Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pengamat:Pemberantasan Premanisme Dinilai Timpang, Pemda Hanya Jadi Penonton!

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
  • visibility 267
  • comment 0 komentar

 

Indo-Sight.com | PONTIANAK – Pemberantasan premanisme dinilai sebagai langkah strategis yang sangat penting dalam menciptakan rasa aman, terutama bagi para pelaku usaha. Namun, hingga kini, upaya tersebut dinilai masih timpang antara penegakan hukum oleh kepolisian dan peran pemerintah daerah yang dinilai pasif.

Pengamat Hukum dan kebijakan publik Kalimantan Barat, Dr. Herman Hofi Munawar, menegaskan bahwa keberadaan preman masih menjadi sumber keresahan di tengah masyarakat. Ia menyebut aksi-aksi seperti pemalakan, pemerasan, dan intimidasi yang dilakukan oleh kelompok preman kerap mengganggu stabilitas sosial dan aktivitas ekonomi.

“Negara wajib hadir memberikan perlindungan hukum dan rasa aman kepada setiap warga negara sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 28G ayat (1) UUD 1945. Setiap orang berhak atas perlindungan diri, harta benda, dan rasa aman dari ketakutan,” ujar Herman. Kamis, 22 Mei 2025.

Ia menambahkan, tindakan premanisme seringkali melibatkan unsur pidana seperti pemerasan dan pengeroyokan. Karena itu, penegakan hukum menjadi tugas mutlak aparat kepolisian sesuai dengan UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian, serta UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia yang menegaskan hak setiap orang atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman.

Namun demikian, Herman mengingatkan bahwa pendekatan represif semata tidak akan cukup. Ia menilai akar dari premanisme umumnya bersumber dari persoalan sosial ekonomi seperti minimnya lapangan kerja, rendahnya tingkat pendidikan, serta terbatasnya akses masyarakat terhadap peluang usaha.

“Jika akar masalah ini tidak diatasi, tekanan terhadap premanisme justru bisa memunculkan bentuk kejahatan lain seperti pencurian, pembegalan, hingga perampokan,” jelasnya.

Menurut Herman, pemerintah daerah harus aktif dan bertanggung jawab dalam menyediakan solusi konkret. Program-program seperti pembukaan lapangan kerja, pelatihan keterampilan, hingga penyediaan akses modal usaha harus dijalankan secara serius dan terukur.

“Sayangnya yang terjadi hari ini, penegakan hukum dilakukan oleh kepolisian, tapi pemerintah daerah justru jadi penonton. Tidak ada langkah konkret, hanya sibuk dengan pencitraan dan pernyataan-pernyataan yang kadang justru berbau ancaman,” kritiknya.

Ia juga menyoroti keberadaan “preman berdasi” atau “preman kerah putih” yang menurutnya tak kalah meresahkan. Banyak pelaku usaha, lanjutnya, mengeluhkan adanya permintaan dana yang dibungkus dalam proposal-proposal dengan mengatasnamakan institusi tertentu.

“Ini pada dasarnya sama saja dengan premanisme. Bedanya hanya cara mereka berpakaian dan status sosialnya. Tapi substansinya tetap pemerasan,” tegas Herman.

Ia berharap, ke depan, pemberantasan premanisme dilakukan secara menyeluruh, melibatkan pendekatan hukum yang tegas serta pemberdayaan ekonomi dan sosial oleh pemerintah daerah secara aktif dan terukur.

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Proyek Siluman Tanpa Papan Plang Nama, Bangunan Pintu Air di Desa Teluk Empening Tuai Pertanyaan

    Diduga Proyek Siluman Tanpa Papan Plang Nama, Bangunan Pintu Air di Desa Teluk Empening Tuai Pertanyaan

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Kubu Raya – 23 Agustus 2025 | Sebuah bangunan pintu air yang berdiri di area persawahan RT 01/RW 03, Dusun Sampang, Desa Teluk Empening, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, menimbulkan tanda tanya besar. Pasalnya, proyek tersebut ditemukan tanpa papan informasi sebagaimana mestinya dalam setiap kegiatan pembangunan yang menggunakan anggaran negara. Tim media yang […]

  • Kesepakatan Terjalin: Warga Desa Sepok Laut Terima Kompensasi,PT PAL Siap Bangun Plasma

    Kesepakatan Terjalin: Warga Desa Sepok Laut Terima Kompensasi,PT PAL Siap Bangun Plasma

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|Kubu Raya — Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kembali memediasi penyelesaian persoalan kompensasi lahan dan pembangunan kebun plasma antara masyarakat Desa Sepok Laut dan PT Punggur Alam Lestari (PT PAL).Mediasi ini digelar pada Jumat (18/7/2025) pukul 08.00 WIB di ruang rapat Wakil Bupati, lantai 3 Gedung Pamong Praja 2. Pertemuan dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan […]

  • Pangdam XII/Tpr Tinjau Situasi Pasca Aksi Demontrasi Mahasiswa dan Masyarakat

    Pangdam XII/Tpr Tinjau Situasi Pasca Aksi Demontrasi Mahasiswa dan Masyarakat

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | Pontianak – Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Jamallulael, S.Sos., M.Si., meninjau situasi pasca aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (30/8/2025).   Pantauan di lokasi tampak Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Jamallulael berkoordinasi dengan jajaran TNI-Polri yang bertugas mengamankan lingkungan sekitar Kantor DPRD Provinsi Kalbar. Usai meninjau situasi di Kantor […]

  • Dana APBD Mengalir Sejak 2019, Status Tanah Masih Diduga Milik Pribadi – Dugaan Pelanggaran Tata Kelola Aset Daerah Mencuat!

    Dana APBD Mengalir Sejak 2019, Status Tanah Masih Diduga Milik Pribadi – Dugaan Pelanggaran Tata Kelola Aset Daerah Mencuat!

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 411
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|Ketapang, Kalbar – Pembangunan Rumah Adat Jawa di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, yang telah berjalan sejak 2019 dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), kini menuai sorotan tajam publik. Penyebabnya, status kepemilikan lahan tempat berdirinya rumah adat tersebut hingga kini masih dipertanyakan, sementara anggaran proyek terus mengalir setiap tahun, bahkan disebut akan berlanjut […]

  • Wabup Jamri Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026

    Wabup Jamri Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2026
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Indo-sight.com I Labuhanbatu – Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST., memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Lapangan Diklat BKPP Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (18/06). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Labuhanbatu. Pada kesempatan itu, turut dilaksanakan pencanangan Sensus Ekonomi 2026, penyematan atribut kepada petugas sensus, serta pembacaan ikrar […]

  • Respon Cepat Polsek NA IX-X Tindaklanjuti Laporan Warga Soal Dugaan Pelemparan Benda Keras di Kebun Berangir

    Respon Cepat Polsek NA IX-X Tindaklanjuti Laporan Warga Soal Dugaan Pelemparan Benda Keras di Kebun Berangir

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 397
    • 0Komentar

    ‌ Indo-sight.com l Labuhanbatu Utara – Polsek NA IX-X Polres Labuhanbatu menunjukkan respon cepat terhadap laporan masyarakat terkait dugaan pelemparan benda keras atau besi di Jalan Kebun Afdeling IV Kebun Berangir menuju Dusun Kampung Berangir, Desa Sungai Raja, Kecamatan Na IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Rabu (29/10/2025) sekira pukul 22.30 WIB. Pengecekan di lokasi dipimpin oleh […]

expand_less