Indo-sight.com I Pontianak– Forum Komunikasi Orang Bugis (FKOB) Kalimantan Barat terus memperkuat hubungan persaudaraan dan jaringan diaspora Bugis lintas negara. Hal tersebut ditandai dengan kunjungan silaturahmi organisasi masyarakat Bugis dari Sabah, Malaysia, yang disambut langsung oleh pengurus FKOB Kalbar di Rumah Adat Bugis Sauraja, Pontianak.
Ketua Umum FKOB Kalbar, Dr. Ardiansyah, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara komunitas Bugis yang berada di Indonesia dan Malaysia.
Menurut Ardiansyah, rombongan yang hadir berasal dari sejumlah organisasi masyarakat Bugis di Sabah, di antaranya Persatuan Kebajikan Bugis Sabah (PKBS), perwakilan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), serta organisasi perempuan Sulawesi Selatan yang memiliki perhatian terhadap pelestarian budaya dan penguatan hubungan antarkomunitas Bugis.
“FKOB menerima kunjungan dari organisasi masyarakat Bugis yang berasal dari Sabah, Malaysia. Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi dan membangun komunikasi yang lebih kuat antara masyarakat Bugis yang berada di Kalimantan Barat dengan diaspora Bugis di Malaysia,” ujar Ardiansyah kepada media, Jumat (12/6/2026).
Ia mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya sebatas pertemuan seremonial, melainkan menjadi wadah untuk membahas berbagai peluang kerja sama dalam bidang kebudayaan, pelestarian tradisi, hingga penguatan identitas masyarakat Bugis yang tersebar di berbagai daerah dan negara.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu juga menjadi ajang bertukar informasi mengenai perkembangan komunitas Bugis di masing-masing wilayah. Selain itu, para peserta membahas berbagai program yang dapat dilakukan secara bersama guna menjaga eksistensi budaya Bugis di tengah perkembangan zaman.
Menurut Ardiansyah, diaspora Bugis merupakan salah satu komunitas yang memiliki sejarah panjang dalam merantau dan membangun kehidupan di berbagai daerah, termasuk di Malaysia. Oleh karena itu, hubungan yang telah terjalin selama ini perlu terus dipelihara dan ditingkatkan.
“Silaturahmi seperti ini sangat penting karena masyarakat Bugis tidak hanya berada di Sulawesi Selatan, tetapi juga tersebar di berbagai wilayah Indonesia bahkan mancanegara. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat memperkuat persaudaraan sekaligus menjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur,” katanya.
Lebih lanjut, Ardiansyah mengungkapkan bahwa FKOB selama ini aktif melaksanakan berbagai kegiatan budaya yang melibatkan komunitas Bugis dari dalam maupun luar negeri. Sejumlah agenda kebudayaan bahkan telah dilaksanakan di berbagai wilayah Malaysia, seperti Sabah, Sarawak, Johor, dan Kuala Lumpur.
Kegiatan tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya Bugis kepada masyarakat internasional sekaligus mempererat hubungan antardiaspora.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, FKOB berencana melakukan kunjungan balasan ke Sabah, Malaysia, serta ke Sulawesi Selatan. Kunjungan itu diharapkan dapat memperkuat hubungan yang telah terbangun sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang sosial, budaya, dan kemasyarakatan.
“Insya Allah FKOB akan melakukan kunjungan balasan ke Sabah dan Sulawesi Selatan. Kami juga berharap dapat kembali menyelenggarakan kegiatan festival budaya Bugis di Malaysia, termasuk di Terengganu, sebagai bagian dari upaya mempererat persaudaraan dan melestarikan budaya Bugis di tingkat internasional,” tuturnya.
Melalui silaturahmi tersebut, FKOB Kalbar berharap hubungan antara komunitas Bugis di Indonesia dan Malaysia semakin erat, sekaligus menjadi sarana memperkuat identitas budaya Bugis sebagai warisan yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Sumber : Ketum FKOB
(Redaksi)
Saat ini belum ada komentar