Breaking News
light_mode
Trending Tags

Solar Subsidi Disedot Emas Ilegal Disikat,Negara Kalah, Mafia Tambang Berjaya di Kalbar!

  • account_circle admin
  • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
  • visibility 255
  • comment 0 komentar

Indo-sight.com|Ketapang, Kalimantan Barat — Di satu sisi, rakyat kecil antre solar berjam-jam di SPBU. Di sisi lain, mobil tangki BBM subsidi justru bebas keluar-masuk lokasi tambang emas ilegal (PETI). Ini bukan isapan jempol. Fakta ini nyata terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat, termasuk di Padang Kuning, Kabupaten Ketapang.

Diduga kuat, solar subsidi yang seharusnya untuk nelayan dan petani malah disedot untuk menyuplai alat berat tambang emas ilegal. Hasilnya? Hutan rusak, ekosistem hancur, dan lubang-lubang maut dibiarkan menganga—warisan kelam untuk generasi mendatang.

 

Mafia BBM dan PETI: Berkelindan, Saling Menopang

 

Investigasi di lapangan mengungkap, jaringan mafia ini bukan sekadar penambang ilegal bermodal cangkul, tapi diduga melibatkan “bos besar” berinisial Oset, pemilik tambang dan pemasok BBM subsidi dalam satu lingkaran yang saling menopang.

 

Mobil tangki yang semestinya menyalurkan solar untuk rakyat, justru diduga sengaja dikirim ke tambang emas ilegal. Operasi ini berjalan rapi dan sistematis, tanpa tersentuh hukum.

 

“Kami disuruh hemat solar, tapi mafia malah menyedot BBM subsidi buat ekskavator di tambang ilegal! Ini bukan soal sistem yang salah, tapi soal oknum yang sengaja memelihara mafia,” ujar seorang sopir truk di Ketapang.

 

Pasal Jelas, Penegakan Ngelantur

Hukum sebenarnya terang-benderang:

UU No. 22 Tahun 2001 tentang Migas:

Penyalahgunaan BBM bersubsidi diancam 6 tahun penjara dan denda Rp 60 miliar.

 

UU No. 3 Tahun 2020 tentang Minerba:

Setiap kegiatan pertambangan tanpa izin adalah tindak pidana, ancamannya 5 tahun penjara dan denda hingga Rp 100 miliar.

 

Pasal 55 KUHP:

Siapa yang turut serta atau membantu kejahatan, dihukum setara pelaku utama.

 

 

Namun kenyataannya?

Alat berat tetap beroperasi, emas tetap diangkut, solar tetap mengalir—sementara rakyat kecil ditindas aturan.

 

Pertanyaan untuk Aparat: Tutup Mata atau Masuk Angin?

 

Publik berhak bertanya:

Di mana Aparat Penegak Hukum (APH)?

 

Kenapa yang ditangkap hanya penambang rakyat yang bermodal cangkul, sedangkan mafia solar dan tambang emas ilegal dibiarkan berkeliaran bebas? Apakah aparat tutup mata, masuk angin, atau memang bagian dari permainan?

 

Jika terus dibiarkan, ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tapi pengkhianatan terhadap negara. Negara kalah di tanah sendiri, hukum lumpuh di depan uang dan kekuasaan.

 

Rakyat Menunggu Aksi Nyata

 

Bukan saatnya lagi pencitraan atau konferensi pers basa-basi,Publik ingin bukti, bukan janji.

 

Jika aparat serius, bongkar segera mata rantai mafia PETI dan mafia BBM subsidi di Kalimantan Barat.

Jangan tunggu rakyat bergerak sendiri—karena ketika hukum tak lagi bekerja, yang lahir adalah perlawanan.

