Warga Desa Kubu Akui Tak Terima BLT-DD Penuh, Inspektorat Selidiki Dugaan Pengurangan Bantuan
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 23 Mei 2025
- visibility 1.336
- comment 0 komentar

IndoSight.com | Kubu Raya, Kalimantan Barat – Rabu, 21 Mei 2025|Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melalui Inspektorat Daerah mengambil langkah cepat dengan melakukan pemeriksaan langsung ke Desa Kubu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya. Tindakan ini diambil menyusul laporan masyarakat serta mencuatnya pemberitaan media terkait dugaan penyelewengan dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahun anggaran 2024.
Pemeriksaan dilakukan selama dua hari, sejak Selasa hingga Rabu, 20–21 Mei 2025. Dalam prosesnya, tim Inspektorat memanggil dan meminta keterangan dari sejumlah warga yang tercatat sebagai penerima manfaat.
Dari hasil wawancara media dengan warga yang turut diperiksa, terungkap adanya pengakuan bahwa BLT yang seharusnya diterima selama 12 bulan, hanya diberikan sebanyak 11 kali. Padahal, setiap penerima seharusnya memperoleh Rp300 ribu per bulan.
“Saya cuma terima sebelas kali. Harusnya dua belas. Tiap bulan kan Rp300 ribu. Bagi orang kaya mungkin kecil, tapi buat kami sangat berarti. Bisa buat beli beras satu bulan,” ungkap seorang warga Desa Kubu yang meminta namanya tidak disebutkan.
Dugaan penyimpangan ini diperkuat oleh investigasi lapangan yang menemukan ketidaksesuaian antara data resmi pemerintah desa dengan kondisi riil di masyarakat. Sejumlah warga juga melaporkan adanya tindakan mencurigakan pasca-pemeriksaan, seperti pengambilan foto secara tiba-tiba oleh aparat dusun, yang disebut-sebut sebagai upaya verifikasi bantuan—namun oleh warga dinilai sebagai bentuk manipulasi data untuk menutupi ketidaksesuaian temuan audit.
“Saya didatangi dan difoto. Kata Pak Dusun, ini untuk memastikan sudah terima bantuannya. Padahal kami belum terima yang ke-12,” ujar seorang warga di Dusun Karya Bersama.
Praktik serupa dilaporkan terjadi di Dusun Tok Kaya. Kedua kepala dusun tersebut diduga secara aktif mendatangi rumah warga untuk meyakinkan bahwa BLT telah disalurkan penuh, meski pengakuan warga menunjukkan sebaliknya.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak Pemerintah Desa Kubu belum memberikan pernyataan resmi. Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa dan Sekretaris Desa juga belum membuahkan tanggapan.
Sementara itu, warga berharap hasil audit Inspektorat dipublikasikan secara transparan dan dapat menjadi dasar bagi penegakan hukum, bila terbukti adanya penyimpangan. Warga juga meminta jaminan agar dana bantuan sosial ke depan benar-benar tersalur secara utuh dan tepat sasaran.
Inspektorat Kabupaten Kubu Raya dijadwalkan merampungkan laporan hasil pemeriksaan dalam waktu beberapa pekan ke depan. Pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti temuan lapangan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
- Penulis: admin





Saat ini belum ada komentar