlihat duduk santai di pinggir jalan, menikmati udara malam. Namun ketenangan itu semakin terasa aman ketika petugas patroli dari Polsek Air Besar datang menyapa mereka dengan ramah, […]

expand_less