 

 

 

Tim Investigasi

Red/Tim*

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Pencurian Siang Hari, Petugas Piket Laksanakan Patroli Dialogis

    Antisipasi Pencurian Siang Hari, Petugas Piket Laksanakan Patroli Dialogis

    • calendar_month Sab, 19 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Indo-sight.com|Polsek Air Besar ~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~Guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukumnya, jajaran Polsek Air Besar melaksanakan patroli siang hari di sejumlah titik rawan dan area publik, Sabtu (19/7/2025). Patroli ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat serta upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan. Secara terpisah, Kapolsek […]

  • Ungkap 24 Kasus Narkotika, Ditresnarkoba Polda Kalbar Selamatkan Lebih dari 95 Ribu Jiwa

    Ungkap 24 Kasus Narkotika, Ditresnarkoba Polda Kalbar Selamatkan Lebih dari 95 Ribu Jiwa

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | PONTIANAK, Polda Kalbar – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Barat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus narkotika periode Oktober hingga Desember 2025, pada Sabtu (27/12).   Kegiatan yang berlangsung di Kantor Ditresnarkoba Polda Kalbar ini dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Kalbar Kombes Pol. Deddy Supriadi, S.I.K., M.I.K., didampingi Kabidhumas Polda Kalbar […]

  • Pastikan Aman Dan Tepat Sasaran Babinsa Koramil 1209–05/Sml Dampingi Penyaluran BLT DD Tahap II
    TNI

    Pastikan Aman Dan Tepat Sasaran Babinsa Koramil 1209–05/Sml Dampingi Penyaluran BLT DD Tahap II

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Indo-Sight.com|Bengkayang – Babinsa-05/Sml Sertu Yosep berperan aktif dalam mendampingi penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Tahap II guna memastikan proses distribusi berjalan aman dan tepat sasaran. Pendampingan ini penting agar bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada warga yang berhak dan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan mereka yang bertempat di Aula Kantor Desa Siaga Kec. […]

  • Herman Hofi Munawar: Relokasi TPS Tanpa Kajian Komprehensif Bisa Digugat ke PTUN

    Herman Hofi Munawar: Relokasi TPS Tanpa Kajian Komprehensif Bisa Digugat ke PTUN

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Indo-sight.com | KUBU RAYA, KALBAR – Rencana Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk memindahkan lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dari Kecamatan Sungai Ambawang ke wilayah lain memunculkan polemik di tengah masyarakat. Kebijakan tersebut menuai keberatan dari sebagian warga yang khawatir terhadap dampak lingkungan, sosial, maupun kesehatan yang dapat timbul akibat relokasi tersebut. Pengamat hukum dan kebijakan […]

  • PJS Labuhanbatu Raya Rizal Efendi Apresiasi Satres Narkoba Labusel Ungkap 400 Gram Sabu di Asam Jawa

    PJS Labuhanbatu Raya Rizal Efendi Apresiasi Satres Narkoba Labusel Ungkap 400 Gram Sabu di Asam Jawa

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 664
    • 0Komentar

    Indo-sight.com l Labuhanbatu – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Labuhanbatu Raya memberikan apresiasi kepada jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) atas keberhasilannya dalam mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, pada Senin, 13 Oktober 2025, malam. Ketua DPC PJS Labuhanbatu Raya, Rizal Efendi, […]

  • Putusan Bebas Korupsi Bank Kalbar Rp.39 Milyar Legatisi desak KY periksa Hakim PT

    Putusan Bebas Korupsi Bank Kalbar Rp.39 Milyar Legatisi desak KY periksa Hakim PT

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    ‎Indo~sight.com | Pontianak – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Anti Korupsi Indonesia (Legatisi), Akhyani, BA, mendatangi kantor Komisi Yudisial Republik Indonesia Penghubung Wilayah Kalimantan Barat di Jalan Irian No. 41, Pontianak. Kedatangannya untuk menyampaikan aduan dan masukan terkait dugaan pelanggaran kode etik hakim serta putusan pengadilan yang dinilai tidak mencerminkan keadilan. ‎ ‎ ‎Akhyani menjelaskan […]

expand_less